Breaking News
light_mode
Beranda » Polri » Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.

Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan terduga pelaku pembunuhan diketahui berinisial ARH (44) yang merupakan suami siri korban.

“Motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” katanya dalam keterangannya, Senin.

Budi menyebutkan tersangka diketahui tidak memiliki pekerjaan kemudian merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban, kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan.

Ia menambahkan tersangka telah berhasil diamankan oleh Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (8/3), sekitar pukul 15.30 WIB, di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Saat ini kasus tersebut dalam proses penyidikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” katanya.

Sebelumnya beredar informasi di media sosial Instgram diketahui sesosok jasad seorang perempuan berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi mengering di bawah tumpukan baju dan papan setrika di rumahnya di Meruyung, Depok, pada Sabtu (7/3).

 

Di atas tubuh korban ditemukan taburan bubuk kopi yang diduga sengaja disebarkan untuk menyamarkan bau busuk, mengingat kondisi rumah yang sangat berantakan saat ditemukan.

 

Penemuan tersebut berawal saat anak korban berinisial LL, datang untuk membersihkan rumah tersebut. Korban sendiri diketahui terakhir kali terlihat oleh tetangga pada September 2025.

 

Diketahui LL sempat berkunjung pada Februari lalu namun tidak menaruh curiga karena mengira ibunya sedang berada di luar kota dan tidak mencium bau aneh dari dalam rumah.

 

Pihak Kepolisian Polsek Cinere kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut karena ponsel dan sepeda motor korban dilaporkan hilang.

 

Polisi juga mendalami keberadaan suami siri korban yang hingga kini tidak diketahui keberadaannya, setelah sebelumnya dikabarkan sempat terlibat perselisihan.Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan terduga pelaku pembunuhan diketahui berinisial ARH (44) yang merupakan suami siri korban.

“Motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” katanya dalam keterangannya, Senin.

Budi menyebutkan tersangka diketahui tidak memiliki pekerjaan kemudian merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban, kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan.

Ia menambahkan tersangka telah berhasil diamankan oleh Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (8/3), sekitar pukul 15.30 WIB, di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.”Saat ini kasus tersebut dalam proses penyidikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” katanya.

Sebelumnya beredar informasi di media sosial Instgram diketahui sesosok jasad seorang perempuan berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi mengering di bawah tumpukan baju dan papan setrika di rumahnya di Meruyung, Depok, pada Sabtu (7/3).

Di atas tubuh korban ditemukan taburan bubuk kopi yang diduga sengaja disebarkan untuk menyamarkan bau busuk, mengingat kondisi rumah yang sangat berantakan saat ditemukan.Penemuan tersebut berawal saat anak korban berinisial LL, datang untuk membersihkan rumah tersebut. Korban sendiri diketahui terakhir kali terlihat oleh tetangga pada September 2025.

Diketahui LL sempat berkunjung pada Februari lalu namun tidak menaruh curiga karena mengira ibunya sedang berada di luar kota dan tidak mencium bau aneh dari dalam rumah.

Pihak Kepolisian Polsek Cinere kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut karena ponsel dan sepeda motor korban dilaporkan hilang.

Polisi juga mendalami keberadaan suami siri korban yang hingga kini tidak diketahui keberadaannya, setelah sebelumnya dikabarkan sempat terlibat perselisihan.

 

/Supriyadi

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga saham PTBA hari ini grafik pergerakan saham

    Harga saham PTBA hari ini grafik pergerakan saham

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Update Harga Saham PTBA Hari Ini: Informasi Terkini dan Analisis Pasar Harga saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) hari ini menjadi topik yang sangat menarik bagi para investor dan pengamat pasar modal di Indonesia. Seiring dengan dinamika ekonomi dan perubahan kondisi pasar, informasi terkini tentang harga saham PTBA menjadi penting untuk dipantau. Pada perdagangan hari […]

  • Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan dengan Memperkuat Daya Beli: Strategi dan Dampak Ekonomi

    Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan dengan Memperkuat Daya Beli: Strategi dan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus bergerak positif menjadi salah satu indikator utama kesejahteraan rakyat. Dalam situasi perekonomian yang dinamis, pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan investasi atau ekspor, tetapi juga menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat daya beli masyarakat. Hal ini sangat penting karena daya beli langsung berdampak pada konsumsi rumah tangga, yang merupakan komponen terbesar […]

  • Pemerintah Perkuat Strategi Mitigasi Risiko Ekonomi Global: Apa yang Harus Diketahui?

    Pemerintah Perkuat Strategi Mitigasi Risiko Ekonomi Global: Apa yang Harus Diketahui?

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, pemerintah Indonesia terus memperkuat strategi mitigasi risiko untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Dengan kondisi ketidakpastian yang meningkat akibat fragmentasi perdagangan, guncangan geopolitik, serta risiko iklim, langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah menjadi kunci dalam menjaga kestabilan sektor riil dan daya beli masyarakat. Sebagai salah satu negara dengan […]

  • Panduan Investasi Saham Menurut Islam: Prinsip dan Tips untuk Pemula

    Panduan Investasi Saham Menurut Islam: Prinsip dan Tips untuk Pemula

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Investasi saham menurut islam menjadi topik yang semakin diminati oleh masyarakat Muslim di Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan kesadaran akan kebutuhan finansial jangka panjang, banyak orang mulai melirik opsi investasi seperti saham. Namun, bagi umat Islam, tidak semua bentuk investasi bisa dilakukan karena harus memenuhi prinsip-prinsip syariah. Investasi saham menurut islam tidak dilarang, […]

  • Kendaraan Listrik Makin Murah di Maret 2026, Saatnya Ganti Mobil Bensin?

    Kendaraan Listrik Makin Murah di Maret 2026, Saatnya Ganti Mobil Bensin?

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Di tengah tren perubahan iklim dan kebijakan pemerintah yang semakin mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan, pasar otomotif Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda pergeseran signifikan. Salah satu indikator terbesarnya adalah harga kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) yang kini semakin terjangkau. Tahun 2026 menjadi titik penting dalam perjalanan industri ini, khususnya pada bulan Maret, ketika banyak produsen mobil […]

  • Aktivitas sebuah gudang penyimpanan gas LPG subsidi (melon) di Jl. Jati Tanjakan, RT 21/04, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, tepat nya depan gedung sekolah ” YASPI” menuai sorotan tajam.

    Aktivitas sebuah gudang penyimpanan gas LPG subsidi (melon) di Jl. Jati Tanjakan, RT 21/04, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, tepat nya depan gedung sekolah ” YASPI” menuai sorotan tajam.

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Gudang tersebut diduga beroperasi tanpa izin resmi, namun tetap berjalan selama bertahun-tahun. Hasil penelusuran awak media di lokasi menunjukkan aktivitas distribusi yang cukup intens. Sebuah truk terlihat mengangkut puluhan tabung gas LPG keluar dari gudang, memperkuat dugaan adanya kegiatan niaga aktif.       Beroperasi Lama, Tapi “Tak Tersentuh” Aparat?   Fakta yang mencuat […]

expand_less