Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Kominfo Gencarkan Pemberantasan Konten Negatif untuk Meningkatkan Kepercayaan Digital

Kominfo Gencarkan Pemberantasan Konten Negatif untuk Meningkatkan Kepercayaan Digital

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 190
  • comment 0 komentar

Di tengah ledakan penggunaan internet dan media sosial, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memperkuat upayanya dalam menghadapi tantangan digital. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pemberantasan konten negatif guna menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan dapat dipercaya. Dengan berbagai regulasi dan kebijakan yang diterapkan, Kominfo menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari dampak negatif teknologi.

Langkah Terbaru dalam Moderasi Konten

Salah satu inisiatif utama Kominfo adalah revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 40 yang memberikan wewenang kepada lembaga tersebut untuk melakukan moderasi konten di media sosial. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan bahwa setiap platform di Indonesia harus melakukan penapisan konten untuk mencegah penyebaran informasi berbahaya. Contoh nyata termasuk tantangan berbahaya seperti “berdiri di depan truk” atau konten yang menyebabkan bunuh diri online. Menurutnya, platform memiliki teknologi yang cukup untuk mengidentifikasi dan menindak konten tersebut, sehingga Kominfo hanya bertugas sebagai pengawas dan penyedia panduan.

Peran Platform Digital dalam Penanganan Konten Negatif

Kominfo tidak hanya mengandalkan regulasi, tetapi juga melibatkan platform digital dalam upaya pemberantasan konten negatif. Dalam kerja sama dengan perusahaan seperti Google, Kominfo berhasil mengurangi penyebaran konten pornografi dan judi online. Menurut Semmy, sebagian besar konten berbahaya sudah bisa dideteksi oleh algoritma platform, sehingga tugas pemerintah menjadi lebih ringan. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap memastikan bahwa platform tidak lalai dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Data Penanganan Konten Negatif

perlindungan anak di dunia digital melalui PP TUNAS

Hingga 17 September 2023, Kominfo telah menangani sebanyak 3.761.730 konten negatif. Angka ini mencakup 969.308 konten judi online, 8.954 konten fintech ilegal, serta 1.211.571 konten pornografi. Selain itu, ada 9.607 temuan terkait sisipan laman judi pada situs pemerintahan. Dari bulan Juli hingga September 2023 saja, tercatat 200.216 konten negatif yang telah ditangani. Data ini menunjukkan betapa seriusnya tantangan yang dihadapi di dunia digital, serta kebutuhan akan tindakan cepat dan efektif.

Regulasi Perlindungan Anak di Dunia Digital

Selain konten negatif umum, Kominfo juga fokus pada perlindungan anak-anak dari risiko digital. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS), pemerintah menetapkan batasan usia dan pengawasan ketat terhadap akses anak-anak ke media sosial. Aturan ini membagi klasifikasi usia pengguna, mulai dari bawah 13 tahun hingga 16–17 tahun, dengan persyaratan izin orang tua atau wali. PP TUNAS juga mewajibkan setiap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk melakukan verifikasi usia pengguna, menyaring konten berbahaya, dan menyediakan sistem pelaporan yang mudah diakses.

Kolaborasi dengan Platform Digital dan Masyarakat

kominfo gencarkan pemberantasan konten negatif

Kominfo tidak bekerja sendirian dalam upaya ini. Lebih dari itu, pihaknya terus meningkatkan kerja sama dengan platform digital dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan kolaborasi yang intensif, Kominfo berharap dapat memperkuat pengawasan dan kebijakan lintas-sektor maupun platform digital dalam pelaporan dan penanganan konten negatif. Selain itu, pihaknya juga melakukan edukasi dan sosialisasi anti judi online, serta menghimbau PSE agar tidak memfasilitasi penyebarluasan informasi judi online.

Tanggung Jawab Orang Tua dan Masyarakat

Meskipun regulasi dan kebijakan pemerintah menjadi dasar utama, tanggung jawab juga jatuh pada orang tua dan masyarakat. PP TUNAS menuntut penyelenggara platform digital untuk menyediakan fitur kontrol orang tua, sehingga para orang tua bisa memantau aktivitas anak mereka secara langsung. Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, mendukung penuh pemberlakuan PP TUNAS ini. Ia menegaskan pentingnya sanksi tegas bagi platform yang melanggar aturan, karena keselamatan anak-anak di ruang digital adalah prioritas utama.

Perspektif Global dan Upaya Indonesia

Indonesia bukan satu-satunya negara yang menghadapi tantangan ini. Berbagai negara seperti Australia, Prancis, dan Norwegia telah menerapkan aturan ketat untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif internet. Dengan adanya PP TUNAS, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan etis, dengan fokus pada kepentingan nasional dan perlindungan anak sebagai prioritas utama.

FAQ

Apa tujuan Kominfo dalam pemberantasan konten negatif?

Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan dapat dipercaya, dengan menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari dampak negatif teknologi.

Bagaimana Kominfo bekerja sama dengan platform digital?

Kominfo bekerja sama dengan platform digital untuk memoderasi konten bermuatan negatif, serta meningkatkan kapabilitas mesin dan sumber daya manusia dalam penanganan konten negatif.

Apa isi dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025?

PP TUNAS mengatur batasan usia dan pengawasan ketat terhadap akses anak-anak ke media sosial, serta mewajibkan setiap PSE untuk melakukan verifikasi usia pengguna, menyaring konten berbahaya, dan menyediakan sistem pelaporan yang mudah diakses.

Apa peran orang tua dalam perlindungan anak di dunia digital?

Orang tua diwajibkan memantau penggunaan akun anak mereka melalui fitur kontrol yang disediakan oleh platform digital, serta memberikan izin dan pengawasan yang tepat.

Apa manfaat dari PP TUNAS?

PP TUNAS membantu membangun ekosistem digital yang lebih aman dan sehat, dengan fokus pada perlindungan anak-anak dan kepentingan nasional.

Tagging

Kominfo #KontenNegatif #KepercayaanDigital #UUITE #ModerasiKonten #PPTUNAS #PerlindunganAnak #EdukasiDigital #PlatformDigital #RegulasiDigital



perlindungan anak di dunia digital



data penanganan konten negatif

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Beli Saham BRI untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Langkah Mudah

    Cara Beli Saham BRI untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Langkah Mudah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Di tengah tren investasi yang semakin berkembang, banyak masyarakat Indonesia mulai tertarik untuk memulai investasi saham. Salah satu saham yang paling diminati adalah saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Bagi pemula, cara beli saham BRI bisa terasa menantang, tetapi dengan panduan yang tepat, proses ini bisa menjadi lebih sederhana dan aman. Berikut panduan lengkap cara beli […]

  • Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan

    Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Contoh Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan Dalam dunia akademis, menentukan judul skripsi adalah langkah awal yang sangat penting. Terutama bagi mahasiswa jurusan Perbankan Syariah, judul skripsi harus mampu mencerminkan topik penelitian yang relevan, menarik, dan memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu ekonomi syariah. Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam penelitian […]

  • Apa Saja Keuntungan Memiliki 1 Lot Saham BCA? Ini Penjelasannya

    Apa Saja Keuntungan Memiliki 1 Lot Saham BCA? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, investasi menjadi salah satu cara untuk mengamankan dan meningkatkan kekayaan. Salah satu instrumen investasi yang populer di Indonesia adalah saham, khususnya saham Bank Central Asia (BCA) atau BBCA. Dengan memahami keuntungan dari memiliki 1 lot saham BCA, investor bisa lebih yakin dalam menjalani strategi investasinya. Berikut penjelasan lengkapnya. […]

  • Kontraksi Sektor Pertambangan dan Dampaknya pada Kebijakan Hilirisasi di Indonesia

    Kontraksi Sektor Pertambangan dan Dampaknya pada Kebijakan Hilirisasi di Indonesia

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional, sektor pertambangan kembali menjadi sorotan setelah mengalami kontraksi dalam beberapa periode terakhir. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa lapangan usaha pertambangan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami penurunan pertumbuhan di triwulan III 2025. Hal ini memicu pertanyaan besar tentang bagaimana kebijakan hilirisasi dapat tetap berjalan efektif meskipun sektor utama […]

  • Korporasi Mendorong Transformasi Digital untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional

    Korporasi Mendorong Transformasi Digital untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Di tengah arus perubahan yang semakin cepat, transformasi digital menjadi salah satu strategi utama yang diambil oleh berbagai korporasi di Indonesia. Dengan memadukan teknologi modern ke dalam operasional bisnis, perusahaan tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi tetapi juga memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif. Proses ini melibatkan penerapan berbagai alat digital seperti cloud computing, […]

  • Mengenal Infrastruktur dan Suprastruktur Politik dalam Sistem Pemerintahan

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, istilah “infrastruktur dan suprastruktur politik” sering muncul sebagai bagian dari analisis sistem pemerintahan. Namun, apakah Anda sudah memahami secara jelas apa makna kedua istilah ini? Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang infrastruktur dan suprastruktur politik, serta perannya dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas sistem pemerintahan di Indonesia. […]

expand_less