Breaking News
light_mode
Beranda » Investasi » SoftBank Alihkan Dana Investasi IKN ke Sumatera Barat: Apa yang Perlu Diketahui?

SoftBank Alihkan Dana Investasi IKN ke Sumatera Barat: Apa yang Perlu Diketahui?

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebelumnya menjadi target utama dari berbagai investor global. Salah satunya adalah SoftBank Group Corp, perusahaan investasi ternama asal Jepang. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa SoftBank memilih untuk mengalihkan dana investasinya dari proyek IKN ke Provinsi Sumatera Barat. Ini menjadi topik yang menarik perhatian publik dan pengamat bisnis.

Menurut Ken Miyauchi, Representative Director & Chairman SoftBank Corp, alasan utama pengalihan ini adalah tingkat pengembalian investasi (Return of Investment/ROI) yang dinilai kurang menguntungkan. “Return of Investment adalah alasan utama kami mundur dari proyek yang dimaksud. Dari segi waktu dan besar return investment itu sendiri,” ujar Ken dalam keterangan tertulisnya.

Meski demikian, SoftBank tetap berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan perusahaan rintisan di Indonesia. Menurut informasi yang disampaikan oleh founder-nya, Masayoshi Son, dana yang sebelumnya direncanakan untuk IKN akan dialihkan ke proyek investasi di tingkat provinsi. Salah satu provinsi yang menjadi target adalah Sumatera Barat.

Proses investasi SoftBank di Sumatera Barat

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merespons dengan antusias terhadap rencana investasi ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Adib Alfikri, mengakui bahwa pihaknya sedang menjajaki peluang investasi dari berbagai negara. Meski begitu, ia mengaku heran dengan keputusan SoftBank yang tiba-tiba mengalihkan dana dari IKN ke Sumbar.

“Kok bocor, saya juga heran. Tapi ini mungkin karena informasi yang beredar di kalangan investor,” kata Adib. Ia juga menambahkan bahwa saat ini ada beberapa investor lain yang sedang dijajaki, seperti dari Qatar, Arab, dan Turki.

SoftBank investasi di startup Indonesia

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, belum mengetahui secara detail tentang keputusan SoftBank tersebut. Ia mengatakan bahwa informasi tersebut belum sampai ke pihaknya. “Belum dicopy (diterima),” ujarnya singkat.

Dalam konteks yang lebih luas, keputusan SoftBank ini juga menjadi bagian dari dinamika investasi di Indonesia. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa alasan SoftBank mundur dari IKN adalah karena model investasi yang tidak adil. “Proposal yang ditawarkan, menurut kami, untung bagi dia, nggak untung ke negara,” jelas Bahlil.

Namun, meskipun ditinggal oleh SoftBank, Bahlil tetap optimis bahwa IKN masih menarik minat banyak investor. Ia menyebutkan bahwa ada banyak investor global yang sudah berkomitmen, seperti dari UEA, China, Eropa, Taiwan, dan Korea Selatan.

SoftBank alihkan dana investasi IKN ke Sumatera Barat

Secara keseluruhan, keputusan SoftBank untuk mengalihkan dana investasinya dari IKN ke Sumatera Barat menunjukkan pergeseran strategi dalam dunia investasi. Hal ini juga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk mempersiapkan diri agar dapat memanfaatkan peluang ini secara optimal. Dengan dukungan dari investor global, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat inovasi dan ekonomi baru di Indonesia.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontraksi Sektor Pertambangan dan Dampaknya pada Kebijakan Hilirisasi di Indonesia

    Kontraksi Sektor Pertambangan dan Dampaknya pada Kebijakan Hilirisasi di Indonesia

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional, sektor pertambangan kembali menjadi sorotan setelah mengalami kontraksi dalam beberapa periode terakhir. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa lapangan usaha pertambangan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami penurunan pertumbuhan di triwulan III 2025. Hal ini memicu pertanyaan besar tentang bagaimana kebijakan hilirisasi dapat tetap berjalan efektif meskipun sektor utama […]

  • Contoh Judul Skripsi Perbankan Syariah yang Menarik dan Terbaru

    Contoh Judul Skripsi Perbankan Syariah yang Menarik dan Terbaru

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Contoh Judul Skripsi Perbankan Syariah yang Menarik dan Terbaru Perbankan syariah kini semakin berkembang pesat di Indonesia, tidak hanya sebagai alternatif sistem keuangan tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi nasional. Dalam konteks akademis, penelitian tentang perbankan syariah menjadi sangat relevan, terutama bagi mahasiswa yang ingin menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat dan berkontribusi pada […]

  • Cara Cek Pajak Kendaraan di Jambi Secara Online dan Offline

    Cara Cek Pajak Kendaraan di Jambi Secara Online dan Offline

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jika Anda tinggal di Provinsi Jambi, baik di Kota Jambi maupun berbagai kabupaten seperti Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjab Barat, Tanjab Timur, Tebo, dan Kota Sungai Penuh, kini tidak perlu khawatir lagi dalam mengecek pajak kendaraan. Dengan kemajuan teknologi, proses pengecekan pajak kendaraan bisa dilakukan secara online maupun offline dengan mudah dan […]

  • BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Indonesia kembali menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks, terutama akibat kebijakan moneter global yang semakin ketat. Bank Indonesia (BI) telah memperingatkan bahwa dampak dari kebijakan moneter di tingkat dunia bisa berdampak signifikan pada stabilitas nilai tukar rupiah. Dalam situasi ini, BI harus menyeimbangkan antara menjaga inflasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Deputi Gubernur BI, Dody […]

  • Analisis Risiko Kredit di Sektor Properti Pasca Penurunan Suku Bunga

    Analisis Risiko Kredit di Sektor Properti Pasca Penurunan Suku Bunga

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian Indonesia, penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) menjadi isu yang sangat menarik perhatian masyarakat, khususnya para pelaku bisnis dan pengembang properti. Dengan penurunan suku bunga BI dari 5,75% menjadi 5,25%, berbagai sektor ekonomi mulai melihat peluang baru. Salah satunya adalah sektor properti, yang tidak hanya terpengaruh secara langsung oleh […]

  • Pengertian dan Fungsi Livery Bus Pariwisata Jetbus 3

    Pengertian dan Fungsi Livery Bus Pariwisata Jetbus 3

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Bus pariwisata menjadi salah satu elemen penting dalam pengalaman perjalanan wisata. Tidak hanya fokus pada kenyamanan, tampilan eksterior juga memainkan peran signifikan dalam menciptakan kesan yang mendalam bagi penumpang dan masyarakat luas. Salah satu aspek yang sering diabaikan namun sangat berpengaruh adalah livery bus. Dalam dunia simulasi game seperti Bus Simulator Indonesia (BUSSID), livery bus […]

expand_less