Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Pool Bus Ilegal Diduga Jadi Biang Kerok Kemacetan di Jalan Sisingamangaraja Medan

Pool Bus Ilegal Diduga Jadi Biang Kerok Kemacetan di Jalan Sisingamangaraja Medan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Medan – Keberadaan pool bus yang diduga masih beroperasi tanpa mematuhi ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 61 Tahun 2018 kembali menjadi sorotan. Sejumlah pool bus di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Medan, masih ditemukan menaikkan dan menurunkan penumpang di lokasi yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Pantauan wartawan, Selasa, (18/8/2026) masih menemukan pool bus yang masih beroperasi di sepanjang koridor Jalan S.M. Raja, mulai dari kawasan Masjid Raya Al Mashun hingga Simpang Flyover Amplas.

Pantauan yang dilakukan di ruas Jalan Sisingamangaraja mulai dari Masjid Raya hingga Simpang Indogrosir ditemukan setidaknya enam pool bus yang masih beroperasi menaikkan dan menurunkan penumpang.

Keenam pool tersebut yakni Pool Bus Bobby Paradep, KUPJ Tour Grup, Andalas Travel, PT Bahtera Napu Artha Gopans Jaya, Paradep dan Bintang Tapanuli.

Sedangkan dari kawasan Indogrosir hingga Simpang Flyover Amplas kembali ditemukan sejumlah pool bus yang masih melakukan aktivitas menaikkan maupun menurunkan penumpang.

Ada sekitar 42 operator bus yang ditemukan beroperasi di sepanjang ruas tersebut, di antaranya PMH, Bayu, Glans, Tao Toba, Pangeran, PMTOH, Putra Riau, Bintang Utara Putra, PMJ, Kota Pinang Baru, Rajawali, Pelangi, Pelita Bobby Paradep, Pajar Riau, PT Palapa, Simpati Star, Sampagul, Paimaham, Candra, Sipirok Nauli, Lorena, Simarjarunjung Jet Star, Armada Trans, Karona, Almashar, Parisma, Kepin Pratama Trans, Pinem, Bintang Utara, Batang Pane Baru, PT Intra, PT Rapi, PT ALS, PT Medan Jaya dan PO Sibualbuali.

Keberadaan pool tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu penyebab kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut. Pasalnya, dalam monitoring juga ditemukan bus yang memarkirkan kendaraan di bahu jalan.

 

Selain itu, terdapat sejumlah pool bus yang lokasinya berdekatan. Salah satu yang disorot berada di sekitar Simpang Indogrosir, yakni pool Bintang Utara Putra dan Rajawali.

 

Aktivitas bus yang keluar-masuk pool, ditambah kendaraan yang berhenti atau parkir di bahu jalan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, dinilai dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

 

Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri mengingat Jalan Sisingamangaraja merupakan salah satu jalur utama di Kota Medan yang memiliki volume kendaraan cukup tinggi.

 

Temuan ini sekaligus menunjukkan perlunya penertiban dan pengawasan terhadap aktivitas pool angkutan umum yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Penataan lokasi pool, larangan menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan serta pengaturan keluar-masuk bus menjadi hal penting untuk mengurai kemacetan di koridor S.M. Raja.

Pemerintah Kota Medan bersama instansi terkait diharapkan dapat menindaklanjuti hasil monitoring tersebut dengan melakukan pemeriksaan dan penertiban terhadap pool bus yang masih beroperasi di lokasi yang tidak sesuai ketentuan.

Dengan demikian, fungsi Jalan Sisingamangaraja sebagai jalur utama lalu lintas dapat kembali berjalan optimal dan aktivitas angkutan umum tidak menjadi salah satu pemicu kemacetan di Kota Medan.

Sementara, Pengamat Transportasi USU, Dr M Ridwan Anas, ST, MT menambahkan, secara makro memang Kota Medan sudah macet. Jadi kalau di jam-jaman puncak Jalan Sisingamangaraja juga mengalami kemacetan, ditambah lagi masalah pool bus yang berada di sepanjang Jalan Sisingamangaraja makin memperburuk kinerja jalan.

“Untuk itu law enforcement dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Begitu juga dengan kesadaran para pemilik bus agar menganjurkan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal juga dibutuhkan,”jelasnya.

Sebab, selama ini, sambung, Dr M Ridwan, sudah ada regulasi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal. “Maka peran kita semua untuk memberi tahu agar perilaku naik di pool di pindah ke terminal,”katanya. Jg

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontribusi Investasi Terbesar dari Sektor Mineral Capai Rp97,60 Triliun

    Kontribusi Investasi Terbesar dari Sektor Mineral Capai Rp97,60 Triliun

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, sektor mineral kembali menunjukkan kontribusi signifikan dalam menopang pertumbuhan investasi nasional. Berdasarkan data terbaru, realisasi investasi sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada semester I 2025 mencapai 13,9 miliar dolar AS atau setara dengan Rp225,8 triliun. Dari total tersebut, sektor mineral menjadi penyumbang utama dengan nilai investasi […]

  • Waktu Operasional Pasar Saham: Informasi Lengkap untuk Investor Pemula

    Waktu Operasional Pasar Saham: Informasi Lengkap untuk Investor Pemula

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Pasar saham menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik bagi banyak orang, terutama bagi investor pemula. Namun, sebelum memulai, penting untuk memahami jam buka pasar saham agar bisa mengoptimalkan strategi dan peluang keuntungan. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap waktu operasional pasar saham di Indonesia serta tips untuk memaksimalkan investasi Anda. Apa Itu […]

  • Injeksi Likuiditas Rp200 Triliun ke Bank BUMN: Strategi Percepatan Kredit yang Harus Diketahui

    Injeksi Likuiditas Rp200 Triliun ke Bank BUMN: Strategi Percepatan Kredit yang Harus Diketahui

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun ke lima bank BUMN. Injeksi likuiditas ini diharapkan menjadi katalis untuk mempercepat penyaluran kredit dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini tidak hanya mengejutkan pelaku pasar, tetapi juga menandai perubahan arah kebijakan fiskal yang lebih proaktif. Kebijakan […]

  • Indonesia Menjadi Rumah Bagi 20 Persen Perusahaan Fintech di ASEAN: Tren dan Perkembangan Terkini

    Indonesia Menjadi Rumah Bagi 20 Persen Perusahaan Fintech di ASEAN: Tren dan Perkembangan Terkini

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Di tengah gelombang transformasi digital yang semakin pesat, Indonesia telah menunjukkan posisi dominannya sebagai pusat pengembangan industri fintech di kawasan Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah data menunjukkan bahwa Indonesia menjadi rumah bagi sekitar 20 persen perusahaan fintech di kawasan ini. Hal ini mencerminkan pertumbuhan pesat sektor keuangan digital yang berdampak signifikan terhadap perekonomian […]

  • Semarak HUT RI ke-81, BRI Kantor Cabang Pondok Gede Gelar Upacara dan Beragam Perlombaan

    Semarak HUT RI ke-81, BRI Kantor Cabang Pondok Gede Gelar Upacara dan Beragam Perlombaan

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Pondok Gede – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI Kantor Cabang Pondok Gede menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari upacara peringatan kemerdekaan dan berbagai perlombaan yang diikuti oleh insan BRILian, Senin, 17/8/2026 Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan, kekompakan, dan kolaborasi antarinsan BRILian […]

  • Optimalisasi Peran BUMD sebagai Penggerak Ekonomi Pangan Lokal: Strategi dan Tantangan

    Optimalisasi Peran BUMD sebagai Penggerak Ekonomi Pangan Lokal: Strategi dan Tantangan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pengembangan ekonomi lokal di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari peran penting Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dalam konteks pangan, BUMD menjadi tulang punggung dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan, dan distribusi komoditas pangan. Di tengah tantangan inflasi yang terus menghimpit daya beli masyarakat, optimalisasi peran BUMD menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong […]

expand_less