Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Pengguna E-Commerce di Indonesia: Tren dan Statistik Terkini

Pengguna E-Commerce di Indonesia: Tren dan Statistik Terkini

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 1.145
  • comment 0 komentar

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, pengguna e-commerce di Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memilih belanja online, industri ini menjadi salah satu sektor paling dinamis dalam perekonomian nasional. Tren ini tidak hanya mencerminkan perubahan perilaku konsumen, tetapi juga menandai transformasi digital yang pesat di Tanah Air.

Menurut laporan Mandiri Institute, nilai transaksi e-commerce di Indonesia kembali menguat pada tahun 2024 setelah sempat melemah pada 2023. Peningkatan ini menunjukkan bahwa minat penggunaan e-commerce semakin meningkat, bahkan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil. Kemudahan akses, efisiensi waktu, serta promo menarik yang ditawarkan menjadikan e-commerce sebagai pilihan utama bagi masyarakat.

Dari data historis, nilai transaksi e-commerce di Indonesia telah berkembang secara signifikan sejak 2017. Pada tahun tersebut, nilai transaksi hanya sebesar Rp42 triliun, namun angka ini melonjak tajam menjadi Rp106 triliun pada 2018, dan terus meningkat hingga mencapai Rp401 triliun pada 2021. Meski terjadi penurunan 4,7% pada 2023, nilai transaksi kembali naik 7,3% pada 2024 menjadi Rp487 triliun.

Pertumbuhan pengguna e-commerce di Indonesia dari tahun ke tahun

Berdasarkan data PDSI Kemendag, jumlah pengguna e-commerce di Indonesia telah bertambah 69% selama lima tahun terakhir, dari 38 juta pengguna pada 2020 menjadi 65 juta pada 2024. Proyeksi menunjukkan bahwa jumlah ini akan terus meningkat hingga mencapai 99 juta pengguna pada 2029. Angka ini menunjukkan bahwa e-commerce tidak hanya menjadi tren sementara, tetapi juga bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Indonesia juga menjadi negara dengan nilai penjualan e-commerce terbesar di Asia Tenggara pada 2024. Berdasarkan proyeksi Cube Asia, nilai total penjualan neto (net merchandise value) mencapai US$64 miliar, atau sekitar 42,6% dari total nilai penjualan e-commerce di ASEAN. Thailand dan Filipina masing-masing mencatatkan US$24 miliar dan US$19 miliar, menunjukkan bahwa Indonesia masih unggul dalam skala regional.

Selain itu, laporan e-Conomy SEA 2025 menyebutkan bahwa nilai Gross Merchandise Value (GMV) sektor e-commerce diperkirakan mencapai 71 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.187 triliun) pada 2025, meningkat 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini adalah pertumbuhan video commerce, yang kini menjadi mesin utama dalam mengakselerasi aktivitas belanja online.

Video commerce sebagai tren baru dalam e-commerce

Video commerce, yang merupakan konten video yang digunakan untuk mempromosikan dan menjual produk secara online, telah memberikan dampak besar pada industri e-commerce. Volume transaksi video commerce melonjak hingga 90 persen dari tahun ke tahun, sementara waktu yang dihabiskan konsumen untuk menonton video belanja meningkat lebih dari 400 persen. Hal ini menunjukkan bahwa visualisasi dan demonstrasi produk secara langsung sangat diminati oleh konsumen.

Tidak hanya itu, sektor digital lain seperti transportasi dan layanan pesan antar makanan, online travel, media online, serta layanan keuangan digital juga ikut tumbuh. Pertumbuhan rata-rata sebesar 13 persen dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa ekosistem digital Indonesia semakin kuat dan beragam.

Namun, meskipun pertumbuhan e-commerce terlihat positif, industri ini masih menghadapi tantangan. Minimnya pemahaman UMKM terhadap pemasaran digital, serta ketidakmerataan infrastruktur logistik dan pembayaran digital, terutama di luar Pulau Jawa, menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, kolaborasi antara pelaku bisnis, pemerintah, dan regulator menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.

Pengguna e-commerce di Indonesia terus meningkat, dan tren ini menunjukkan bahwa industri ini tidak hanya menjadi pilihan belanja, tetapi juga bagian dari transformasi ekonomi digital yang sedang berlangsung. Dengan inovasi dan adaptasi yang cepat, e-commerce di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Bayar Pajak Motor di Indomaret: Panduan Lengkap 2024

    Cara Bayar Pajak Motor di Indomaret: Panduan Lengkap 2024

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Pajak kendaraan bermotor adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik kendaraan. Salah satu cara praktis untuk melunasi pajak motor adalah dengan menggunakan layanan yang disediakan oleh minimarket seperti Indomaret. Proses ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memberikan efisiensi dalam pengurusan administrasi. Syarat dan Persiapan Sebelum Membayar Sebelum melakukan pembayaran pajak motor di Indomaret, […]

  • Peran dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Megawati

    Peran dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Megawati

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004), Indonesia sedang berada dalam fase pemulihan pasca krisis ekonomi 1998. Kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintah saat itu mengalami tantangan berat, namun juga menunjukkan beberapa langkah penting untuk menjaga stabilitas makroekonomi. Meskipun pertumbuhan ekonomi tidak terlalu spektakuler, kebijakan yang diterapkan memiliki dampak jangka panjang terhadap pengembangan sektor perbankan […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Jawa Barat 2024: Syarat dan Cara Pengajuannya

    Pemutihan Pajak Kendaraan Jawa Barat 2024: Syarat dan Cara Pengajuannya

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Jawa Barat kembali digelar pada tahun 2024. Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Dengan adanya pemutihan, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan untuk melunasi tunggakan tanpa dikenai denda atau biaya tambahan. Jadwal dan Periode Pemutihan Menurut informasi dari website resmi […]

  • Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat, sektor ini semakin menunjukkan potensi besar dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Berikut adalah alasan mengapa ekonomi kreatif dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Pertama, ekonomi kreatif memanfaatkan kreativitas sebagai […]

  • KSSK Sepakat Perkuat Kewaspadaan Terhadap Risiko Downside: Apa yang Perlu Diketahui?

    KSSK Sepakat Perkuat Kewaspadaan Terhadap Risiko Downside: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Dalam menghadapi tantangan perekonomian global yang semakin dinamis, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kembali menunjukkan komitmennya untuk memperkuat kewaspadaan terhadap risiko downside. Rapat berkala KSSK II tahun 2025 yang diadakan pada 17 April 2025 menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga dan pengambilan kebijakan yang efektif guna menjaga stabilitas ekonomi dan sektor keuangan dalam negeri. Dengan kondisi ketidakpastian […]

  • Implementasi UU Cipta Kerja: Kemudahan Berusaha di Indonesia

    Implementasi UU Cipta Kerja: Kemudahan Berusaha di Indonesia

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) menjadi salah satu topik yang paling diminati oleh pelaku usaha dan masyarakat luas. Dalam beberapa tahun terakhir, undang-undang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemudahan berusaha serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, seiring dengan implementasinya, banyak tantangan […]

expand_less