Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Orde Baru di Indonesia

Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Orde Baru di Indonesia

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Indonesia pada masa Orde Baru (1966–1998) mengalami transformasi besar-besaran dalam berbagai aspek, termasuk perekonomian. Meskipun sering dikaitkan dengan otoritarianisme dan ketimpangan, kebijakan ekonomi yang diterapkan pada era ini memiliki dampak jangka panjang yang masih terasa hingga kini. Artikel ini akan membahas pengertian serta dampak kebijakan ekonomi Orde Baru, baik positif maupun negatif, dalam konteks sejarah dan perkembangan ekonomi Indonesia.

Pengertian Kebijakan Ekonomi Orde Baru

Kebijakan ekonomi Orde Baru merujuk pada strategi pemerintahan Presiden Soeharto yang bertujuan untuk memulihkan perekonomian Indonesia pasca-krisis 1965. Pada masa itu, Indonesia menghadapi inflasi tinggi, defisit anggaran, dan ketergantungan pada bantuan asing. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menerapkan kebijakan stabilisasi makroekonomi, industrialisasi, dan liberalisasi ekonomi.

Salah satu instrumen utama kebijakan ini adalah Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), yang menjadi kerangka kerja untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan ini juga menekankan pembangunan infrastruktur dan penarikan investasi asing sebagai upaya meningkatkan daya saing ekonomi.

Dampak Positif Kebijakan Ekonomi Orde Baru

  1. Stabilitas Makroekonomi

    Salah satu dampak positif dari kebijakan ekonomi Orde Baru adalah berhasilnya pemerintah mengatasi inflasi yang sangat tinggi. Dengan bantuan teknokrat seperti Hatta Rajasa dan Sudibyo, pemerintah berhasil menurunkan tingkat inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, dan menjaga keseimbangan anggaran.

  2. Pertumbuhan Ekonomi yang Konsisten

    Selama periode Orde Baru, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 6-7% per tahun. Pertumbuhan ini didorong oleh investasi dalam sektor industri, pertanian, dan infrastruktur.

  3. Modernisasi Infrastruktur

    Kebijakan ekonomi Orde Baru mempercepat pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara. Proyek-proyek ini tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi modern.

  4. Swadaya Pangan

    Di tengah krisis pangan pada 1970-an, pemerintah Orde Baru berhasil mencapai swasembada pangan melalui program intensifikasi pertanian, subsidi pupuk, dan pembangunan irigasi. Ini memberikan stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

  5. Peningkatan Sektor Industri

    Kebijakan liberalisasi ekonomi memungkinkan masuknya investasi asing ke sektor industri, seperti tekstil, minyak, dan gas. Hal ini membuka peluang kerja dan meningkatkan produktivitas ekonomi.

kebijakan ekonomi orde baru pembangunan industri

Dampak Negatif dan Kritik

Meskipun ada banyak keberhasilan, kebijakan ekonomi Orde Baru juga mendapat kritik. Ketimpangan ekonomi antar wilayah, korupsi, dan kebijakan yang tidak berkelanjutan menjadi isu utama. Misalnya, pembangunan cenderung berfokus pada Jawa dan Bali, sementara daerah lain tertinggal. Selain itu, ketergantungan pada investasi asing membuat ekonomi Indonesia rentan terhadap krisis finansial, seperti krisis Asia 1997-1998.

Kesimpulan

Kebijakan ekonomi Orde Baru memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk struktur ekonomi Indonesia yang lebih modern. Meskipun memiliki kelemahan, dampak positifnya seperti stabilitas makroekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan modernisasi infrastruktur masih terasa hingga saat ini. Evaluasi terhadap kebijakan ini harus dilakukan secara objektif, dengan mempertimbangkan sisi baik dan buruknya, agar bisa menjadi pelajaran bagi kebijakan ekonomi masa depan.

[IMAGE: kebijakan ekonomi orde baru pembangunan infrastruktur]

kebijakan ekonomi orde baru pertumbuhan ekonomi

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKLL Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi, Susun Action Plan Keselamatan Lalu Lintas untuk Tekan Angka Kecelakaan

    FKLL Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi, Susun Action Plan Keselamatan Lalu Lintas untuk Tekan Angka Kecelakaan

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) Jakarta Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan rapat koordinasi penyusunan action plan keselamatan lalu lintas yang dilaksanakan di Ruang Rapat Ekbang Lantai 2 Kantor Walikota Jakarta Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis lintas sektor dalam menciptakan sistem transportasi dan lalu […]

  • Mitra Dagang Utama Indonesia Tetap Tiongkok, AS, dan India: Analisis Terkini

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Dalam dinamika perdagangan global yang terus berkembang, Indonesia tetap mempertahankan posisi sebagai negara dengan mitra dagang utama yang signifikan, yaitu Tiongkok, Amerika Serikat (AS), dan India. Ketiga negara ini tidak hanya menjadi pasar utama bagi produk Indonesia, tetapi juga berperan penting dalam investasi, teknologi, dan kerja sama ekonomi jangka panjang. Meskipun terdapat tantangan dan kritik […]

  • Ketua Umum GWI Bersama Jajaran DPD dan DPC GWI Banten Hadiri Pisah Sambut Kapolres Cilegon

    Ketua Umum GWI Bersama Jajaran DPD dan DPC GWI Banten Hadiri Pisah Sambut Kapolres Cilegon

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Cilegon – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Syamsul Bahri, bersama jajaran pengurus dan anggota DPD serta DPC GWI Provinsi Banten, menghadiri acara pisah sambut Kapolres Cilegon yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Polres Cilegon, Rabu (29/7/2026). Kehadiran jajaran GWI dalam momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi terhadap dedikasi […]

  • Cara Mendapatkan Lowongan Kerja di E-Commerce yang Cocok untuk Pemula

    Cara Mendapatkan Lowongan Kerja di E-Commerce yang Cocok untuk Pemula

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Slug: cara-mendapatkan-lowongan-kerja-di-e-commerce-yang-cocok-untuk-pemula Pada era digital saat ini, lowongan kerja e-commerce semakin diminati karena pertumbuhan industri online yang pesat. Banyak perusahaan e-commerce mencari tenaga profesional yang mampu mengelola bisnis secara digital, baik dalam pemasaran, pengelolaan produk, maupun layanan pelanggan. Bagi pemula, menemukan posisi yang sesuai bisa menjadi tantangan, namun dengan strategi yang tepat, peluang karier di […]

  • Bagaimanakah Bentuk Uang Pada Masa Lalu dan Perkembangannya?

    Bagaimanakah Bentuk Uang Pada Masa Lalu dan Perkembangannya?

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Pada masa lalu, manusia tidak mengenal uang seperti yang kita kenal sekarang. Sebaliknya, mereka menggunakan sistem barter sebagai alat transaksi. Dalam sistem ini, barang atau jasa ditukarkan langsung antara dua pihak tanpa melibatkan uang. Misalnya, seseorang bisa menukar kayu dengan beras atau pakaian dengan air. Meskipun sistem ini cukup efektif pada awalnya, ternyata memiliki beberapa […]

  • Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

    Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Polda Metro Jaya menyatakan akan memulangkan secara bertahap warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Libya. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengatakan proses pemulangan korban dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), […]

expand_less