Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Pengertian dan Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin di Indonesia

Pengertian dan Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin di Indonesia

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
  • visibility 439
  • comment 0 komentar

Di tengah perjalanan sejarah bangsa Indonesia, masa demokrasi terpimpin menjadi salah satu periode yang penuh dengan dinamika politik dan ekonomi. Masa ini berlangsung dari tahun 1959 hingga 1965, dipimpin oleh Presiden Soekarno. Salah satu aspek penting dalam masa ini adalah kebijakan ekonomi yang diterapkan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi negara. Artikel ini akan membahas pengertian serta pelaksanaan kebijakan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin.

Pengertian Kebijakan Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin

Kebijakan Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin di Indonesia

Kebijakan ekonomi masa demokrasi terpimpin merujuk pada serangkaian tindakan dan strategi yang diambil oleh pemerintah untuk mengatur dan memandu perkembangan ekonomi negara. Pada masa ini, pemerintah memiliki peran sentral dalam menentukan arah pembangunan, mengendalikan inflasi, dan mengelola sumber daya nasional. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan daya saing ekonomi, serta memastikan stabilitas keuangan negara.

Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi Masa Demokrasi Terpimpin

Dewan Perancang Nasional Masa Demokrasi Terpimpin

Pada masa demokrasi terpimpin, pemerintah melakukan beberapa langkah strategis dalam mengelola perekonomian. Berikut adalah beberapa kebijakan utama yang diterapkan:

1. Dewan Perancang Nasional (Deparnas)

Salah satu inisiatif penting adalah pembentukan Dewan Perancang Nasional (Deparnas) berdasarkan UU Nomor 80 tahun 1958. Tujuan Deparnas adalah untuk menyusun rencana pembangunan nasional dan mengevaluasi progresnya. Awalnya, Deparnas dipimpin oleh Muhammad Yamin, namun kemudian diubah menjadi Bappenas dan dipimpin langsung oleh Presiden Soekarno.

2. Sanering Mata Uang

Menekan Inflasi Masa Demokrasi Terpimpin

Pemerintah juga menerapkan kebijakan sanering mata uang untuk menstabilkan nilai rupiah. Kebijakan ini melibatkan devaluasi nilai uang kertas, terutama untuk pecahan Rp1.000 dan Rp500. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat tanpa memberatkan lapisan bawah.

3. Menekan Inflasi

Inflasi yang tinggi menjadi tantangan besar pada masa ini. Untuk menekan laju inflasi, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 tahun 1959. Selain itu, pemerintah juga melakukan pembekuan simpanan di bank dan mengurangi anggaran belanja pemerintah.

4. Deklarasi Ekonomi (Dekon)

Presiden Soekarno menyampaikan Deklarasi Ekonomi atau Dekon pada tanggal 28 Maret 1963. Tujuan dari Dekon adalah untuk membebaskan perekonomian dari imperialisme asing dan menciptakan sistem ekonomi sosialis yang terpimpin. Kebijakan ini menjadi dasar bagi berbagai program pembangunan nasional.

5. Dana Revolusi

Pada tahun 1964, pemerintah menerbitkan Kepres Nomor 360 tahun 1964 dan Inpres Nomor 18 tahun 1964 untuk membentuk Dana Revolusi. Dana ini digunakan untuk mendanai proyek-proyek besar seperti Mercusuar dan lainnya. Namun, kebijakan ini juga menyebabkan peningkatan utang negara dan inflasi yang sangat tinggi.

Dampak dan Evaluasi

Meskipun kebijakan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin memiliki tujuan positif, implementasinya tidak selalu berhasil. Beberapa kebijakan seperti Politik Mercusuar dan Dana Revolusi menyebabkan kesenjangan ekonomi dan inflasi yang parah. Namun, ada juga kebijakan yang berhasil mendorong pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penutup

Kebijakan ekonomi masa demokrasi terpimpin merupakan bagian penting dari sejarah perekonomian Indonesia. Meskipun terdapat tantangan dan kritik, kebijakan ini memberikan dasar bagi pembangunan ekonomi yang lebih terarah. Dengan memahami pelaksanaan dan dampak kebijakan tersebut, kita dapat belajar dari masa lalu untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa kini dan mendatang.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) menjamin seluruh korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Kepulauan Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026). Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar tersebut mengalami kebakaran saat berlayar. Hingga kini proses evakuasi serta pendataan korban masih terus dilakukan oleh instansi […]

  • Pengertian E-Commerce: Definisi, Jenis, dan Contoh yang Mudah Dipahami

    Pengertian E-Commerce: Definisi, Jenis, dan Contoh yang Mudah Dipahami

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Di era digital yang serba cepat ini, istilah e-commerce sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kita berbelanja online, membayar tagihan, bahkan memesan makanan melalui platform digital. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya definisi e-commerce secara mendalam? Lebih dari sekadar transaksi jual beli online, e-commerce memiliki cakupan yang luas dan terus berkembang seiring dengan inovasi […]

  • Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) akhirnya memberikan klarifikasi terkait video viral yang melibatkan warga binaan beberapa waktu lalu.

    Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) akhirnya memberikan klarifikasi terkait video viral yang melibatkan warga binaan beberapa waktu lalu.

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Dalam keterangannya kepada awak media, pihak Lapas membenarkan bahwa ada dua orang oknum pegawai yang diduga terlibat dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Keduanya telah digantikan sementara oleh PLH, yakni Pak Indra, sambil menunggu hasil pemeriksaan akhir.“Betul, kalau secara umum memang sudah jelas. Ketika ada masalah di Lapas, warga binaan akan dipindahkan ke […]

  • Apa Perbedaan Investasi dan Menabung? Ini Penjelasan Lengkap untuk Pemula

    Apa Perbedaan Investasi dan Menabung? Ini Penjelasan Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Pada era modern ini, istilah “investasi” dan “menabung” sering digunakan dalam pengelolaan keuangan. Namun, banyak orang masih bingung dengan apa yang dimaksudkan oleh kedua istilah tersebut. Padahal, memahami perbedaan investasi dan menabung sangat penting untuk merencanakan keuangan secara bijak dan mencapai tujuan finansial jangka panjang. Menabung dan investasi memiliki tujuan yang berbeda, risiko yang berbeda, […]

  • Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 14.616,5 gram atau sekitar 14,6 kilogram

    Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 14.616,5 gram atau sekitar 14,6 kilogram

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Tangerang- Hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkotika yang melibatkan seorang warga negara China di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pemusnahan ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap tersangka berinisial ZG alias A, warga negara China, yang diamankan petugas BNN pada 16 Juli 2026 di ruang pemeriksaan Bea dan Cukai Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta […]

  • Jelaskan Kebijakan dan Strategi Pembangunan Ekonomi yang Efektif

    Jelaskan Kebijakan dan Strategi Pembangunan Ekonomi yang Efektif

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Pembangunan ekonomi adalah proses kompleks yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan per kapita, lapangan pekerjaan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Dalam konteks Indonesia, kebijakan dan strategi pembangunan ekonomi menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif. Artikel ini akan membahas secara rinci berbagai kebijakan dan strategi yang dapat diterapkan untuk memastikan […]

expand_less