Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Pengertian dan Prinsip Kebijakan Ekonomi Demokrasi Terpimpin

Pengertian dan Prinsip Kebijakan Ekonomi Demokrasi Terpimpin

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 490
  • comment 0 komentar

Demokrasi Terpimpin adalah konsep pemerintahan yang diperkenalkan oleh Presiden Soekarno pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Salah satu aspek penting dari sistem ini adalah kebijakan ekonomi yang menjadi landasan pembangunan negara. Dalam konteks ini, kebijakan ekonomi Demokrasi Terpimpin memiliki prinsip-prinsip khusus yang ditetapkan untuk menciptakan stabilitas dan kesejahteraan rakyat.

Kebijakan ekonomi Demokrasi Terpimpin bertujuan untuk mengatur sektor ekonomi dengan pendekatan yang berbeda dari sistem kapitalis atau sosialis murni. Pemerintah di bawah sistem ini memainkan peran utama dalam mengarahkan kebijakan ekonomi agar sesuai dengan visi nasional. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan antara kepentingan negara, masyarakat, dan sektor swasta. Hal ini dilakukan melalui pengawasan yang ketat terhadap sektor-sektor strategis seperti pertanian, industri, dan perdagangan.

Salah satu prinsip utama dari kebijakan ekonomi Demokrasi Terpimpin adalah “Ekonomi Terpimpin”. Konsep ini menekankan bahwa perekonomian harus dikendalikan oleh pemerintah agar tidak terjadi eksploitasi oleh pihak asing atau kelompok tertentu. Dengan demikian, pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga, menyediakan lapangan kerja, dan memastikan distribusi sumber daya yang adil.

Selain itu, kebijakan ekonomi Demokrasi Terpimpin juga mengandalkan prinsip “Sosialisme Indonesia”, yang merupakan bagian dari ideologi Manipol USDEK. Sosialisme Indonesia menekankan kesetaraan, kesejahteraan bersama, dan keadilan sosial. Dalam konteks ekonomi, hal ini berarti pemerintah harus memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan ekonomi tanpa terjebak dalam kemiskinan atau ketimpangan.

Dalam implementasinya, kebijakan ekonomi Demokrasi Terpimpin menghadapi tantangan besar, termasuk tekanan dari kekuatan asing dan internal yang tidak sepenuhnya mendukung model pemerintahan ini. Namun, meskipun begitu, konsep ini tetap menjadi bagian penting dari sejarah politik dan ekonomi Indonesia, yang memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan ekonomi modern yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transisi Energi Panas Bumi Didorong Berkelanjutan, Perlindungan Hak Masyarakat Jadi Sorotan

    Transisi Energi Panas Bumi Didorong Berkelanjutan, Perlindungan Hak Masyarakat Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, JAKARTA  — Pengembangan energi panas bumi atau geothermal dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam agenda transisi energi Indonesia. Namun, pembangunan sektor tersebut dinilai perlu berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat, masyarakat adat, pekerja, serta kelestarian lingkungan. Hal itu mengemuka dalam diskusi yang membahas transisi energi berkelanjutan dan solusi terhadap persoalan bisnis serta hak […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Bali 2024: Syarat, Cara Pengajuan, dan Manfaatnya

    Pemutihan Pajak Kendaraan Bali 2024: Syarat, Cara Pengajuan, dan Manfaatnya

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Pemutihan pajak kendaraan bermotor kembali menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat di Provinsi Bali. Dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mempercepat penerimaan daerah, pemerintah setempat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali menggelar program pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk periode November hingga Desember 2024. Program ini memberikan kesempatan bagi pemilik kendaraan untuk melunasi tunggakan […]

  • Dhanil Ginting Apresiasi Kebersihan dan Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Deliserdang Sehat

    Dhanil Ginting Apresiasi Kebersihan dan Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Deliserdang Sehat

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Lubuk Pakam – Anggota DPRD Deliserdang Daerah Pemilihan (Dapil) 6, M. Dhanil Ginting, mengapresiasi kebersihan, ketertiban, serta pelayanan RSUD Drs. H. Amri Tambunan Apresiasi itu disampaikan setelah dirinya meninjau langsung hari ini kondisi rumah sakit sekaligus memastikan penanganan terhadap pasangan suami istri dari keluarga kurang mampu , Kamis (13/8/26). Dhanil mengatakan, kunjungan tersebut berawal […]

  • Pemerintah Daerah Mengambil Delapan Langkah Strategis untuk Mengendalikan Inflasi Akhir Tahun

    Pemerintah Daerah Mengambil Delapan Langkah Strategis untuk Mengendalikan Inflasi Akhir Tahun

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, pemerintah daerah di Indonesia telah menyiapkan delapan langkah strategis untuk mengendalikan inflasi akhir tahun. Langkah-langkah ini dirancang untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, dan meningkatkan koordinasi antar daerah guna mencegah kenaikan harga yang tidak terkendali. Dengan pendekatan yang komprehensif, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa rakyat tetap bisa […]

  • Bank Indonesia Reduces BI-Rate to 4.75% on October 22, 2025: Key Implications

    Bank Indonesia Reduces BI-Rate to 4.75% on October 22, 2025: Key Implications

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pada hari Rabu, 22 Oktober 2025, Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4.75 persen. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang diselenggarakan pada tanggal tersebut. Penurunan BI Rate ini menjadi bagian dari langkah kebijakan moneter yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sambil […]

  • Nonresiden Jual Neto Rp137,71 Triliun di SRBI Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Implikasi

    Nonresiden Jual Neto Rp137,71 Triliun di SRBI Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Implikasi

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Pada tahun 2025, Indonesia mencatatkan pergerakan signifikan dalam pasar keuangan, terutama dalam bentuk aktivitas nonresiden di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Berdasarkan data terkini, nonresiden menjual neto sebesar Rp137,71 triliun selama periode tersebut. Angka ini menunjukkan adanya aliran modal yang signifikan dari investor asing ke pasar keuangan Indonesia, meskipun dalam kondisi yang dinamis dan penuh […]

expand_less