Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » Profil dan Sejarah PT Industri Gula Glenmore: Perusahaan Pemimpin di Sektor Gula Indonesia

Profil dan Sejarah PT Industri Gula Glenmore: Perusahaan Pemimpin di Sektor Gula Indonesia

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
  • visibility 531
  • comment 0 komentar

Di tengah dinamika industri gula nasional, PT Industri Gula Glenmore (IGG) tampil sebagai salah satu perusahaan yang mengukir prestasi sekaligus memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian dan masyarakat sekitar. Berlokasi di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, perusahaan ini tidak hanya menjadi pusat produksi gula berkualitas tinggi, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat lokal.

PG Glenmore pabrik gula modern dengan teknologi canggih

Sejarah Singkat dan Awal Mula

PG Glenmore pengelolaan limbah tebu untuk energi listrik

Pabrik gula Glenmore resmi memulai operasinya pada 2 Agustus 2016, setelah sebelumnya dibangun dengan investasi mencapai Rp 1,5 triliun. Dengan kapasitas giling tebu hingga 6.000 ton per hari, pabrik ini dirancang untuk menghasilkan gula premium yang memiliki kualitas tinggi. Gula premium ditandai oleh angka ICUMSA rendah, sehingga memiliki warna putih bersih dan bebas dari bahan kimia seperti sulfat.

Pembangunan pabrik ini dilakukan secara mandiri oleh putra-putri Indonesia, menjadi bukti bahwa industri gula nasional bisa berkembang tanpa bergantung sepenuhnya pada teknologi asing. Bahkan, Menteri BUMN Rini M Soemarno pernah menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam 31 tahun, BUMN membangun pabrik gula baru yang sepenuhnya dikelola oleh sumber daya lokal.

Inovasi dan Keberlanjutan

PG Glenmore karyawan lokal bekerja di pabrik

Salah satu keunggulan PT Industri Gula Glenmore adalah sistem pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Pabrik ini tidak hanya memproduksi gula, tetapi juga menghasilkan energi listrik melalui sistem cogeneration. Limbah tebu digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan listrik sebesar 2 x 10 Megawatt, yang kemudian digunakan untuk kebutuhan pabrik sendiri. Sisa listrik yang tidak digunakan akan dijual ke PLN sebesar 2,3 Megawatt.

Selain itu, pabrik ini juga memproduksi pupuk organik, bioetanol, dan pakan ternak dari limbah tebu. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan.

Kontribusi Sosial dan Ekonomi

Sebagai bagian dari PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), yang merupakan subholding PTPN Group, PT Industri Gula Glenmore telah menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Hingga saat ini, pabrik ini mempekerjakan 634 karyawan, di mana 93 persen di antaranya merupakan warga Banyuwangi. Lebih dari 80 persen karyawan berasal dari Kecamatan Glenmore dan sekitarnya, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memprioritaskan tenaga kerja lokal.

General Manager PG Glenmore, Sugondo, menjelaskan bahwa pabrik ini bukan hanya sekadar tempat produksi, tetapi juga menjadi wadah bagi pengembangan karier dan profesionalisme masyarakat setempat. “PG Glenmore membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkembang dan berkontribusi,” ujarnya.

Selain itu, perusahaan juga aktif dalam program tanggung jawab sosial. Pada Maret 2025, PG Glenmore menyelenggarakan Pasar Murah Gula Nusakita di tujuh desa sekitar pabrik. Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan alat berat untuk pembangunan infrastruktur dan tempat ibadah, serta bantuan sosial kepada aparat keamanan dan masyarakat setempat.

Kontribusi terhadap PAD

Kontribusi PT Industri Gula Glenmore terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banyuwangi juga sangat signifikan. Pada 2024, total pajak yang disetorkan mencapai Rp 746 juta, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan, Pajak Kendaraan Bermotor, dan Pajak Air Permukaan. Angka ini menunjukkan peran penting perusahaan dalam mendukung perekonomian daerah.

Tantangan dan Kedepan

Meski memiliki banyak keunggulan, PT Industri Gula Glenmore juga menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah limbah cair yang terkadang mengalir ke wilayah selatan pabrik, sehingga mengganggu kualitas air sumur warga. Selain itu, pengurangan masa kerja bagi petani tebu juga menjadi isu yang perlu diperhatikan.

Namun, dengan visi dan misi yang jelas, serta komitmen terhadap inovasi dan keberlanjutan, PT Industri Gula Glenmore terus berupaya memperkuat posisinya sebagai pemimpin di sektor gula nasional. Dengan langkah-langkah strategis, perusahaan siap mendukung cita-cita besar Indonesia menuju kemandirian industri gula yang lebih kuat dan berkelanjutan.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mendapatkan No WA Pinjaman Uang Tanpa Jaminan yang Aman dan Terpercaya

    Cara Mendapatkan No WA Pinjaman Uang Tanpa Jaminan yang Aman dan Terpercaya

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, banyak masyarakat membutuhkan dana darurat secara cepat. Salah satu solusi yang sering digunakan adalah pinjaman online (pinjol). Namun, tidak semua layanan pinjol bisa diandalkan. Banyak oknum ilegal menawarkan pinjaman melalui WhatsApp (WA) tanpa jaminan, yang berpotensi menipu dan merugikan pengguna. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mendapatkan […]

  • Kebijakan Stimulus Properti: Penurunan Suku Bunga dan Insentif PPN yang Perlu Diketahui

    Kebijakan Stimulus Properti: Penurunan Suku Bunga dan Insentif PPN yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian Indonesia, kebijakan stimulus properti menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong pertumbuhan sektor real estate. Salah satu elemen utama dari kebijakan ini adalah penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) serta insentif pajak pertambahan nilai (PPN). Dengan perubahan ini, banyak pelaku usaha dan investor mulai melirik kembali potensi pasar properti […]

  • Goresan Tinta Ramadhan: Ketika Kesederhanaan Menjadi Keberkahan

    Goresan Tinta Ramadhan: Ketika Kesederhanaan Menjadi Keberkahan

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Oleh: Fauzi Efrizal RadarEkonomi.com, Ramadhan kembali hadir menyapa umat Islam sebagai musim pembelajaran ruhani. Ia bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan ruang perenungan yang mengajarkan manusia untuk menata ulang kehidupan: memperbaiki niat, menimbang kembali cara hidup, serta memahami makna keberkahan dalam kesederhanaan. Di bulan inilah manusia diajak kembali kepada esensi hidup: bahwa kebahagiaan […]

  • Kinerja RNTH Saham Dipengaruhi Kontribusi Investor Individu Domestik

    Kinerja RNTH Saham Dipengaruhi Kontribusi Investor Individu Domestik

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Pasar modal Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, khususnya dalam hal kinerja Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham. Dalam beberapa tahun terakhir, kinerja pasar modal ini tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas investor asing, tetapi juga oleh kontribusi kuat dari investor individu domestik. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan likuiditas dan stabilitas […]

  • Cara Kerja Investasi Saham yang Efektif dan Menguntungkan

    Cara Kerja Investasi Saham yang Efektif dan Menguntungkan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Investasi saham adalah salah satu metode paling populer untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang. Namun, sebelum terjun ke dunia ini, penting untuk memahami cara kerja investasi saham agar bisa membuat keputusan yang tepat dan memaksimalkan keuntungan. Artikel ini akan menjelaskan konsep dasar saham, bagaimana mereka diperdagangkan, serta faktor-faktor yang memengaruhi harga saham. Apa Itu Saham? […]

  • Kapolres Lahat Cek Pos Pam Sindang Panjang Ops Ketupat Musi 2026 photo_camera 2

    Kapolres Lahat Cek Pos Pam Sindang Panjang Ops Ketupat Musi 2026

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Agus
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Lahat, Sumsel, 20 Mar 2026 – Humas Polres, pada hari kamis 19 maret 2026, Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK.MIK, yang di dampingi Waka Polres Kompol Liswan Nurhapis SH, Kabag Ops Kompol Sulis Pujiono SH, kabag Log Kompol Nassarudin SH. MH, Kasiwas AKP Candra Wibawa SH, Kasi Propam AKP Edwar Gultom, Kasat Lantas Iptu Dr.Jhoni […]

expand_less