Apa Itu 1 Lot Berapa Lembar Saham? Penjelasan Lengkap untuk Pemula
- account_circle radarekonomi
- calendar_month Rab, 28 Jan 2026
- visibility 148
- comment 0 komentar

Investasi di pasar modal kini semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun, bagi para pemula, istilah-istilah seperti “lot” sering kali terdengar asing dan membingungkan. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah “1 lot berapa lembar saham?”.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang konsep lot saham, termasuk jumlah lembar dalam 1 lot, jenis-jenisnya, serta pentingnya memahami hal ini sebelum memulai investasi.
Pengertian Lot Saham
Lot saham merujuk pada satuan pembelian atau penjualan saham dalam pasar modal. Istilah ini digunakan untuk mempermudah proses transaksi, karena investor tidak dapat membeli saham per lembar, melainkan harus dalam jumlah tertentu yang disebut lot.
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), 1 lot saham biasanya terdiri dari 100 lembar saham. Sebelum tahun 2014, jumlah lembar dalam 1 lot adalah 500, tetapi kemudian diubah menjadi 100 untuk meningkatkan aksesibilitas bagi investor pemula.
Jenis-Jenis Lot Saham
Terdapat tiga jenis lot saham, yaitu:
-
Round Lot
Round lot adalah satuan pembelian saham yang paling umum. Di BEI, 1 lot terdiri dari 100 lembar saham. Ini merupakan standar yang digunakan dalam transaksi rutin. -
Odd Lot
Odd lot adalah pembelian saham yang kurang dari 100 lembar. Biasanya muncul akibat dividen, stock split, atau reverse stock split. Pembelian dalam odd lot biasanya dikenakan biaya komisi yang lebih tinggi. -
Mixed Lot
Mixed lot adalah pembelian saham yang lebih dari 100 lembar, tetapi tidak bisa dibagi dengan kelipatan 100. Contohnya, jika seseorang ingin membeli 150 lembar saham, maka itu dianggap sebagai mixed lot.
Cara Menghitung Harga 1 Lot Saham
Untuk menghitung harga 1 lot saham, kamu cukup mengalikan harga per lembar saham dengan jumlah lembar dalam 1 lot. Misalnya, jika harga saham PT. Bank Central Asia Tbk (BBCA) adalah Rp9.750, maka harga 1 lot saham BBCA adalah Rp9.750 x 100 = Rp975.000.
Keuntungan dan Kerugian Membeli Saham dalam 1 Lot
Keuntungan:
– Mempermudah proses jual beli saham.
– Meningkatkan efisiensi pasar.
– Mempermudah pengawasan oleh regulator.
Kerugian:
– Membatasi fleksibilitas investor.
– Biaya transaksi bisa lebih tinggi jika membeli dalam odd lot atau mixed lot.
Sejarah Perubahan 1 Lot di BEI
Satuan lot saham di BEI telah mengalami perubahan seiring waktu. Sebelum 6 Januari 2014, 1 lot terdiri dari 500 lembar saham. Namun, setelah kebijakan tersebut, jumlah lembar dalam 1 lot diturunkan menjadi 100 lembar. Tujuan dari perubahan ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas investor ritel, terutama yang memiliki modal terbatas.
Kesimpulan
Lot saham adalah satuan penting dalam perdagangan saham. Dengan mengetahui bahwa 1 lot terdiri dari 100 lembar saham, investor pemula dapat lebih mudah memahami cara bertransaksi di pasar modal. Selain itu, pemahaman ini juga membantu dalam merencanakan strategi investasi yang sesuai dengan modal dan tujuan keuangan.
![]()
- Penulis: radarekonomi



Saat ini belum ada komentar