Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintah » Warga Pertanyakan Dugaan Tangkap Lepas Agen Gas PT BSE Usai Penggerebekan Kasus Oplosan LPG di Binjai 

Warga Pertanyakan Dugaan Tangkap Lepas Agen Gas PT BSE Usai Penggerebekan Kasus Oplosan LPG di Binjai 

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Binjai – Masyarakat jalan Randu Lingkungan 3, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara yang merupakan pengguna Tabung Gas Subsidi 3 Kg dalam beberapa pekan ini merasa resah, pasalnya tabung Gas yang mereka beli dari Agen PT.BSE diduga isi tabungnya sudah dikurangi alias di Oplos.

Berdasarkan keresahan dan laporan masyarakat inilah, petugas kepolisian Polres Binjai yang dipimpin Kanit Ekonomi Magistra dari Satreskrim Polres Binjai yang menerima laporan langsung turun ke Tempat Lokasi Perkara(TKP) agen Gas PT BSE yang ada di jalan Randu Lingkungan 3, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Saat Polisi melakukan penggerebekan, pada Selasa (7/7/2026) dini hari sekira pukul 01.30 Wib, dengan membawa 1 unit mobil Pick-up, 1 unit mobil pribadi merek Agya, Tabung Gas 50 Kg dan 3 Kg dan alat pengoplos Gas subsidi yang disedot ke tabung Gas Non Subsidi ini, langsung disaksikan warga setempat, dengan harapan lokasi Agen Gas Subsidi milik YH itu ditutup permanen karena sangat merugikan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Menurut salah seorang warga yang enggan disebut namanya, mereka sangat senang atas tindakan petugas kepolisian polres Binjai yang menggerebek lokasi Agen Gas Subsidi PT.BSE yang diduga melakukan pengoplosan Tabung Gas Subsisi 3 kg ke Tabung Gas Non Subsidi 12 Kg dan 50 Kg untuk keuntungan pribadi.

Selain itu menurut warga , lokasi pengoplosan yang di lakukan di tengah pemukiman warga ini sangat mengancam karena bisa mengakibatkan ledakan dan kebakaran jika proses pengoplosan terjadi kesalahan.

“Kami sangat senang sekali bang, saat pihak kepolisian Polres Binjai melakukan penggrebekan agen Gas Subsidi milik PT.BSE dengan mengangkut semua barang buktinya ke Mapolres Binjai, dan lokasi pengoplosan Tabung Gas Subsidi ini bisa ditutup permanen, sebab lokasinya ditengah pemukiman warga yang takut bisa terjadi ledakan dan kebakaran,” ujar salah seorang warga.

Namun warga yang mendengar informasi, bahwa Barang bukti dipulangkan dan Pemilik Agen Gas Subsidi juga dikeluarkan alias bebas dari jeratan hukum, warga sangat kecewa.

“kami selaku warga sangat kecewa kepada pihak polres Binjai, yang mana sehari setelah penggrebekan dan penangkapan pemilik Agen Gas Subsidi PT.BSE inisial YH, atau pada hari Rabu 8 Juli, seluruh barang bukti dipulangkan dan Hari Kamisnya 9 Juli Pemilik Agen Gas PT BSE , YH juga dikeluarkan alias dibebaskan, ya kami dengar, kuat dugaan adanya uang pelicin atau uang koordinasi sebesar Ratusan Juta rupiah, kan ini namanya tangkap lepas,” ujar Warga kesal.

Warga jalan Randu Lingkungan 3, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai berharap Kapolres Binjai AKBP R Bimo Moernanda yang baru dapat menyelidiki kasus Dugaan tangkap lepas para Oknum anggota kepolisian Polres Binjai ini.

Dari pantauan Wartawan di lokasi Penggrebegan Agen Gas Subsisi PT.BSE yang diduga mengoplos Tabung gas Subsidi 3 Kg ke Tabung Gas Non Subsidi 12 Kg dan 50 Kg, Lokasinya sudah tutup, dan warga serta pemerintah kelurahan akan terus memantau jikalau aktifitasnya kembali dibuka.

Dengan adanya dugaan tangkap lepas Agen Gas Subsidi PT.BSE ini, warga dan elemen masyarakat lainnya akan melaporkan oknum polisi Polres Binjai tersebut ke Propam Polda Sumatera Utara dengan bukti-bukti video yang ada.

 

JG

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa itu UBS!……….Buka Gerbang Kesuksesan Anda: Memahami Kekuatan Marketing Plan UBS International

    Apa itu UBS!……….Buka Gerbang Kesuksesan Anda: Memahami Kekuatan Marketing Plan UBS International

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Oleh: Buya Ermas Anda telah melihatnya. Anda telah membaca Marketing Plan-nya dan mungkin bertanya-tanya, “Apakah ini nyata? Apakah ini peluang yang saya tunggu-tunggu?” Saya di sini tidak hanya untuk mengatakan bahwa ini nyata, tetapi untuk menjelaskan *mengapa* ini adalah salah satu rencana pemasaran paling powerful yang pernah saya lihat, dan bagaimana Anda bisa memposisikan diri […]

  • Cara E-Wallet dan QRIS Mempermudah Peralihan Transaksi Keuangan dari Offline ke Online

    Cara E-Wallet dan QRIS Mempermudah Peralihan Transaksi Keuangan dari Offline ke Online

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, masyarakat Indonesia mulai beralih dari penggunaan uang tunai ke metode pembayaran nontunai. Salah satu alat yang memainkan peran penting dalam proses ini adalah e-wallet dan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Kombinasi keduanya telah menjadi solusi efisien untuk mempercepat dan mempermudah transaksi keuangan, baik secara online maupun offline. Dengan […]

  • Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka 

    Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka 

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Padang Lawas – Aktivis Sumatera Utara sekaligus demisioner Ketua MPM Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, Ismail Siregar, mendesak Bupati Padang Lawas untuk mencopot Kepala Desa Gunung Malintang apabila nantinya di pastikan keterlibatannya dalam kasus penganiayaan , yang di anggap melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Desakan tersebut disampaikan dengan mencuatnya dugaan kasus penganiayaan yang terjadi […]

  • AKSI Gelar Kongres Nasional 2026, Perjuangkan Royalti Adil bagi Komposer Indonesia

    AKSI Gelar Kongres Nasional 2026, Perjuangkan Royalti Adil bagi Komposer Indonesia

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 447
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) menyelenggarakan Kongres Nasional Komposer Indonesia 2026 di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Agenda ini menjadi ajang konsolidasi nasional untuk memperjuangkan hak royalti yang adil bagi para pencipta lagu, khususnya terkait performing rights dalam pertunjukan langsung atau konser.Kongres tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, sejumlah musisi […]

  • Salah Satu Kendala dalam Ekonomi Kreatif yang Perlu Diketahui

    Salah Satu Kendala dalam Ekonomi Kreatif yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sejak diresmikan pada tahun 2006, sektor ini terus berkembang dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, meskipun memiliki potensi besar, ekonomi kreatif juga menghadapi berbagai kendala yang perlu diperhatikan. Salah satu kendala utama dalam ekonomi kreatif adalah kurangnya akses pendanaan. Akses pendanaan sering […]

  • Jasa Buat Web E-Commerce untuk Bisnis Digital

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Kenapa Jasa Buat Web E-Commerce Penting untuk Bisnis Anda? Dalam era digital yang semakin berkembang, memiliki website e-commerce menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Namun, tidak semua bisnis mampu mengembangkan website sendiri tanpa bantuan profesional. Inilah mengapa jasa buat web e-commerce menjadi sangat penting. Jasa buat web e-commerce adalah layanan […]

expand_less