Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Bank Perkuat Pengawasan Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme: Tindakan Terbaru dan Dampaknya

Bank Perkuat Pengawasan Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme: Tindakan Terbaru dan Dampaknya

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 27 Sep 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat pengawasan terhadap aktivitas perbankan dan layanan keuangan yang berpotensi digunakan untuk tindakan ilegal seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme. Regulasi terbaru yang dikeluarkan oleh BI menunjukkan komitmen penuh dalam memastikan kepatuhan industri keuangan terhadap standar internasional.

Peraturan Bank Indonesia No. 10 Tahun 2024 menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi tantangan global terkait keamanan keuangan. Aturan ini mencakup penerapan anti pencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme, serta pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih baik bagi sistem keuangan Indonesia dari ancaman kejahatan transnasional.

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto, menyampaikan bahwa regulasi tersebut merupakan bagian dari upaya BI untuk memperkuat pengawasan terhadap sektor non-bank, termasuk Bukan Bank (KUPVA BB) dan Penyedia Jasa Pembayaran Layanan Remitansi (PJP LR) Berizin. “Perlu kita sosialisasikan terutama untuk memantau money changer dan layanan remitansi yang tidak berizin,” ujarnya di Denpasar, Selasa (18/2/2025).

Remitansi, yang merupakan layanan pengiriman uang lintas negara dalam bentuk valuta asing, menjadi fokus utama dalam penguatan pengawasan. Bali, sebagai destinasi wisata internasional, memiliki peran penting dalam menjaga kualitas layanan keuangan yang ramah terhadap wisatawan asing. “Dengan layanan penukaran dan pengiriman valuta asing kita tunjukkan wajah hospitality Bali kepada wisatawan asing,” tambah Indra.

Strategi pengawasan yang diterapkan oleh BI melibatkan tiga kunci utama: bisnis, digitalisasi, dan manusia. Penguatan model bisnis yang berkelanjutan, optimalisasi digitalisasi dalam operasional, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa industri keuangan tetap efisien dan aman dalam menghadapi dinamika pasar global.

Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Danarto Tri Sasongko, menegaskan bahwa regulasi terbaru BI adalah bagian dari Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. “Penyempurnaan aturan itu menurutnya, untuk meningkatkan kepatuhan industri, memperkuat mitigasi risiko keuangan ilegal, serta mendukung stabilitas dan integritas sistem keuangan nasional,” katanya.

Selain itu, penguatan ketentuan ini dibarengi dengan sanksi yang proporsional dan sebagai pencegahan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua pelaku usaha keuangan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. “Sanksi yang diberikan juga dimaksudkan untuk memberikan efek jera dan mendorong kesadaran akan pentingnya kepatuhan,” ujar Danarto.

Regulasi yang dikeluarkan BI juga sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di sektor keuangan, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat kerangka hukum yang relevan.

Bank Indonesia pengawasan keuangan terhadap pencucian uang

Dampak dari penguatan pengawasan ini tidak hanya terasa di tingkat institusi keuangan, tetapi juga pada masyarakat luas. Dengan sistem yang lebih terkontrol, masyarakat akan merasa lebih aman dalam menggunakan layanan keuangan. Selain itu, kepercayaan terhadap sistem keuangan Indonesia juga akan meningkat, yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, penerapan regulasi ini juga membawa tantangan tersendiri. Pelaku usaha kecil dan menengah, terutama yang bergerak di sektor jasa keuangan, mungkin akan menghadapi biaya tambahan dalam proses kepatuhan. Untuk itu, BI dan pemerintah perlu memberikan dukungan melalui pelatihan, bimbingan teknis, serta fasilitasi akses informasi agar semua pihak dapat memahami dan mematuhi aturan yang berlaku.

Bank Indonesia dan pengawasan anti pencucian uang

Secara keseluruhan, penguatan pengawasan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme oleh Bank Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kestabilan sistem keuangan nasional. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, diharapkan Indonesia dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sistem keuangan yang aman dan transparan.

Bank Indonesia dan kepatuhan regulasi keuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Investasi emas selama ini menjadi pilihan utama bagi banyak orang, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Sebagai salah satu aset yang stabil dan memiliki nilai tukar yang relatif tetap, emas menawarkan berbagai keunggulan, namun juga memiliki beberapa kelemahan. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan investasi emas. Kelebihan Investasi Emas Harga Emas […]

  • 34 Tarian Daerah Beserta Asal, Gambar, dan Propertinya yang Unik

    34 Tarian Daerah Beserta Asal, Gambar, dan Propertinya yang Unik

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, salah satunya terwujud dalam berbagai tarian daerah yang unik dan menarik. Setiap provinsi memiliki tarian khas yang mencerminkan identitas dan kekayaan budaya masyarakat setempat. Dari Aceh hingga Papua, tarian-tarian ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai luhur bangsa. Pengertian dan Fungsi Tarian […]

  • Inflasi Volatile Food Mencapai 6,44 Persen Akibat Gejolak Cuaca

    Inflasi Volatile Food Mencapai 6,44 Persen Akibat Gejolak Cuaca

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Inflasi volatile food di Indonesia kembali mencatatkan angka yang tinggi, yaitu sebesar 6,44 persen pada Oktober 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 6,44 persen. Meski terlihat kecil, tren kenaikan ini menjadi perhatian serius bagi para pengambil kebijakan dan masyarakat luas. Dampak gejolak cuaca terhadap produksi komoditas pangan seperti cabai […]

  • Alamat dan Informasi Terbaru Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo

    Alamat dan Informasi Terbaru Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo adalah salah satu kantor cabang yang menyediakan layanan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Jawa Timur. Dengan berbagai layanan yang mudah diakses, baik secara online maupun offline, kantor ini menjadi tempat yang sangat penting bagi masyarakat yang ingin mengajukan klaim atau memperoleh informasi terkait jaminan sosial tenaga kerja. BPJS Ketenagakerjaan adalah […]

  • Cara Mengetahui Nomor Kartu BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah

    Cara Mengetahui Nomor Kartu BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Pendahuluan BPJS Ketenagakerjaan adalah salah satu program penting yang memberikan perlindungan finansial bagi pekerja di Indonesia. Nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan menjadi identitas penting bagi setiap peserta, karena digunakan untuk berbagai keperluan seperti pencairan dana JHT (Jaminan Hari Tua), klaim jaminan kecelakaan kerja, dan lainnya. Namun, terkadang kita lupa atau kehilangan kartu tersebut, sehingga kesulitan mengakses […]

  • Pembagian Target Pangsa Pasar dalam Industri Perbankan

    Pembagian Target Pangsa Pasar dalam Industri Perbankan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pangsa pasar perbankan di Indonesia terus berkembang, namun pembagian target pangsa pasar yang tepat menjadi kunci sukses dalam menjalankan strategi pemasaran. Dalam industri perbankan, segmentasi pasar memungkinkan bank untuk menjangkau nasabah dengan kebutuhan dan preferensi yang berbeda-beda. Hal ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat posisi bank di pasar. Target pangsa pasar […]

expand_less