Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com Medan, Praktik dugaan pemerasan dilakukan dua oknum wartawan yang telah diproses hukum Polsek Medan Tembung, sangat disesalkan dan dikecam Dewan Pers.

Sebab, pelanggaran tindak pidana tidak dibenarkan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari sebagai wartawan.

“Ini jelas dalam aturan, pemerasan bukan pekerjaan wartawan. Berdasarkan Undang-Undang Pers, wartawan itu mencari dan menyiarkan berita secara benar, berimbang dan valid,” ujar Ahli Pers Dewan Pers, Nurhalim Tanjung di Medan, Rabu (22/7/2026).

Ia menyebut, praktik pemerasan merupakan perbuatan kriminal dan tidak dibenarkan dalam profesi wartawan. Dalam aturan Dewan Pers pers, wartawan tidak boleh merangkap LSM.

 

“Dalam kode etik jurnalistik (KEJ) sudah diatur, kita harus menyajikan berita yang berimbang. Wartawan itu dari niatnya aja tidak boleh beretikad buruk. Kita harus netral dan objektif,” sebut Nurhalim Tanjung.

 

Ia mengaku sangat mendukung kepolisian dalam melakukan penindakan terhadap wartawan yang melanggar pidana agar menjadi efek jera bagi yang lain

 

“Semakin cepat berkas perkaranya dilimpahkan semakin bagus, sepanjang bukti-buktinya cukup. Jangan sampai profesi wartawan ini tercemar, seolah-olah semua wartawan melakukannya,” kecamnya.

 

“Jangan sampai seperti pepatah, gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, semua orang mencibir. Jangan sampai gara-gara satu atau dua wartawan, merusak semua wartawan yang bekerja dengan baik,” tambahnya.

 

Nurhalim mendukung tindakan hukum kepolisian dalam praktik dugaan pemerasan yang dilakukan oknum wartawan.

 

“Imbauan kepada wartawan untuk menaati KEJ, dan kode prilaku wartawan. Jelas aturannya wartawan tidak boleh memeras, narkoba atau melakukan pelanggaran pidana lainnya. Kode etik ini sangat penting sebagai pedoman kerja,” tuturnya.

 

Ia juga berharap, wartawan menaati KEJ dan berprilaku profesional.

 

“Kita berharap wartawan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari bersikap profesional, memberikan berita yang objektif dan valid,” pungkasnya.

 

Seperti diketahui, Polsek Medan Tembung mengamankan dua pria terduga pelaku pemerasan di sebuah warung kopi Jalan Letda Sudjono, Kota Medan, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

 

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan kedua terduga pelaku diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Medan Tembung setelah menerima informasi dari masyarakat.

 

“Kedua terduga pelaku diamankan berdasarkan informasi masyarakat terkait dugaan tindak pidana pemerasan di kawasan Jalan Letda Sujono. Tim Opsnal langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan mereka beserta barang bukti untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Kompol Ras Maju Tarigan.

 

Kedua pria yang diamankan masing-masing berinisial I (55), warga Pasar X Marelan, dan JB (60), warga Jalan Kemuning, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. Keduanya diketahui berprofesi sebagai wartawan media online.

 

Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa dua unit telepon seluler, uang tunai sebesar Rp4 juta, serta kartu identitas pers.

 

Kapolsek menjelaskan, penangkapan dilakukan oleh tim Opsnal dipimpin Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang bersama Panit Reskrim Ipda DP Manulang setelah menerima laporan mengenai dugaan aksi pemerasan di Warkop Bandar Kupi, Jalan Letda Sujono.

 

Penyidik Polsek Medan Tembung tengah merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan dua oknum wartawan.

 

“Kita sedang melakukan penyidikan untuk merampungkan berkas dugaan pemerasan dua oknum wartawan untuk dilimpahkan ke JPU,” kata Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju, Selasa (21/7/2026).

 

Dia berharap, berkas yang tengah ditangani penyidik itu segera rampung agar dapat secepatnya dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

“Kita tidak pernah memberikan toleransi terhadap dugaan pelanggaran tindak pidana,” tegasnya.

 

Dia mengaku, pihaknya sudah bekerja secara professional dalam menangani kasus dugaan pemerasan yang dilakukan dua oknum wartawan.

 

“Kita sudah bekerja secara profesional. Kalau berkasnya sudah rampung secepatnya kita limpahkan ke kejaksaan,” pungkasnya.

 

Penindakan terhadap pelanggaran hukum pidana dalam dugaan pemerasan yang dilakukan Polsek Medan Tembung terhadap dua oknum wartawan mendapat tanggapan positif dari masyarakat, terutama pengusaha.

 

Sebab menurut mereka, jika praktik dugaan pemerasan yang dilakukan oknum berkedok wartawan dibiarkan, maka roda perekonomian di Sumatera Utara dapat terganggu.

 

“Kita mengapresiasi kinerja Kapolsek Medan Tembung dalam gerak cepat mengamankan oknum wartawan terkait pemerasan,” ujar seorang pengusaha yang minta identitasnya dirahasiakan.

 

Pengusaha tersebut berharap, kepolisian tidak surut dalam penindak pelaku dugaan pelanggaran pidana, apalagi seperti pemerasan atau pungutan liar (pungli) karena sangat mengganggu para pelaku usaha.

“Tindak tegas pemerasan. Kami sangat mendukung penindakan pelaku pemerasan yang dilakukan Kapolsek Medan Tembung,” pungkas pengusaha tersebut. Tim Red

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adopsi Platform Digital Mempercepat Transaksi Keuangan di Indonesia: Tren Terkini dan Dampaknya

    Adopsi Platform Digital Mempercepat Transaksi Keuangan di Indonesia: Tren Terkini dan Dampaknya

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Di tengah era digital yang semakin berkembang, adopsi platform digital di Indonesia telah menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat transaksi keuangan. Perubahan ini tidak hanya mengubah cara masyarakat bertransaksi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi nasional. Dengan pertumbuhan pesat dari sistem pembayaran digital seperti BI-FAST dan QRIS, Indonesia kini semakin dekat dengan visi […]

  • Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat garda terdepan layanan rehabilitasi berbasis masyarakat.

    Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat garda terdepan layanan rehabilitasi berbasis masyarakat.

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, .Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, dr. Amrita Devi, Sp.KJ., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Refresher Training Petugas Pendamping Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Tahun 2026 yang menjangkau sebanyak 192 Petugas Pendamping dari 96 satuan kerja dari berbagai wilayah. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung secara daring pada tanggal 17, 22, dan […]

  • Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1

    Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Deli Serdang – Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah dan sukses. Malam final yang digelar di Aero Brew Coffee & Eatery itu benar-benar pecah, setelah 15 finalis menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri dan para pengunjung. Sejak awal acara, suasana sudah dipenuhi antusiasme. […]

  • Pengertian Konsep Ekonomi Kreatif dan Pentingnya Kemampuan Kreatif dalam Perekonomian

    Pengertian Konsep Ekonomi Kreatif dan Pentingnya Kemampuan Kreatif dalam Perekonomian

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, istilah “ekonomi kreatif” semakin menjadi sorotan. Konsep ini tidak hanya menjadi bagian dari tren bisnis, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks ini, konsep ekonomi kreatif merupakan konsep yang mengutamakan kemampuan kreatif sebagai aspek utama dalam menciptakan nilai ekonomi. Ekonomi kreatif merujuk […]

  • Antisipasi Lonjakan Permintaan Komoditas Jelang Hari Besar Keagamaan

    Antisipasi Lonjakan Permintaan Komoditas Jelang Hari Besar Keagamaan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Cara Mengantisipasi Lonjakan Permintaan Komoditas Jelang Hari Besar Keagamaan Jelang hari besar keagamaan seperti Lebaran, Natal, atau Idul Adha, permintaan terhadap berbagai komoditas cenderung meningkat drastis. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara dengan tradisi serupa. Lonjakan permintaan ini bisa memengaruhi stabilitas harga pasar dan daya beli masyarakat. Oleh karena […]

  • Cara Cek Pajak Motor di Banten Secara Online dan Offline

    Cara Cek Pajak Motor di Banten Secara Online dan Offline

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Pajak kendaraan bermotor, termasuk motor, merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik kendaraan. Di Provinsi Banten, proses cek pajak motor kini bisa dilakukan secara online maupun offline dengan berbagai metode yang mudah dan praktis. Dengan adanya inovasi digital seperti E-Samsat dan aplikasi SpeedCash, masyarakat Banten tidak perlu lagi repot mengantre atau datang langsung ke […]

expand_less