PROYEK Siluman di RAWALUMBU TANPA IDENTITAS, JAWABAN PELAKSANA PEKERJAAN MENGUNDANG KEMARAHAN WARGA
- account_circle radarekonomi
- calendar_month Rab, 29 Jul 2026
- visibility 108
- comment 0 komentar

Radarekonomi.com, BEKASI – Proyek perbaikan jalan yang berlangsung di kawasan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, semakin menuai kritik tajam dari masyarakat. Pekerjaan yang dilakukan di malam hari ini tidak memiliki papan proyek yang memuat informasi penting seperti nama kontraktor, sumber dana, jadwal pengerjaan, hingga nilai anggaran yang digunakan. Padahal, kelengkapan dokumen dan informasi proyek adalah kewajiban yang harus dipenuhi agar transparansi pembangunan terjaga.
Pantauan di lapangan menunjukkan, pekerjaan hanya sekadar dilakukan pengujian atau pemeriksaan di tahap awal saja. Setelah itu, tidak ada aktivitas yang teratur dan jelas hingga pekerjaan berjalan semaunya tanpa pengawasan yang terlihat. Warga yang melintas merasa terganggu, ragu dengan keabsahan proyek, serta khawatir hasil pekerjaan tidak akan maksimal dan justru merugikan pengguna jalan di kemudian hari.
Kekecewaan semakin memuncak saat awak media mencoba meminta penjelasan kepada pihak pelaksana pekerjaan. Alih-alih memberikan jawaban yang jelas dan menjawab konteks pertanyaan mengenai proyek yang sedang berjalan, pelaksana justru melontarkan pernyataan yang tidak berhubungan: “Negara ini hancur.”
Jawaban yang keluar sama sekali tidak memberikan penjelasan apa pun mengenai pelaksanaan pekerjaan, melainkan hanya berupa keluhan yang tidak relevan. Warga menilai sikap tersebut sangat tidak profesional, menunjukkan ketidakinginan bertanggung jawab, serta semakin memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera menelusuri keberadaan proyek ini, meminta pertanggungjawaban pelaksana, serta memastikan setiap pembangunan di wilayah Rawalumbu berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
- Penulis: radarekonomi



Saat ini belum ada komentar