Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Jakarta – Polda Metro Jaya menyatakan akan memulangkan secara bertahap warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Libya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengatakan proses pemulangan korban dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara terkait.

“Polri bersama Kementerian Luar Negeri, KP2MI, dan perwakilan RI di luar negeri akan melakukan langkah-langkah proaktif dalam penyelamatan, evakuasi, dan pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban TPPO,” ujar Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (24/7/2026).

Ia menambahkan, dalam beberapa hari ke depan penyidik akan menjemput para korban yang hingga kini masih berada di Libya.

“Dalam beberapa hari ke depan kami akan menjemput para korban setelah berkoordinasi dengan KBRI, Kementerian Luar Negeri, KP2MI, serta Kedutaan Besar RI di negara tujuan. Insyaallah para korban akan segera kami pulangkan ke Indonesia,” katanya.

Dalam perkara ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni R alias Icha dan DY.

R diduga berperan sebagai pengendali perekrutan sekaligus penyandang dana keberangkatan para korban. Sementara itu, DY bertugas mencari calon pekerja migran dan mengurus seluruh proses keberangkatan hingga ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Modus operandi yang digunakan adalah menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di Turki dengan iming-iming gaji hingga Rp7 juta per bulan. Selain itu, keluarga calon pekerja juga diberikan uang muka sebesar Rp2 juta hingga Rp3 juta untuk meyakinkan mereka.

Dari hasil penyelidikan, sindikat tersebut diketahui telah memberangkatkan sekitar 105 orang. Sebagian besar korban saat ini masih berada di Libya.

Polisi juga mengungkap keuntungan yang diperoleh para tersangka. DY diduga meraup keuntungan sekitar Rp1,7 miliar, sedangkan rekening milik R alias Icha tercatat memiliki total transaksi mencapai Rp9,9 miliar yang diduga berasal dari praktik TPPO tersebut.

Sementara itu, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memberikan apresiasi kepada Polri, khususnya Polda Metro Jaya, atas keberhasilan mengungkap jaringan dugaan TPPO dalam penempatan ilegal pekerja migran Indonesia ke Libya.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi pekerja migran Indonesia dari praktik penempatan nonprosedural yang berisiko tinggi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, Kementerian P2MI, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tripoli, Desk Koordinasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Satgas TPPO, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya atas keberhasilan mengungkap kasus ini. Penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan dan mengancam hak-hak para pekerja migran. Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang menjadikan masyarakat sebagai korban perdagangan orang dengan modus penempatan kerja ke luar negeri,” tegas Menteri Mukhtarudin di Jakarta.

Mukhtarudin menambahkan, Kementerian P2MI akan terus memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum melalui penyediaan data, informasi, dan koordinasi guna mendukung proses penyidikan serta mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan perekrutan dan penempatan ilegal tersebut.

Selain mendukung proses hukum, Kementerian P2MI juga akan memberikan pendampingan kepada para korban, termasuk memastikan pemenuhan hak-hak mereka, pelaksanaan asesmen lanjutan, serta penguatan proses reintegrasi setelah kembali ke Indonesia.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja ke luar negeri dengan janji proses cepat dan gaji tinggi tanpa melalui prosedur resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh proses penempatan dilakukan secara prosedural agar hak, keselamatan, dan perlindungan sebagai pekerja migran Indonesia dapat terjamin,” pungkasnya.

Kementerian P2MI menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Polri, Kementerian Luar Negeri, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait guna mengawal proses penegakan hukum hingga tuntas sekaligus memastikan seluruh korban memperoleh perlindungan yang layak.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi di Minyak dan Gas Bumi Mencapai Rp6,55 Triliun pada Kuartal Pertama Tahun 2025

    Investasi di Minyak dan Gas Bumi Mencapai Rp6,55 Triliun pada Kuartal Pertama Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Pertumbuhan investasi di sektor hulu migas di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pada kuartal pertama tahun 2025, realisasi investasi di bidang minyak dan gas bumi mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu sebesar Rp6,55 triliun. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa sektor energi nasional semakin diminati oleh para investor baik lokal maupun internasional. Investasi yang masuk […]

  • Aplikasi yang Menghasilkan Uang: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

    Aplikasi yang Menghasilkan Uang: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Di era digital saat ini, banyak orang mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan rumah atau menghabiskan waktu lama. Salah satu solusi yang semakin populer adalah menggunakan aplikasi yang menghasilkan uang. Tidak hanya membantu menambah pemasukan, aplikasi-aplikasi ini juga bisa menjadi peluang bisnis sampingan yang fleksibel dan mudah diakses. Apa Itu Aplikasi yang […]

  • Pembangunan Infrastruktur Kini Didominasi Skema Pembiayaan Swasta: Tren dan Dampak Terkini

    Pembangunan Infrastruktur Kini Didominasi Skema Pembiayaan Swasta: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pembangunan yang semakin meningkat, pemerintah Indonesia kini lebih fokus pada pendanaan infrastruktur melalui skema pembiayaan swasta. Hal ini menjadi tren yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah adanya peningkatan partisipasi sektor swasta dalam berbagai proyek infrastruktur penting. Dalam konteks ini, skema Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) dan Kerja […]

  • Fokus Pemerintah Memperkuat Kompetensi Tenaga Kerja untuk Mendukung Hilirisasi Industri

    Fokus Pemerintah Memperkuat Kompetensi Tenaga Kerja untuk Mendukung Hilirisasi Industri

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan ekonomi yang semakin dinamis, pemerintah Indonesia kini lebih fokus pada upaya memperkuat kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan hilirisasi. Ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sektor industri nasional dan memastikan bahwa SDM (Sumber Daya Manusia) dapat mengikuti perkembangan teknologi serta standar global. Hilirisasi, yang merupakan proses pengolahan bahan mentah menjadi […]

  • Berkunjung Ke Balai Transmigrasi Denpasar, Wamen Viva Yoga Dukung Jadi Etalase Global

    Berkunjung Ke Balai Transmigrasi Denpasar, Wamen Viva Yoga Dukung Jadi Etalase Global

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Denpasar disambut oleh Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Qufal Umaternate, Kepala BPPMT Efi Surmaliningsih, dan para pegawai., Seminyak, Badung, Bali, 6/10/2026. Kehadiran Viva Yoga ke tempat yang biasa disebut dengan balai transmigrasi itu untuk melakukan kunjungan kerja, meninjau […]

  • Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan

    Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, JAKARTA – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia diwarnai pagelaran wayang kulit dengan lakon Semar Kuning di Jakarta, Jumat (21/8/2026) malam. Pagelaran tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-81 MA yang mengusung tema “Peradilan Luhur, Indonesia Makmur.” Namun, pelaksanaan acara yang diharapkan menjadi momentum suka […]

expand_less