Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » POLDA METRO JAYA TEGASKAN KOMITMEN BERANTAS TPPO, PULUHAN PMI KORBAN EKSPLOITASI BERHASIL DIPULANGKAN

POLDA METRO JAYA TEGASKAN KOMITMEN BERANTAS TPPO, PULUHAN PMI KORBAN EKSPLOITASI BERHASIL DIPULANGKAN

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • visibility 223
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Jakarta – Polda Metro Jaya bersama kementerian dan lembaga terkait menegaskan komitmennya dalam memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta memastikan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban eksploitasi di luar negeri.

 

Dalam konferensi pers, pihak kepolisian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pengungkapan kasus, khususnya Polda Metro Jaya, Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang telah bekerja sama memulangkan para korban ke Tanah Air.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak sehingga kasus perdagangan orang ini dapat diungkap. Kami berharap proses hukum terhadap para pelaku dapat dituntaskan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar perwakilan pemerintah.

 

Pemerintah menegaskan bahwa tugas utamanya adalah memberikan perlindungan kepada seluruh Warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negeri serta memastikan mereka memperoleh hak-haknya selama bekerja.

 

Berdasarkan hasil penyidikan, diketahui terdapat tiga periode pemberangkatan PMI ke luar negeri. Periode pertama sebanyak 35 orang yang diberangkatkan pada Agustus 2023 hingga Juni 2024 dan seluruhnya telah kembali ke Indonesia.

 

Pada periode kedua, sebanyak 50 orang diberangkatkan antara Juli 2024 hingga Maret 2025. Sebanyak sembilan orang telah dipulangkan sebelum masa kontraknya berakhir, sementara masih terdapat 41 orang yang proses kepulangannya terus dikoordinasikan.

 

Sedangkan periode ketiga berlangsung pada April 2025 hingga Januari 2026. Dari kelompok ini, lima orang telah dipulangkan sebelum kontraknya selesai, termasuk tiga korban yang dipulangkan dalam dua tahap, yaitu dua orang sebelumnya dan satu orang pada hari konferensi pers berlangsung.

 

Pihak kepolisian menyebutkan sebagian korban tiba di Indonesia dalam kondisi mengalami gangguan kesehatan, sementara lainnya dalam keadaan sehat. Pendataan dan pemeriksaan kesehatan masih terus dilakukan untuk memastikan kondisi seluruh korban.

 

Selain itu, penyidik juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan warga negara asing dalam jaringan tersebut. Informasi mengenai dugaan eksploitasi tenaga kerja Indonesia di negara lain di luar Libya juga tengah dikembangkan.

 

Dalam penanganan perkara TPPO, aparat penegak hukum turut mengupayakan pemenuhan hak korban melalui mekanisme restitusi. Besaran ganti rugi akan dihitung berdasarkan kerugian yang dialami korban, biaya pengobatan, pemulihan, hingga kebutuhan rehabilitasi, yang selanjutnya dikaji oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

 

Kepolisian menjelaskan bahwa setiap penanganan perkara TPPO selalu menanyakan kepada korban mengenai keinginan mengajukan restitusi. Apabila korban bersedia, penyidik akan berkoordinasi dengan LPSK dan pendamping korban untuk menghitung seluruh kerugian yang layak dibebankan kepada pelaku.

 

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah telah memiliki mekanisme resmi penempatan PMI melalui kementerian terkait dan perusahaan penempatan pekerja migran yang legal. Calon PMI diwajibkan mengikuti pelatihan keterampilan, pembekalan bahasa, serta melengkapi seluruh dokumen administrasi sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

 

Namun demikian, masih terdapat oknum yang memanfaatkan masyarakat melalui jalur ilegal demi memperoleh keuntungan, sehingga berujung pada tindak pidana perdagangan orang.

 

Pemerintah bersama Polri melalui Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO terus melakukan langkah-langkah pencegahan, baik melalui sosialisasi langsung di daerah rawan, patroli siber untuk mengawasi perekrutan ilegal secara daring, maupun edukasi kepada masyarakat melalui berbagai platform informasi.

 

Di akhir konferensi pers, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam memilih jalur bekerja ke luar negeri dan hanya menggunakan agen resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila menemukan dugaan praktik perdagangan orang atau membutuhkan bantuan, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat Polri di nomor 110.

 

Polri menegaskan akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam jaringan TPPO. Apabila ditemukan unsur pidana, proses hukum akan dilakukan secara tegas sesuai peraturan yang berlaku.

 

 

(Supriadi Oleng)

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mengenali Nomor WA Kolektor Uang Kuno yang Asli dan Terpercaya

    Cara Mengenali Nomor WA Kolektor Uang Kuno yang Asli dan Terpercaya

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Pada era digital saat ini, banyak orang mencari cara untuk menjual atau membeli barang antik, termasuk uang kuno. Salah satu metode yang sering digunakan adalah melalui nomor WhatsApp (WA) kolektor uang kuno. Namun, tidak semua nomor WA tersebut bisa diandalkan. Artikel ini akan membantu Anda mengenali nomor WA kolektor uang kuno yang asli dan terpercaya. […]

  • Diskon PPN Tiket Pesawat Mulai Berlaku 22 Oktober 2025: Informasi Lengkap

    Diskon PPN Tiket Pesawat Mulai Berlaku 22 Oktober 2025: Informasi Lengkap

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia kembali memberikan kebijakan yang dinantikan oleh masyarakat, terutama para pengguna transportasi udara. Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daya beli masyarakat, pemerintah telah menetapkan kebijakan diskon pajak pertambahan nilai (PPN) untuk tiket pesawat kelas ekonomi. Kebijakan ini akan berlaku mulai tanggal 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026. Artikel ini akan membahas […]

  • Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas

    Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com Medan, Plt Ketua Nasional Gereja Tuhan di Indonesia (GTDI) Pdt, Jonris Siahaan, S.Th pastikan pelaksana Musyawarah Besar (Mubes) XXV yang akan diselenggarakan pada 25 -27 Agustus 2026 di Medan akan berlangsung aman dan kondusif. Pihak penyelenggara juga sudah melakukan koordinasi dengan Polrestabes Medan dan Poldasu untuk mengantisipasi hal-hal di luar kendali pihak penyelenggara. “Semua […]

  • Transparansi Desa Jayabakti Dipertanyakan, Pokja IWO Indonesia Resmi Seret PPID ke Komisi Informasi Jabar

    Transparansi Desa Jayabakti Dipertanyakan, Pokja IWO Indonesia Resmi Seret PPID ke Komisi Informasi Jabar

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, ​Kab. Bekasi – 15/8/2026. Sikap tertutup dan terkesan menutupi akses data anggaran oleh Pemerintah Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, akhirnya bermuara pada jalur hukum. Kelompok Kerja Ikatan Wartawan Online Indonesia (Pokja IWO Indonesia) Kabupaten Bekasi resmi menyeret Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa Jayabakti ke Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat pada 9 Juli 2026. […]

  • Profil dan Tugas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia

    Profil dan Tugas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Dalam pemerintahan yang berjalan, peran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) sangat penting dalam memastikan pembangunan nasional berjalan efektif dan berkelanjutan. Dengan tugas utama untuk mengoordinasikan sektor maritim dan investasi, kementerian ini menjadi tulang punggung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sumber daya kelautan dan penarikan investasi yang berkualitas. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman […]

  • Kontraksi Sektor Pertambangan Batu Bara: Dampak pada Industri Terkait

    Kontraksi Sektor Pertambangan Batu Bara: Dampak pada Industri Terkait

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Indonesia, yang dikenal sebagai salah satu produsen batu bara terbesar di dunia, kini menghadapi tantangan berat akibat penurunan harga batu bara di pasar global. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi sektor pertambangan itu sendiri, tetapi juga berdampak luas pada industri-industri terkait. Penurunan harga batu bara telah menyebabkan kontraksi di sektor pertambangan, yang menjadi perhatian utama pemerintah […]

expand_less