Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Kapolda Metro Jaya Resmikan Tim Preventive Strike, Perkuat Pencegahan Kejahatan dan Patroli

Kapolda Metro Jaya Resmikan Tim Preventive Strike, Perkuat Pencegahan Kejahatan dan Patroli

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Polda Metro Jaya meresmikan pembentukan Tim Preventive Strike dan memperketat patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Pembentukan unit khusus oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri tersebut bertujuan memperkuat penanganan pencegahan kejahatan. Langkah strategis ini mengedepankan tindakan preventif guna menghentikan potensi tindak pidana sebelum berkembang menjadi eskalasi kejahatan yang lebih besar.Polda Metro Jaya membentuk tim preventive strike (serangan pencegahan) dan meningkatkan intensitas patroli sebagai langkah mitigasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga tetap kondusif menjelang Agustus.

 

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas beredarnya narasi di media sosial mengenai isu peningkatan pengamanan di pusat perbelanjaan (mal) dan perkantoran.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana aksi. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan informasi di ruang digital.

 

“Polda Metro Jaya sampai saat ini belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana aksi. Meski demikian, kami tidak berhenti di situ dan tetap melakukan pemantauan di ruang digital melalui Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse Kriminal Umum,” kata Budi di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

 

Menurut dia, kepolisian terus mendalami berbagai selebaran (flyer) dan ajakan yang beredar di media sosial untuk memastikan apakah informasi tersebut hanya sebatas narasi digital atau berpotensi berkembang menjadi aksi nyata. “Analisis perkiraan intelijen juga terus diperbarui secara berkala,” ujar dia.

 

Sebagai bentuk antisipasi dini, Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan pembentukan tim preventive strike yang melibatkan seluruh direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya.

 

“Mitigasi awal sudah dilakukan. Apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan atau menciptakan situasi tidak aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk wilayah penyangga, kami akan melakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur,” tegas Budi.

 

Selain membentuk tim khusus, Polda Metro Jaya juga meningkatkan skala patroli mulai dari skala kecil, sedang, hingga besar. Patroli difokuskan di sejumlah titik strategis, terutama wilayah perbatasan dan daerah penyangga, seperti Bekasi dan Depok yang berbatasan dengan Jawa Barat, serta Tangerang yang berbatasan dengan Banten.

 

Budi menegaskan bahwa kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya hingga kini tetap aman dan terkendali. Situasi tersebut, menurutnya, merupakan hasil sinergi antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

 

“Menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi saja, melainkan sinergi berbagai institusi termasuk peran aktif dari masyarakat,” kata Budi.Pemerhati Hukum Pidana Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan memberikan tanggapannya mengenai efektivitas serta landasan hukum pembentukan satuan pencegahan kepolisian tersebut.Pembentukan Preventive Strike merupakan strategi yang tepat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya, di wilayah Jakarta yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat sangat tinggi,” kata Edi.Secara juridis, kebijakan tersebut berpijak pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ketentuan Pasal 13 mengatur tugas pokok Polri dalam pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat. Sementara itu, Pasal 14 ayat (1) huruf a mengamanatkan kewenangan pelaksanaan penjagaan, pengawalan, dan patroli.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Indonesia kembali menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks, terutama akibat kebijakan moneter global yang semakin ketat. Bank Indonesia (BI) telah memperingatkan bahwa dampak dari kebijakan moneter di tingkat dunia bisa berdampak signifikan pada stabilitas nilai tukar rupiah. Dalam situasi ini, BI harus menyeimbangkan antara menjaga inflasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Deputi Gubernur BI, Dody […]

  • Mengapa Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya Mengalami Kemajuan Pesat?

    Mengapa Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya Mengalami Kemajuan Pesat?

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan yang pesat terutama karena letaknya yang strategis di jalur pelayaran internasional. Sejak abad ke-7 Masehi, Sriwijaya menjadi salah satu pusat perdagangan terpenting di Asia Tenggara. Letak geografisnya yang berada di tepian Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, memberikan akses mudah ke laut dan memungkinkan kerajaan ini untuk menjadi penghubung antara […]

  • Likuiditas Bank: Apakah Cukup untuk Menghadapi Kebutuhan Akhir Tahun?

    Likuiditas Bank: Apakah Cukup untuk Menghadapi Kebutuhan Akhir Tahun?

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Pada masa libur panjang akhir tahun, likuiditas perbankan menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan. Di tengah lonjakan transaksi dan permintaan uang tunai dari masyarakat, bank-bank di Indonesia berupaya memastikan kesiapan mereka dalam memberikan layanan yang optimal. Salah satu contohnya adalah PT Bank Syariah Indonesia (BSI) yang telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp12,2 triliun […]

  • Injeksi Likuiditas Perbankan Diharapkan Segera Mendorong Kredit Properti Menengah

    Injeksi Likuiditas Perbankan Diharapkan Segera Mendorong Kredit Properti Menengah

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan yang dihadapi sektor properti Indonesia, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat stabilitas sektor ini. Salah satu upaya utama adalah injeksi likuiditas ke sektor perbankan, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kredit properti menengah. Hal ini menjadi penting karena sektor properti masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional, […]

  • Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Energi Bersubsidi dengan Aturan Harga yang Ditetapkan

    Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Energi Bersubsidi dengan Aturan Harga yang Ditetapkan

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda merasa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti roller coaster yang naik turun tak menentu? Kenaikan harga BBM yang signifikan sering kali menjadi berita utama dan perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Bagaimana tidak, BBM merupakan komponen penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Indonesia yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak […]

  • Cara Memproses Perjalanan Bisnis dengan Efisien dan Akurat

    Cara Memproses Perjalanan Bisnis dengan Efisien dan Akurat

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Perjalanan bisnis sering kali menjadi bagian penting dalam aktivitas operasional perusahaan. Baik itu kunjungan ke klien, rapat mitra, atau pelatihan di luar kota, prosesnya harus diatur dengan baik agar tidak mengganggu produktivitas dan tetap sesuai anggaran. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara memproses perjalanan bisnis dengan efisien dan akurat, sehingga setiap kegiatan dinas berjalan […]

expand_less