Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Kapolda Metro Jaya Resmikan Tim Preventive Strike, Perkuat Pencegahan Kejahatan dan Patroli

Kapolda Metro Jaya Resmikan Tim Preventive Strike, Perkuat Pencegahan Kejahatan dan Patroli

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Polda Metro Jaya meresmikan pembentukan Tim Preventive Strike dan memperketat patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Pembentukan unit khusus oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri tersebut bertujuan memperkuat penanganan pencegahan kejahatan. Langkah strategis ini mengedepankan tindakan preventif guna menghentikan potensi tindak pidana sebelum berkembang menjadi eskalasi kejahatan yang lebih besar.Polda Metro Jaya membentuk tim preventive strike (serangan pencegahan) dan meningkatkan intensitas patroli sebagai langkah mitigasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga tetap kondusif menjelang Agustus.

 

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas beredarnya narasi di media sosial mengenai isu peningkatan pengamanan di pusat perbelanjaan (mal) dan perkantoran.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana aksi. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan informasi di ruang digital.

 

“Polda Metro Jaya sampai saat ini belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana aksi. Meski demikian, kami tidak berhenti di situ dan tetap melakukan pemantauan di ruang digital melalui Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse Kriminal Umum,” kata Budi di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

 

Menurut dia, kepolisian terus mendalami berbagai selebaran (flyer) dan ajakan yang beredar di media sosial untuk memastikan apakah informasi tersebut hanya sebatas narasi digital atau berpotensi berkembang menjadi aksi nyata. “Analisis perkiraan intelijen juga terus diperbarui secara berkala,” ujar dia.

 

Sebagai bentuk antisipasi dini, Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan pembentukan tim preventive strike yang melibatkan seluruh direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya.

 

“Mitigasi awal sudah dilakukan. Apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan atau menciptakan situasi tidak aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk wilayah penyangga, kami akan melakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur,” tegas Budi.

 

Selain membentuk tim khusus, Polda Metro Jaya juga meningkatkan skala patroli mulai dari skala kecil, sedang, hingga besar. Patroli difokuskan di sejumlah titik strategis, terutama wilayah perbatasan dan daerah penyangga, seperti Bekasi dan Depok yang berbatasan dengan Jawa Barat, serta Tangerang yang berbatasan dengan Banten.

 

Budi menegaskan bahwa kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya hingga kini tetap aman dan terkendali. Situasi tersebut, menurutnya, merupakan hasil sinergi antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

 

“Menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi saja, melainkan sinergi berbagai institusi termasuk peran aktif dari masyarakat,” kata Budi.Pemerhati Hukum Pidana Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan memberikan tanggapannya mengenai efektivitas serta landasan hukum pembentukan satuan pencegahan kepolisian tersebut.Pembentukan Preventive Strike merupakan strategi yang tepat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya, di wilayah Jakarta yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat sangat tinggi,” kata Edi.Secara juridis, kebijakan tersebut berpijak pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ketentuan Pasal 13 mengatur tugas pokok Polri dalam pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat. Sementara itu, Pasal 14 ayat (1) huruf a mengamanatkan kewenangan pelaksanaan penjagaan, pengawalan, dan patroli.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Itu Perdagangan Bebas dan Hubungannya dengan Globalisasi?

    Apa Itu Perdagangan Bebas dan Hubungannya dengan Globalisasi?

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Perdagangan bebas adalah salah satu bentuk globalisasi dalam bidang ekonomi. Dalam era modern, istilah ini sering muncul dalam diskusi tentang perekonomian nasional dan internasional. Namun, bagi sebagian orang, konsep perdagangan bebas masih terasa asing atau rumit. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa yang dimaksud dengan perdagangan bebas, bagaimana hubungannya dengan globalisasi, serta dampak positif […]

  • SMK PERTAMBANGAN REIYOTTO PULAU KISAR AJUKAN USULAN SARANA PRASARANA, BERHARAP JEMBATANI KESENJANGAN KETERAMPILAN WILAYAH PERBATASAN

    SMK PERTAMBANGAN REIYOTTO PULAU KISAR AJUKAN USULAN SARANA PRASARANA, BERHARAP JEMBATANI KESENJANGAN KETERAMPILAN WILAYAH PERBATASAN

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 424
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Maluku Barat Daya – Jakarta, 7 Maret 2026 – Reymond Bakker, perwakilan masyarakat Maluku Barat Daya, mengungkapkan bahwa SMK Pertambangan Reiyotto di Pulau Kisar telah berdiri hampir 3 tahun sebagai pionir pembangunan sektor pertambangan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan Australia. Sebagai lembaga pendidikan vokasional berbasis kompetensi industri, sekolah ini kini mengajukan […]

  • Jembatan Informasi dan Keadilan: Komitmen Bersama GWI dan Polres Cilegon dalam Keterbukaan Publik

    Jembatan Informasi dan Keadilan: Komitmen Bersama GWI dan Polres Cilegon dalam Keterbukaan Publik

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com , Cilegon – Upaya memperkuat pilar keterbukaan informasi publik dan mempererat hubungan kemitraan strategis terus dirawat oleh insan pers dan aparat penegak hukum. Ketua Umum Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) melaksanakan kunjungan keharmonian (anjangsana) ke Kepolisian Resor (Polres) Cilegon, Banten, pada Rabu (7/10/2026). ​Kunjungan silaturahmi tersebut disambut hangat oleh jajaran Polres Cilegon dalam suasana dialogis […]

  • Apakah Gojek Termasuk E-Commerce? Ini Penjelasan Lengkapnya

    Apakah Gojek Termasuk E-Commerce? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, banyak orang mulai mempertanyakan apakah layanan-layanan digital seperti Gojek termasuk dalam kategori e-commerce. Pertanyaan ini sering muncul karena Gojek menawarkan berbagai layanan yang seolah-olah mirip dengan platform e-commerce, seperti pembayaran digital dan pemesanan jasa. Namun, untuk menjawab pertanyaan “apakah Gojek termasuk e-commerce”, kita perlu memahami definisi dan karakteristik utama […]

  • Apa Saja Manfaat dari Ekonomi Kreatif? Ini Penjelasannya

    Apa Saja Manfaat dari Ekonomi Kreatif? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Dengan mengandalkan ide, inovasi, dan kreativitas, sektor ini tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB, tetapi juga membuka peluang kerja baru serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari ekonomi kreatif. Membuka Lapangan Kerja Baru Salah satu […]

  • Analisis Risiko Kredit di Sektor Properti Pasca Penurunan Suku Bunga

    Analisis Risiko Kredit di Sektor Properti Pasca Penurunan Suku Bunga

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian Indonesia, penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) menjadi isu yang sangat menarik perhatian masyarakat, khususnya para pelaku bisnis dan pengembang properti. Dengan penurunan suku bunga BI dari 5,75% menjadi 5,25%, berbagai sektor ekonomi mulai melihat peluang baru. Salah satunya adalah sektor properti, yang tidak hanya terpengaruh secara langsung oleh […]

expand_less