Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Polda Metro Jaya Luruskan Temuan 996 Pucuk Diduga Senjata di Yayasan Jaksel: 995 Senapan Angin, 1 Senjata Api

Polda Metro Jaya Luruskan Temuan 996 Pucuk Diduga Senjata di Yayasan Jaksel: 995 Senapan Angin, 1 Senjata Api

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, JAKSEL || – Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait informasi mengenai penemuan sebanyak 996 pucuk benda berbentuk senjata dari sebuah yayasan di wilayah Jakarta Selatan (7/8/2026).

Berdasarkan hasil pendalaman Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan, dari total 996 pucuk tersebut, sebanyak 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Sementara satu pucuk lainnya merupakan senjata api yang saat ini telah diamankan penyidik untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut.

Polda Metro Jaya mengapresiasi informasi yang disampaikan masyarakat sehingga temuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, 995 pucuk senapan angin tersebut terdiri atas 4 pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, serta 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter.

 

Seluruh senapan angin tersebut telah diamankan dan ditempatkan di gudang Subdit 2 Sikon Ditintelkam Polda Metro Jaya untuk kepentingan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Sementara terhadap satu pucuk yang diduga merupakan senjata api, hasil pendalaman awal menyebutkan senjata tersebut tercatat atas nama seseorang berinisial DS. Berdasarkan penelusuran Direktorat Intelkam, DS diketahui telah meninggal dunia pada 2020.

 

Senjata api tersebut selanjutnya diamankan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut, termasuk terkait status kepemilikan dan asal-usul senjata.

 

Dalam proses pendalaman, pada Rabu, 5 Agustus 2026, pihak yayasan kembali menjalani pemeriksaan. Polisi juga menemukan adanya dokumen yang berkaitan dengan kegiatan impor, antara lain dokumen dengan nomor RSI 5483 12 2008, yang diduga berkaitan dengan impor soft gun maupun senapan angin.

 

Namun, persoalan yang turut menjadi perhatian aparat adalah lokasi penyimpanan barang-barang tersebut yang berada di dalam lingkungan yayasan.

 

Berdasarkan informasi sementara, seseorang berinisial IW sebelumnya pernah menjadi pengurus yayasan tersebut. Barang-barang tersebut diduga ditempatkan oleh IW di salah satu gudang yayasan.

 

Seiring perubahan kepengurusan yayasan, IW disebut sudah tidak lagi menjadi pengurus. Pihak pengelola yayasan yang baru kemudian meminta agar seluruh barang yang berada di gudang dipindahkan atau dikeluarkan.

 

Saat dilakukan pemeriksaan, pihak yayasan menemukan sejumlah benda berbentuk senjata. Karena menimbulkan kecurigaan, temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.

 

Laporan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan pendalaman oleh kepolisian.

 

Polda Metro Jaya menyatakan akan mengundang IW untuk memberikan keterangan. Pemeriksaan tersebut antara lain akan mendalami asal-usul barang, kepemilikan, perizinan, penguasaan lokasi penyimpanan, serta tujuan penyimpanan barang-barang tersebut di lingkungan yayasan.

 

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan pendalaman untuk memastikan status hukum, asal-usul, kepemilikan, serta legalitas seluruh barang yang diamankan.

Polisi menegaskan bahwa klasifikasi terhadap 996 pucuk tersebut perlu diluruskan agar informasi yang beredar di masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman. Dari jumlah tersebut, 995 pucuk merupakan senapan angin dan satu pucuk merupakan senjata api, yang masing-masing masih dalam proses penanganan sesuai hasil pendalaman kepolisian.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mengatasi Kesenjangan Ekonomi di Masyarakat yang Efektif dan Berkelanjutan

    Cara Mengatasi Kesenjangan Ekonomi di Masyarakat yang Efektif dan Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Kesenjangan ekonomi di Indonesia tetap menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius. Meski perekonomian negara terus berkembang, distribusi kekayaan dan peluang masih tidak merata, menciptakan ketimpangan antar kelompok masyarakat. Untuk itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan agar setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Pertama, pemerintah harus meningkatkan akses pendidikan dan pelatihan keterampilan […]

  • Peluang UMKM Masuk Rantai Pasok Global Melalui Program Hilirisasi

    Peluang UMKM Masuk Rantai Pasok Global Melalui Program Hilirisasi

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global, peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk masuk ke rantai pasok global semakin terbuka. Dengan adanya program hilirisasi, UMKM tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi lokal, tetapi juga menjadi bagian dari sistem perdagangan internasional. Hal ini memberikan peluang besar bagi para pengusaha kecil untuk meningkatkan skala usaha, memperluas […]

  • Apa Saja Manfaat dari Ekonomi Kreatif? Ini Penjelasannya

    Apa Saja Manfaat dari Ekonomi Kreatif? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Dalam era yang semakin dinamis dan kompetitif, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya sekadar menciptakan produk atau layanan baru, ekonomi kreatif memberikan berbagai manfaat yang signifikan bagi individu, masyarakat, dan negara. Dengan mengandalkan kreativitas, inovasi, dan pengetahuan, sektor ini terus berkembang dan menjadi pilar penting […]

  • Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan E-Commerce dan Pentingnya dalam Bisnis Modern

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, istilah “e-commerce” sering muncul dalam berbagai diskusi bisnis. Namun, apakah kamu sudah paham dengan makna sebenarnya dari e-commerce? E-commerce, atau perdagangan elektronik, adalah model bisnis yang memungkinkan pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui internet. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi, e-commerce telah menjadi salah satu aspek penting dalam […]

  • Daftar Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI dan Informasi Lengkapnya

    Daftar Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI dan Informasi Lengkapnya

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional, sektor perbankan tetap menjadi tulang punggung keuangan Indonesia. Tak hanya berperan dalam intermediasi keuangan, sektor ini juga menjadi indikator utama pertumbuhan ekonomi dan transformasi bisnis di tanah air. Dengan lebih dari 40 bank yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), industri perbankan menunjukkan kinerja yang stabil dan progresif. […]

  • Ekonomi Digital sebagai Motor Utama Transformasi PDB Nasional

    Ekonomi Digital sebagai Motor Utama Transformasi PDB Nasional

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan yang pesat dalam dunia ekonomi, khususnya di tengah tantangan global dan domestik, ekonomi digital semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks Indonesia, ekonomi digital tidak hanya menjadi bagian dari transformasi ekonomi, tetapi juga menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Perkembangan […]

expand_less