Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Deli Serdang – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, Muhammad Dahnil Ginting, SE. Ia menyempatkan diri mengunjungi pasangan muda, Ferdi dan Bella Annisa, yang tengah menghadapi persoalan biaya persalinan anak pertama mereka.

Kunjungan tersebut dilakukan Dahnil sebelum mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Deli Serdang, setelah mendapat laporan mengenai kondisi pasangan tersebut. Ferdi dan Bella Annisa diketahui terdata sebagai keluarga kurang mampu dan belum terdaftar sebagai peserta BPJS.

 

Setibanya di kediaman pasangan tersebut, Dahnil melihat langsung kondisi Bella Annisa yang tengah mengandung sembilan bulan dan mengalami keluhan kesehatan berupa hemoroid atau ambeien. Prihatin dengan kondisi tersebut, Dahnil kemudian berkoordinasi dengan pihak RSUD Drs. H. Amri Tambunan agar Bella segera mendapatkan pemeriksaan medis.

 

Bella selanjutnya dibawa ke RSUD Drs. H. Amri Tambunan untuk menjalani pemeriksaan. Dokter Desi Handayani, SpOG, spesialis kandungan RSUD Amri Tambunan, melakukan pemeriksaan USG dan memastikan kondisi bayi yang dikandung Bella dalam keadaan sehat. Kondisi ibu juga dinyatakan cukup baik dan apabila tidak ada kendala, persalinan melalui operasi direncanakan dilakukan pada Sabtu (15/8/2026).

 

Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Erlinda, mengatakan pihak rumah sakit terus berkomitmen mendukung program Deli Serdang Sehat, salah satunya melalui peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan.

 

Menurutnya, RSUD Amri Tambunan saat ini telah memiliki sejumlah fasilitas medis modern, termasuk layanan DSA dan Coiling. Selain itu, kebersihan ruangan dan kenyamanan pasien juga menjadi perhatian pihak rumah sakit.

 

“Warga yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan dapat dimasukkan ke dalam program Paspula,” ujar dr. Erlinda saat menjenguk pasien dari keluarga kurang mampu di ruang IGD, Jumat (14/8/2026).

Ia menjelaskan, data pasien selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan kepesertaan BPJS PBI sehingga masyarakat kurang mampu tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan.

RSUD Amri Tambunan juga menerapkan program Pas Jempol yang mengintegrasikan data pasien sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan melalui pemindaian sidik jari.

“Untuk masyarakat Deli Serdang, mari sama-sama mendukung Bapak Bupati untuk Deli Serdang Sehat. Kami dari rumah sakit umum menyediakan fasilitas pelayanan yang sudah lengkap,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Dahnil Ginting mengapresiasi respons cepat jajaran RSUD Amri Tambunan dalam menangani masyarakat kurang mampu.

“Kita sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dalam hal ini RSUD Amri Tambunan. Direktur RSUD sangat sigap dalam melayani warga yang tidak mampu,” ujar Dahnil.

Selain pelayanan medis, Dahnil juga memberikan apresiasi terhadap kebersihan dan ketertiban di lingkungan RSUD Amri Tambunan. Menurutnya, pembatasan jumlah pengunjung pasien merupakan langkah positif untuk menjaga kenyamanan serta kesehatan pasien.

“Kalau satu pasien dijaga sampai sepuluh orang, pasien tidak bisa istirahat. Rumah sakit harus menjaga ketertiban, kebersihan dan kebisingan,” katanya.

Dahnil berharap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperluas akses bagi masyarakat, terutama warga kurang mampu dan masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Atas perhatian dan bantuan tersebut, Ferdi, keluarga pasien, menyampaikan terima kasih kepada Muhammad Dahnil Ginting beserta jajaran RSUD Amri Tambunan atas kepedulian dan pelayanan yang dinilai ramah.

Keluarga tersebut juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui program Paspula yang membantu pembiayaan perawatan mereka. Tim Red

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Pembahasan mengenai upah minimum provinsi (UMP) 2026 semakin hangat dibicarakan, terutama setelah kalangan buruh dan serikat pekerja menyampaikan tuntutan kenaikan sebesar 8,5% hingga 10,5%. Namun, di balik tuntutan tersebut, ada pertanyaan penting yang muncul: bagaimana kenaikan UMP ini akan memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia? Artikel ini akan membahas secara mendalam dampak potensial dari kenaikan UMP […]

  • Bank Indonesia Reduces BI-Rate to 4.75% on October 22, 2025: Key Implications

    Bank Indonesia Reduces BI-Rate to 4.75% on October 22, 2025: Key Implications

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Pada hari Rabu, 22 Oktober 2025, Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4.75 persen. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang diselenggarakan pada tanggal tersebut. Penurunan BI Rate ini menjadi bagian dari langkah kebijakan moneter yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sambil […]

  • Pemerintah Memperkuat Infrastruktur Jaringan 5G di Daerah Prioritas: Tantangan dan Peluang

    Pemerintah Memperkuat Infrastruktur Jaringan 5G di Daerah Prioritas: Tantangan dan Peluang

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Di tengah percepatan transformasi digital, pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat infrastruktur jaringan 5G di daerah-daerah prioritas. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan akses internet berkecepatan tinggi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif dan merata. Dengan kehadiran jaringan 5G, peluang baru dalam bidang bisnis, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan layanan publik bisa terwujud. […]

  • Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Atur Jam Operasional Tempat Hiburan Selama Ramadan 1447 H, Ini Rinciannya

    Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Atur Jam Operasional Tempat Hiburan Selama Ramadan 1447 H, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta,Jam Operasinal kegiatan tempat hiburan dijakarta pada Bulan Ramadan diatur oleh Dinas panrekraf DKI Jakarta melalui surat edaran Nomor e-0038/PW.01.02 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha, Dinas Panrekraf DKI Jakarta membuat pengecualian terhadap tempat tempat usaha yang diperbolehkan untuk melakukan kegiatan usaha namun diatur jam operasionalnya “SE diterbitkan dalam rangka menghormati Bulan Suci Ramadhan dan […]

  • Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Investasi emas selalu menjadi pilihan utama bagi banyak orang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi. Bukan hanya karena nilainya yang stabil, tetapi juga karena kemudahan dalam membeli dan menjualnya. Namun, seperti halnya instrumen investasi lainnya, emas memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Kelebihan Investasi Emas Salah satu keunggulan utama dari investasi […]

  • Aktivitas Manufaktur Indonesia Tumbuh Selama Tiga Bulan Beruntun Hingga Oktober 2025

    Aktivitas Manufaktur Indonesia Tumbuh Selama Tiga Bulan Beruntun Hingga Oktober 2025

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Indonesia kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan di sektor manufaktur. Setelah mengalami penurunan beberapa tahun terakhir, kinerja industri pengolahan nasional kini mulai menunjukkan tren positif. Pada Oktober 2025, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia mencapai level 51,2, meningkat dari posisi 50,4 pada September 2025. Angka ini menandakan bahwa aktivitas produksi berada di zona ekspansi untuk ketiga bulan […]

expand_less