Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Transisi Energi Panas Bumi Didorong Berkelanjutan, Perlindungan Hak Masyarakat Jadi Sorotan

Transisi Energi Panas Bumi Didorong Berkelanjutan, Perlindungan Hak Masyarakat Jadi Sorotan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, JAKARTA  — Pengembangan energi panas bumi atau geothermal dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam agenda transisi energi Indonesia. Namun, pembangunan sektor tersebut dinilai perlu berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat, masyarakat adat, pekerja, serta kelestarian lingkungan.

Hal itu mengemuka dalam diskusi yang membahas transisi energi berkelanjutan dan solusi terhadap persoalan bisnis serta hak asasi manusia (HAM), Senin (31/8/2026).

 

Dalam diskusi tersebut, peneliti sektor bisnis dan HAM, Zaid, menyoroti besarnya potensi panas bumi Indonesia. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 24 GW, atau sekitar 40 persen dari potensi panas bumi dunia.

 

Potensi tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mengembangkan energi yang lebih berkelanjutan. Namun, pengembangan proyek geothermal di lapangan tidak selalu berjalan tanpa persoalan.

 

“Bagaimana regulasi yang ada mampu memastikan penggunaan panas bumi sebagai sumber daya energi yang sangat diperlukan juga mampu memenuhi hak-hak masyarakat,” menjadi salah satu pertanyaan penting yang mengemuka dalam diskusi.

 

Konflik Bisnis dan HAM

 

Persoalan hubungan antara korporasi, pemerintah dan masyarakat menjadi perhatian utama. Dalam pemaparan disebutkan adanya data mengenai ratusan dugaan pelanggaran HAM yang berkaitan dengan sektor korporasi, termasuk perusahaan milik negara maupun daerah.

 

Konflik tersebut disebut dapat berkaitan dengan persoalan ketenagakerjaan, penguasaan serta pemanfaatan sumber daya alam, lingkungan hidup, hingga perebutan ruang hidup antara masyarakat dan perusahaan.

 

Karena itu, pembangunan proyek energi dinilai tidak cukup hanya melihat aspek investasi dan peningkatan kapasitas listrik. Pemerintah dan pelaku usaha juga perlu memastikan adanya perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.

 

Diskusi juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip Bisnis dan HAM, terutama tiga pilar utama yang dikenal secara internasional, yakni perlindungan, penghormatan, dan pemulihan (remedy).

 

Negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak masyarakat. Sementara perusahaan memiliki tanggung jawab untuk menghormati HAM dalam seluruh rangkaian kegiatan usahanya. Jika terjadi pelanggaran, masyarakat juga harus mendapatkan akses terhadap mekanisme pemulihan.

 

Regulasi Dinilai Perlu Terintegrasi

 

Persoalan lain yang disoroti adalah banyaknya instrumen penilaian yang dimiliki kementerian maupun lembaga pemerintah. Masing-masing sektor mempunyai mekanisme pengawasan sendiri, mulai dari lingkungan hidup hingga ketenagakerjaan.

 

Namun, banyaknya instrumen tersebut dinilai belum otomatis menjamin adanya satu mekanisme yang efektif untuk melihat dampak kegiatan usaha secara menyeluruh.

 

Karena itu, diperlukan instrumen uji tuntas yang lebih terintegrasi sehingga aspek lingkungan, HAM, ketenagakerjaan, masyarakat adat, serta dampak sosial dapat dinilai secara bersamaan.

 

Dalam forum tersebut juga disinggung perkembangan kebijakan Bisnis dan HAM di Indonesia, termasuk peran Komnas HAM serta berbagai kebijakan pemerintah yang diarahkan untuk memperkuat penerapan prinsip HAM dalam kegiatan usaha.

 

Pemanfaatan Panas Bumi Harus Libatkan Masyarakat

 

Sementara itu, Ketua Umum daerah penghasil panas bumi yang turut memberikan pandangan menilai pemanfaatan panas bumi sebenarnya telah memberikan manfaat ekonomi di sejumlah daerah.

 

Pemanfaatan langsung panas bumi, misalnya untuk kawasan wisata air panas, disebut telah menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah.

 

Namun, pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) membutuhkan tata kelola yang lebih komprehensif. Pemerintah daerah juga perlu memiliki kejelasan mengenai kewenangan, mekanisme investasi, manfaat ekonomi, serta hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

 

Ia menekankan agar pengembangan panas bumi tidak hanya berorientasi pada pembangunan pembangkit listrik, tetapi juga memperhatikan masyarakat di sekitar wilayah proyek.

 

“Bagaimana proyek ini berjalan dan bagaimana masyarakatnya,” menjadi salah satu pokok pertanyaan yang perlu dijawab bersama.

 

Transisi Energi Jangan Mengorbankan Hak Warga

 

Forum tersebut pada akhirnya menegaskan bahwa transisi energi merupakan kebutuhan Indonesia. Ketergantungan terhadap energi fosil secara bertahap perlu dikurangi, sementara sumber energi alternatif seperti panas bumi memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

 

Namun, percepatan transisi energi tidak boleh mengabaikan hak masyarakat.

 

Pengembangan geothermal harus dilakukan dengan prinsip transparansi, partisipasi publik, perlindungan lingkungan, kepastian hukum, serta penghormatan terhadap hak masyarakat dan masyarakat adat.

Dengan demikian, transisi energi tidak hanya menghasilkan tambahan kapasitas listrik dan investasi, tetapi juga memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat di wilayah penghasil energi.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan E-Commerce di Indonesia Tahun 2017: Tren dan Perkembangan

    Pertumbuhan E-Commerce di Indonesia Tahun 2017: Tren dan Perkembangan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, sektor e-commerce di Indonesia pada tahun 2017 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dengan jumlah pengguna smartphone yang terus meningkat dan semakin banyaknya pemain di pasar ini, e-commerce menjadi salah satu sektor bisnis yang paling menarik perhatian. Artikel ini akan membahas tren dan perkembangan e-commerce di Indonesia pada tahun tersebut. Salah […]

  • Pemda Diinstruksikan Memperkuat Ketahanan Pangan Melalui SDA Lokal: Langkah dan Dampaknya

    Pemda Diinstruksikan Memperkuat Ketahanan Pangan Melalui SDA Lokal: Langkah dan Dampaknya

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Ketahanan pangan adalah salah satu aspek kritis dalam pembangunan nasional. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, inflasi, dan fluktuasi harga bahan pokok, pemerintah daerah (Pemda) kini diinstruksikan untuk memperkuat sistem ketahanan pangan melalui sumber daya alam (SDA) lokal. Instruksi ini bukan sekadar kebijakan formal, tetapi sebuah langkah strategis yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor […]

  • Ekonomi pelaku ekonomi rumah tangga produsen pemerintah masyarakat luar negeri

    Ekonomi pelaku ekonomi rumah tangga produsen pemerintah masyarakat luar negeri

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Berikut yang Bukan Merupakan Pelaku Ekonomi adalah: Penjelasan Lengkap Dalam dunia ekonomi, istilah “pelaku ekonomi” sering digunakan untuk menggambarkan individu atau kelompok yang terlibat langsung dalam aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi. Namun, tidak semua entitas yang terlibat dalam sistem ekonomi dapat dikategorikan sebagai pelaku ekonomi. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci apa yang bukan merupakan […]

  • Jurusan Pariwisata: Jenis Pekerjaan yang Bisa Ditekuni Setelah Lulus

    Jurusan Pariwisata: Jenis Pekerjaan yang Bisa Ditekuni Setelah Lulus

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Pertumbuhan industri pariwisata di Indonesia terus mengalami perkembangan pesat, baik secara nasional maupun internasional. Hal ini membuat prospek kerja jurusan pariwisata semakin menjanjikan. Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk mengambil jurusan ini, penting untuk memahami berbagai jenis pekerjaan yang bisa ditekuni setelah lulus. Artikel ini akan membahas berbagai peluang karier di bidang pariwisata serta skill yang […]

  • PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Perkuat Sinergi Keselamatan Lalu Lintas melalui Road Safety Partnership Action

    PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Perkuat Sinergi Keselamatan Lalu Lintas melalui Road Safety Partnership Action

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Road Safety Partnership Action (RSPA) yang diselenggarakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Aula Traffic Management Center […]

  • Transformasi digital pelayanan publik diapresiasi, Jasa Raharja raih dua penghargaan Anugerah BUMN 2026

    Transformasi digital pelayanan publik diapresiasi, Jasa Raharja raih dua penghargaan Anugerah BUMN 2026

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta — Upaya transformasi digital yang dilakukan PT Jasa Raharja mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang Anugerah BUMN ke-15 tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta, Selasa (10/3/2026), Jasa Raharja berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yang menegaskan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat inovasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas […]

expand_less