Breaking News
light_mode
Beranda » Investasi » Harga Saham Mandiri Hari Ini: Update Terbaru dan Analisis Pasar

Harga Saham Mandiri Hari Ini: Update Terbaru dan Analisis Pasar

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • visibility 547
  • comment 0 komentar

Pada hari ini, 18 September 2025, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembali menjadi perhatian investor. Setelah mengalami penurunan signifikan dari level tertinggi tahun ini, saham BMRI ditutup pada harga IDR 4.470, turun 0,89% dari sesi sebelumnya. Volume perdagangan mencapai 92,48 juta saham, di bawah rata-rata volume 30 hari sebesar 177,19 juta saham. Artikel ini akan membahas pergerakan harga saham BMRI hari ini, faktor fundamental dan teknikal yang memengaruhi, serta prospek jangka panjang untuk membantu Anda mengambil keputusan investasi yang tepat.

Harga Saham BMRI Hari Ini

Harga saham BMRI terkini menunjukkan tekanan jual yang masih berlanjut. Berikut rincian pergerakan hariannya:

  • Harga pembukaan : IDR 4.540
  • Harga tertinggi : IDR 4.550
  • Harga terendah : IDR 4.460
  • Volume perdagangan : 88,48 juta saham
  • Kapitalisasi pasar: IDR 417,2 triliun

Penurunan ini konsisten dengan tren bearish jangka pendek, di mana saham BMRI telah turun 7,82% dalam sebulan terakhir dan 39,39% dalam setahun. Meski demikian, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan kebijakan moneter bank sentral juga turut memengaruhi pergerakan harga saham BMRI hari ini.

Faktor Fundamental yang Memengaruhi Harga Saham BMRI

  1. Kinerja Keuangan dan Dividen

    Bank Mandiri dikenal sebagai salah satu emiten perbankan dengan kebijakan dividen yang konsisten. Pada tahun 2024, perusahaan membagikan dividen tunai sebesar IDR 466,18 per saham atau total IDR 43,51 triliun, setara dengan 78% dari laba bersih tahun buku 2024. Kebijakan ini mencerminkan komitmen manajemen untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Untuk 2025, meski diperkirakan terjadi perlambatan laba, analis memproyeksikan dividen yield sekitar 9,96% jika payout ratio dipertahankan di level 80%.

  2. Pengaruh ROA dan ROE

    Studi oleh Agus Supriatna (2025) menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) secara signifikan memengaruhi harga saham BMRI. ROA mengukur efisiensi bank dalam menghasilkan laba dari aset, sementara ROE mencerminkan kemampuan menghasilkan laba dari modal pemegang saham. Ketika kedua rasio ini meningkat, kepercayaan investor umumnya membaik, sehingga mendorong kenaikan harga saham.

  3. Eksposur Investor Asing

    Laporan perdagangan menunjukkan bahwa investor asing kerap melakukan net sell terhadap saham BMRI, salah satunya akibat ketidakpastian global seperti kebijakan suku bunga dan geopolitik. Hal ini menekan permintaan dan menambah volatilitas harga saham BMRI hari ini.

⚠️ Tips untuk Investor Pemula:

Gunakan analisis teknikal sebagai alat konfirmasi, bukan satu-satunya acuan. Pantau level support (IDR 4.460) untuk peluang averaging down jika trend berbalik.

Prospek Jangka Panjang Saham BMRI

Meski harga saham BMRI saat ini sedang lemah, prospek jangka panjangnya tetap menarik karena beberapa alasan:

  • Dividen Yield Tinggi: Yield dividen historis di atas 9% menjadikan BMRI pilihan untuk strategi pendapatan pasif.
  • Stabilitas sebagai BUMN: Sebagai bank plat merah, BMRI memiliki fundamental kuat dan dukungan pemerintah.
  • Valuasi Murah: Penurunan harga telah membuat valuasi BMRI menarik dengan PER 7,9x (berdasarkan estimasi laba 2025).

Kesimpulan

Harga saham BMRI hari ini mencerminkan ketidakpastian pasar jangka pendek, tetapi fundamental kuat dan kebijakan dividen konsisten menjadi pondasi untuk pemulihan. Bagi Anda yang berinvestasi jangka panjang, penurunan harga bisa menjadi peluang averaging down dengan target dividen yield hampir 10%. Pantau faktor eksternal seperti suku bunga dan flow investor asing, serta gunakan analisis teknikal untuk timing entry yang tepat.






  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Volatile Food Mencapai 6,44 Persen Akibat Gejolak Cuaca

    Inflasi Volatile Food Mencapai 6,44 Persen Akibat Gejolak Cuaca

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan iklim yang semakin tidak terduga, inflasi volatile food atau inflasi pangan yang bergejolak kembali menjadi sorotan. Menurut data terbaru dari Bank Indonesia (BI), inflasi kelompok volatile food pada Oktober 2025 mencapai 6,44 persen secara tahunan (yoy). Angka ini sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 6,44 persen. Meski peningkatan ini […]

  • OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Di tengah arus digitalisasi yang semakin mengglobal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya mempercepat adopsi teknologi dalam industri jasa keuangan yang bersifat inklusif. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa layanan keuangan bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, termasuk kelompok yang sebelumnya tidak terjangkau oleh sistem perbankan konvensional. Perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah menjadi […]

  • Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Investasi emas selama ini menjadi pilihan utama bagi banyak orang, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Sebagai salah satu aset yang stabil dan memiliki nilai tukar yang relatif tetap, emas menawarkan berbagai keunggulan, namun juga memiliki beberapa kelemahan. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan investasi emas. Kelebihan Investasi Emas Harga Emas […]

  • Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

    Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Indonesia terus menunjukkan kinerja yang stabil dalam mengelola defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) meskipun dihadapkan dengan tantangan ekonomi global. Berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia (BI), defisit transaksi berjalan pada kuartal III-2024 mencatatkan angka sebesar US$ 2,2 miliar atau 0,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dibandingkan defisit pada kuartal II-2024 […]

  • Ketika Sebagian Besar Undangan Diwakilkan, Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi Hadir Langsung Bersama Wartawan

    Ketika Sebagian Besar Undangan Diwakilkan, Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi Hadir Langsung Bersama Wartawan

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Kota Bekasi – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., dan Ketua MUI Kota Bekasi, Drs. KH. Saifuddin Siroj, yang hadir secara langsung pada acara puncak HPN Bekasi Raya 2026 di Gedung Creative […]

  • Proyeksi Pertumbuhan PDB Kuartal IV 2025 di Indonesia

    Proyeksi Pertumbuhan PDB Kuartal IV 2025 di Indonesia

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Proyeksi Pertumbuhan PDB Kuartal IV 2025 Tetap Positif: Analisis Terkini Indonesia terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi meskipun masih menghadapi tantangan. Salah satu indikator utama yang menjadi perhatian adalah proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal IV tahun 2025. Berdasarkan data dan analisis dari berbagai sumber, termasuk laporan Badan Pusat Statistik (BPS) dan pernyataan pejabat […]

expand_less