Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • visibility 344
  • comment 0 komentar

Indonesia terus menunjukkan kinerja yang stabil dalam mengelola defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) meskipun dihadapkan dengan tantangan ekonomi global. Berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia (BI), defisit transaksi berjalan pada kuartal III-2024 mencatatkan angka sebesar US$ 2,2 miliar atau 0,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dibandingkan defisit pada kuartal II-2024 yang mencapai US$ 3,2 miliar atau 0,9% dari PDB. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah dan BI berhasil menjaga stabilitas neraca transaksi berjalan meski ada tekanan eksternal.

Kinerja positif ini didorong oleh surplus neraca perdagangan barang nonmigas yang terus berlanjut. Pertumbuhan ekspor nonmigas yang dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas serta impor yang tumbuh lebih tinggi sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi domestik menjadi faktor utama penurunan defisit. Selain itu, surplus jasa perjalanan juga turut membantu menyempitkan defisit neraca jasa, terutama karena meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Dalam laporan BI, defisit neraca pendapatan primer juga menurun akibat lebih rendahnya pembayaran imbal hasil investasi kepada investor nonresiden. Di sisi lain, peningkatan surplus neraca pendapatan sekunder yang didorong oleh penerimaan remitansi turut mendukung kinerja neraca transaksi berjalan. Kombinasi dari faktor-faktor tersebut memberikan dampak positif terhadap keseimbangan ekonomi nasional.

Selain itu, neraca transaksi modal dan finansial juga mencatatkan surplus sebesar US$ 6,6 miliar pada kuartal III-2024, meningkat dibandingkan surplus sebesar US$ 3,0 miliar pada kuartal sebelumnya. Dengan demikian, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan III-2024 mencatat surplus sebesar US$ 5,9 miliar, dari sebelumnya defisit sebesar US$ 0,6 miliar pada triwulan II-2024.

Meski begitu, proyeksi dari beberapa analis seperti Myrdal Gunarto, Global Markets Economist at Maybank Indonesia, memperkirakan bahwa defisit transaksi berjalan Indonesia akan sedikit menurun pada tahun 2025. Menurutnya, CAD pada akhir 2025 diperkirakan akan berkurang menjadi 0,59% dari PDB, atau menurun dari CAD 2024 yang mencapai US$ 8,9 miliar atau 0,6% dari PDB. Penurunan ini dipengaruhi oleh surplus neraca dagang yang diperkirakan akan melebar serta penurunan biaya pembayaran bunga utang seiring tren penurunan suku bunga global.

Myrdal juga menilai bahwa aliran remitansi dan repatriasi tenaga kerja Indonesia di luar negeri akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja NPI. Ia memproyeksikan NPI Indonesia pada akhir 2025 masih akan mencatat surplus sekitar US$ 8,4 miliar, meningkat dari surplus NPI pada akhir 2024 sebesar US$ 7,2 miliar. Surplus tersebut terutama disumbang oleh surplus neraca perdagangan, aliran investasi langsung, serta pendapatan sekunder.

Dari sisi nilai tukar rupiah, Myrdal memperkirakan bahwa pada akhir tahun 2025, rupiah akan berada di kisaran Rp 16.356 per dolar AS. Proyeksi ini didasarkan pada perkiraan penurunan CAD dan stabilnya kondisi makroekonomi secara keseluruhan.

Secara umum, defisit transaksi berjalan Indonesia tetap terkendali hingga akhir tahun, baik melalui upaya BI dalam menjaga keseimbangan neraca pembayaran maupun dukungan dari sektor-sektor strategis seperti ekspor, pariwisata, dan investasi. Meskipun ada tekanan eksternal, pemerintah dan otoritas moneter telah menunjukkan kemampuan dalam menghadapi tantangan ekonomi global dengan menjaga stabilitas fiskal dan moneter.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang terjaga serta kebijakan yang proaktif, Indonesia dapat terus mempertahankan defisit transaksi berjalan yang rendah hingga akhir tahun. Hal ini menjadi indikator positif bagi kredibilitas perekonomian nasional dan daya tarik investasi di masa depan.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online Terbaru

    Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online Terbaru

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, banyak proses administratif kini bisa dilakukan secara online. Salah satunya adalah pencairan dana dari BPJS Ketenagakerjaan. Bagi pekerja yang ingin mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) tanpa harus mengundurkan diri atau berhenti bekerja, kini ada opsi pencairan online yang lebih praktis dan efisien. Pendahuluan BPJS Ketenagakerjaan adalah program jaminan sosial […]

  • OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Indonesia terus berupaya meningkatkan akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya yang belum terlayani oleh sistem perbankan konvensional. Salah satu upaya utama dalam mencapai tujuan ini adalah melalui penguatan adopsi teknologi jasa keuangan yang inklusif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengambil inisiatif untuk mempercepat proses digitalisasi sektor keuangan guna menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan merata. […]

  • Pemerintah Mengintensifkan Promosi Investasi di Negara Mitra Dagang Utama

    Pemerintah Mengintensifkan Promosi Investasi di Negara Mitra Dagang Utama

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin mengkhawatirkan, pemerintah Indonesia mulai memperkuat langkah-langkahnya untuk meningkatkan investasi asing. Dengan fokus pada negara-negara mitra dagang utama, seperti Singapura, China, Jepang, dan Amerika Serikat (AS), pemerintah berupaya keras untuk membangun kembali kepercayaan investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil. Langkah ini dilakukan dalam rangka menjawab tekanan neraca […]

  • Perdagangan antar negara ruang lingkup ekspor impor

    Perdagangan antar negara ruang lingkup ekspor impor

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Ini Dia yang Bukan Termasuk Ruang Lingkup Perdagangan Antar Negara Perdagangan antar negara merupakan salah satu aspek penting dalam perekonomian global. Dalam konteks ini, kegiatan jual beli barang dan jasa antar negara memiliki ruang lingkup yang cukup luas. Namun, tidak semua aktivitas yang terjadi di dunia ini bisa dikategorikan sebagai bagian dari ruang lingkup perdagangan […]

  • Tiga Contoh Penting dalam Analisis Ekonomi Mikro yang Wajib Diketahui

    Tiga Contoh Penting dalam Analisis Ekonomi Mikro yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku individu, rumah tangga, dan perusahaan dalam mengambil keputusan ekonomi. Analisis ekonomi mikro fokus pada bagaimana harga barang dan jasa ditentukan, bagaimana sumber daya dialokasikan, serta bagaimana konsumen dan produsen berinteraksi di pasar. Untuk memahami lebih dalam, berikut tiga contoh penting dalam analisis ekonomi mikro yang wajib […]

  • MCC Global Trading Ikuti Business Matching Perdagangan di FESyar Jawa 2026

    MCC Global Trading Ikuti Business Matching Perdagangan di FESyar Jawa 2026

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com – SURABAYA – MCC Global Trading mengikuti rangkaian Business Matching Perdagangan dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 yang berlangsung di Surabaya, 25–27 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, MCC Global Trading juga mengikuti seremoni Letter of Intent (LoI) Perdagangan bersama CV Lumosh Livinn sebagai bagian dari penjajakan peluang kerja sama dan pengembangan akses […]

expand_less