Breaking News
light_mode
Beranda » Ekspor-Impor » Kinerja Ekspor Kuat Didukung Produk Logam Mulia dan Perhiasan: Tren Terkini dan Analisis

Kinerja Ekspor Kuat Didukung Produk Logam Mulia dan Perhiasan: Tren Terkini dan Analisis

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 324
  • comment 0 komentar

Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, sektor ekspor Indonesia menunjukkan kinerja yang kuat, khususnya di bidang produk logam mulia dan perhiasan. Kinerja ini tidak hanya menjadi penopang utama devisa negara, tetapi juga mencerminkan kekuatan industri dalam negeri yang semakin mampu bersaing di pasar internasional. Dengan berbagai inovasi dan kreativitas yang dimiliki oleh para perajin lokal, sektor ini telah menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

Peningkatan ekspor barang perhiasan dan barang berharga dari Indonesia mencatatkan angka yang mengesankan. Pada Desember 2023, nilai ekspor sektor ini mencapai 547,5 juta dolar AS, meningkat 67,7 persen dibandingkan capaian pada Desember 2022. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk perhiasan Indonesia di pasar global semakin tinggi. Selain itu, pada Januari–Juni 2025, nilai ekspor perhiasan dan barang berharga mencapai US$4,05 miliar atau sekitar Rp 62 triliun, tumbuh 23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini membuktikan bahwa sektor ini tidak hanya stabil, tetapi juga berkembang pesat.

Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan sektor ini adalah kualitas produk yang dihasilkan. Para perajin lokal telah mampu menciptakan desain perhiasan yang sesuai dengan tren pasar global, baik dalam hal estetika maupun kualitas bahan baku. Keberagaman desain dan inovasi dalam penggunaan logam mulia seperti emas dan perak memberikan daya tarik tersendiri bagi konsumen internasional. Selain itu, komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan industri perhiasan melalui berbagai program pelatihan dan pameran internasional juga berperan penting dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

pameran perhiasan internasional

Pameran-pameran seperti Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) dan Surabaya International Jewellery Fair (SIJF) menjadi ajang penting bagi pelaku industri perhiasan untuk memperluas akses pasar. Di JIJF 2024, sebanyak 140 peserta terlibat, termasuk 20 pelaku usaha perhiasan binaan Ditjen IKMA. Beberapa brand ternama seperti Samara Collection, Kemayu Jewellery, dan Rockologist turut serta dalam pameran ini. Pameran tersebut tidak hanya menjadi wadah promosi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menjalin kerja sama bisnis antara pelaku industri dan pemangku kepentingan lainnya.

Selain perhiasan, harga emas global juga mencerminkan tren positif yang berdampak pada sektor ekspor. Pada tahun 2025, harga emas batangan mencapai 113,9 dolar AS per gram, yang berdampak pada kenaikan harga emas domestik. Hal ini memberikan peluang bagi pelaku industri untuk meningkatkan pendapatan, terutama karena emas sering kali dianggap sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, kenaikan harga emas juga bisa menjadi tantangan, terutama bagi industri yang bergantung pada emas sebagai bahan baku. Untuk mengatasi ini, pemerintah telah mengambil langkah strategis, seperti pengurangan pajak dan insentif fiskal untuk investasi di sektor hilirisasi emas.

emas dan perhiasan

Dalam konteks ekspor, sektor logam mulia dan perhiasan Indonesia memiliki pangsa pasar yang cukup signifikan. Pada 2024, pangsa pasar ekspor perhiasan dan barang berharga Indonesia mencapai 2,5 persen, menempatkan Indonesia di posisi ke-12 dunia. Negara tujuan utama ekspor meliputi Swiss, Hong Kong, India, Uni Emirat Arab, dan Yordania. Dengan adanya Bank Bullion yang diluncurkan pada Februari 2025, pelaku industri dapat lebih mudah memperoleh bahan baku emas dan memperkuat rantai pasok mereka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi dalam industri perhiasan.

ekspor logam mulia perhiasan Indonesia

Namun, meskipun ada potensi besar, sektor ini juga menghadapi tantangan. Fluktuasi harga emas yang tajam dapat memengaruhi biaya produksi dan harga jual produk. Selain itu, kenaikan harga emas juga dapat meningkatkan inflasi dan mengurangi daya beli masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pelaku industri untuk bekerja sama dalam mengelola risiko ini secara cermat. Dengan kebijakan yang tepat, sektor logam mulia dan perhiasan Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dari perekonomian nasional.

FAQ

  1. Apa saja produk logam mulia dan perhiasan yang diekspor Indonesia?

    Produk yang diekspor meliputi perhiasan emas, perak, batu mulia, serta barang berharga lainnya yang diproduksi oleh pelaku industri lokal.

  2. Bagaimana kinerja ekspor logam mulia dan perhiasan Indonesia pada tahun 2025?

    Pada Januari–Juni 2025, nilai ekspor perhiasan dan barang berharga mencapai US$4,05 miliar, tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

  3. Apa peran pemerintah dalam mendukung sektor ini?

    Pemerintah memberikan insentif fiskal, seperti pengurangan pajak dan fasilitas Tax Holiday, serta meluncurkan Bank Bullion untuk memperkuat likuiditas dan rantai pasok industri perhiasan.

Tag:

EksporLogamMulia #PerhiasanIndonesia #PengusahaPerhiasan #EksporPerhiasan #KinerjaEkspor #IndustriPerhiasan #LogamMuliaIndonesia

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. Pelangi Indah Canindo Tbk Fokus Tingkatkan Produksi Steel Drum dan Perluas Pasar Baru pada 2026

    PT. Pelangi Indah Canindo Tbk Fokus Tingkatkan Produksi Steel Drum dan Perluas Pasar Baru pada 2026

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta, Petajurnalis.co.id – PT. Pelangi Indah Canindo Tbk, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kinerja bisnis pada tahun 2026 dengan memfokuskan strategi perusahaan pada produksi dan penjualan steel drum serta perluasan pasar baru guna mendorong pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas.Hal tersebut disampaikan manajemen perusahaan dalam Paparan Publik usai penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar […]

  • Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce yang Perlu Anda Ketahui

    Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce yang Perlu Anda Ketahui

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, e-commerce telah menjadi salah satu bentuk bisnis yang sangat populer. E-commerce, atau perdagangan elektronik, adalah proses jual beli barang atau layanan melalui internet. Dengan adanya e-commerce, para pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa batasan geografis. Namun, seperti halnya segala sesuatu, e-commerce juga memiliki kelebihan dan kekurangan […]

  • Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

    Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Tangerang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meninjau langsung lokasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang berlokasi di Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang pada Selasa (07/07). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan kebakaran berjalan maksimal sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat terdampak.   Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tangerang Drs. […]

  • Daftar Kota Industri Terbesar di Indonesia dan Peran Mereka dalam Ekonomi Nasional

    Daftar Kota Industri Terbesar di Indonesia dan Peran Mereka dalam Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, memiliki sejumlah kota industri yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Kota-kota ini tidak hanya menjadi pusat produksi tetapi juga menjadi lokasi strategis bagi pengembangan infrastruktur, investasi asing, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Berikut adalah daftar kota industri terbesar di Indonesia beserta peran mereka […]

  • Tasyakuran HUT Ke – 107 Pemadam Kebakaran

    Tasyakuran HUT Ke – 107 Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Dalam rangka memperingati HUT ke-107 Pemadam Kebakaran yang jatuh pada 1 Maret 2026, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan tasyakuran yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 107 anak yatim di lima wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian sekaligus bentuk kepedulian sosial […]

  • BUMN Tak Lagi Mandiri? Ini Penjelasan di Balik Penggabungan di Wisma Danantara

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Penggabungan atau merger antar BUMN kembali menjadi topik yang menarik perhatian publik. Kali ini, isu penggabungan usaha manajer investasi milik Bank BUMN menyedot perhatian masyarakat. Di tengah kontroversi tersebut, banyak yang bertanya-tanya apakah BUMN kehilangan kemandirian mereka. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami latar belakang dan alasan di balik rencana penggabungan tersebut. Berdasarkan informasi […]

expand_less