Breaking News
light_mode
Beranda » Ekspor-Impor » Beras SPHP Melimpah Tapi Harga Masih Goyang? Ini Penjelasan Bulog

Beras SPHP Melimpah Tapi Harga Masih Goyang? Ini Penjelasan Bulog

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Di tengah wacana impor beras yang sempat menggemparkan masyarakat, harga beras di berbagai daerah masih terlihat fluktuatif. Meski stok beras dalam negeri melimpah, khususnya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang telah didistribusikan, harga di pasar tradisional belum sepenuhnya stabil. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kebijakan pemerintah untuk menyediakan beras SPHP cukup efektif?

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, harga beras medium di DKI Jakarta pada awal Maret 2021 tercatat sebesar Rp9.800 per kilogram. Namun, harga tersebut mulai naik hingga mencapai Rp9.878 per kilogram pada 9 Maret. Di Bandung, harga beras juga stabil di kisaran Rp9.683 per kilogram hingga 17 Maret. Sementara itu, harga beras premium tercatat stabil di kisaran Rp11.683 per kilogram.

Meskipun demikian, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa harga beras tidak mengalami penurunan, bahkan cenderung naik. Ia menampik isu bahwa harga beras turun setelah adanya wacana impor beras sebanyak 1,5 juta ton. “Kalau dibilang harga turun, harga tidak turun, malah naik,” ujar Lutfi dalam konferensi pers virtual.

Namun, meski harga beras tidak turun, banyak masyarakat merasa bahwa harga tetap tinggi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk fluktuasi harga gabah di tingkat petani. Menurut Lutfi, harga gabah mengalami penurunan karena kualitas yang buruk akibat curah hujan yang tinggi sejak awal tahun. “Harga gabah turun karena Bulog tidak bisa membeli gabah yang kadar airnya lebih tinggi, sedangkan petani punya pengering,” katanya.

Petani menjual gabah di pasar tradisional

Berdasarkan rencana pemerintah, sebanyak 1,5 juta ton beras SPHP akan digelontorkan mulai bulan ini hingga Juli 2025. Dalam rangka menstabilkan harga beras, beras SPHP akan didistribusikan ke wilayah-wilayah dengan harga beras yang tinggi. Daerah dengan harga beras rendah atau stabil tidak menjadi prioritas untuk menghindari anjloknya harga di daerah tersebut.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menjelaskan bahwa SPHP disiapkan 1,5 juta ton setahun, dengan distribusi sebanyak 250 ribu ton pada Juni-Juli. “Sebelumnya Januari-Februari 2025 181 ribu ton,” kata Arief. Distribusi beras SPHP ini bersamaan dengan penyaluran bantuan pangan beras yang menyasar 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Masing-masing KPM akan menerima sebanyak 10 kilogram (kg) beras per bulannya.

Harga beras SPHP ditetapkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium. Di zona 1, HET beras medium adalah Rp12.500/kg, meliputi Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi. Zona 2 memiliki HET sebesar Rp13.100/kg, yaitu Sumatera selain Lampung dan Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan. Sedangkan zona 3 memiliki HET sebesar Rp13.500/kg, meliputi Maluku dan Papua.

Distribusi beras SPHP oleh Bulog ke pasar ritel modern

Menurut Arief, penyaluran beras SPHP dilakukan saat masa panen raya habis karena dalam situasi itu, biasanya harga gabah meningkat karena produksi yang telah menurun di masa tanam. Namun, hal ini tidak sepenuhnya membantu menurunkan harga beras di pasar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa beras SPHP tidak akan disalurkan kepada daerah dengan harga yang rendah. Hal itu akan berdampak pada semakin menurunnya harga beras dan gabah di daerah tersebut. “Pada tempat yang harga masih relatif rendah atau ada harga beras di bawah HPP (Harga Pembelian Pemerintah) di tempat itu, jangan keluar SPHP, kenapa? Tambah menekan harga di tingkat petani dan itu membuat petani kita bisa terpuruk,” ucapnya.

Dengan adanya beras SPHP yang melimpah, diharapkan dapat membantu menurunkan harga beras di pasar. Namun, faktor-faktor seperti curah hujan, kualitas gabah, dan distribusi yang tidak merata tetap menjadi tantangan besar dalam upaya menstabilkan harga beras.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap dapat memberikan solusi yang efektif bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah dengan harga beras tinggi. Dengan penyaluran beras SPHP yang tepat sasaran, diharapkan harga beras dapat segera stabil dan tidak lagi menjadi beban bagi masyarakat.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Perkebunan Kelapa Sawit Mengalami Peningkatan Produksi di Q3 2025

    Industri Perkebunan Kelapa Sawit Mengalami Peningkatan Produksi di Q3 2025

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Produksi minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan, menjadi kabar gembira bagi sektor pertanian dan perekonomian nasional. Setelah mengalami penurunan pada tahun 2024, industri ini kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan, terutama setelah musim kering yang berdampak pada produksi sebelumnya mulai mereda. Dengan berbagai faktor pendukung seperti perbaikan iklim, kebijakan […]

  • Cara Mendapatkan Uang dari TikTok dengan Menonton Video: Panduan Lengkap untuk Pemula

    Cara Mendapatkan Uang dari TikTok dengan Menonton Video: Panduan Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Di era digital yang semakin berkembang, TikTok tidak hanya menjadi platform hiburan, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi banyak orang. Salah satu cara yang paling sederhana dan menarik adalah dengan mendapatkan uang dari TikTok dengan menonton video. Jika kamu masih pemula dan ingin memahami bagaimana hal ini bisa dilakukan, berikut panduan lengkapnya. Apa Itu […]

  • Apakah BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan? Ini Penjelasannya

    Apakah BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pendahuluan BPJS Ketenagakerjaan adalah salah satu program jaminan sosial yang sangat penting bagi pekerja di Indonesia. Salah satu manfaat utama dari BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Hari Tua (JHT), yang bisa dicairkan ketika peserta mengalami perubahan status kerja, seperti mengundurkan diri, pensiun, atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, banyak orang masih bingung apakah JHT ini […]

  • Injeksi Likuiditas Rp200 Triliun ke Bank BUMN: Strategi Percepatan Kredit yang Harus Diketahui

    Injeksi Likuiditas Rp200 Triliun ke Bank BUMN: Strategi Percepatan Kredit yang Harus Diketahui

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun ke lima bank BUMN. Injeksi likuiditas ini diharapkan menjadi katalis untuk mempercepat penyaluran kredit dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini tidak hanya mengejutkan pelaku pasar, tetapi juga menandai perubahan arah kebijakan fiskal yang lebih proaktif. Kebijakan […]

  • Arti Impor dan Ekspor Kontak dalam Bisnis dan Perdagangan

    Arti Impor dan Ekspor Kontak dalam Bisnis dan Perdagangan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Pendahuluan Dalam dunia bisnis dan perdagangan, istilah “ekspor” dan “impor” sering muncul sebagai bagian dari strategi pemasaran dan pengelolaan sumber daya. Namun, apakah kamu tahu bahwa istilah ini juga bisa merujuk pada “kontak”? Dalam konteks bisnis, “kontak” bisa berarti hubungan antar pelaku usaha, klien, atau mitra kerja. Oleh karena itu, memahami arti impor dan ekspor […]

  • Jam Buka Pasar Saham Terbaru: Informasi Terkini untuk Investor

    Jam Buka Pasar Saham Terbaru: Informasi Terkini untuk Investor

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Pasar saham merupakan salah satu elemen penting dalam dunia ekonomi, khususnya bagi investor yang ingin memperluas portofolio dan mengoptimalkan keuntungan. Dalam konteks Indonesia, jam buka pasar saham menjadi informasi krusial yang perlu diketahui oleh setiap pelaku pasar. Tidak hanya untuk menjalankan transaksi, pemahaman tentang jam operasional bursa juga membantu merencanakan strategi investasi secara efektif. Dalam […]

expand_less