Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Laporan Bankir: Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

Laporan Bankir: Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 413
  • comment 0 komentar

Dalam dunia bisnis dan keuangan, menjaga kualitas kredit menjadi salah satu tantangan terbesar, terutama ketika menghadapi kondisi ekonomi yang terus berubah. Di tengah situasi ini, bank-bank besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) menunjukkan strategi yang luar biasa dalam mengelola risiko kredit. Dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp184,98 triliun pada tahun 2024, BRI berhasil menjaga tingkat Non-Performing Loan (NPL) di bawah ambang batas ideal, yaitu sekitar 2%. Ini membuktikan bahwa meskipun ekonomi sedang dinamis, kualitas kredit tetap bisa dipertahankan dengan strategi yang tepat.

BRI salurkan KUR kepada UMKM

Strategi pengelolaan kredit yang diterapkan oleh BRI tidak hanya berfokus pada jumlah penyaluran, tetapi juga pada cara mengelola risiko agar tidak merugikan pihak bank maupun nasabah. Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa KUR yang disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki karakteristik khusus. Dana untuk KUR sepenuhnya berasal dari bank, yang dihimpun melalui tabungan, deposito, dan giro masyarakat. Namun, karena sifatnya yang ditujukan bagi masyarakat yang belum bankable, risiko kredit macet tetap ada.

Untuk mengurangi beban risiko tersebut, BRI membagi proses pengelolaan kredit menjadi tiga tahap utama: front-end, mid-end, dan back-end. Tahap awal (front-end) fokus pada penjangkauan nasabah baru tanpa proses seleksi yang terlalu ketat. Hal ini bertujuan agar lebih banyak pelaku UMKM dapat mengakses kredit tanpa terlalu banyak hambatan administratif. Setelah itu, tahap mid-end dilakukan untuk memastikan kesehatan kredit secara berkala. Jika terjadi kredit macet, maka tahap back-end akan mengambil alih dengan fokus pada penagihan dan recovery rate.

Pengelolaan risiko kredit di BRI

Tingkat NPL sebesar 2% yang dicapai oleh BRI merupakan indikator penting bahwa strategi ini cukup efektif. Menurut Sunarso, angka ini jauh di bawah ambang batas ideal yang biasanya diterima di segmen UMKM, yaitu 3%. Hal ini menunjukkan bahwa BRI telah mampu mengelola risiko dengan baik, bahkan dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil. Selain itu, 70% risiko kredit macet ditanggung oleh asuransi, sementara sisanya 30% ditanggung oleh bank. Dengan sistem ini, BRI mampu menjaga portofolio kredit tetap sehat.

KUR BRI mendukung pertumbuhan UMKM

Pentingnya KUR dalam mendukung pertumbuhan UMKM tidak bisa dipandang remeh. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan penyaluran kredit yang tepat dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan penyaluran KUR sebesar Rp184,98 triliun, BRI telah menjangkau lebih dari 4 juta debitur UMKM di seluruh wilayah Indonesia. Ini bukan hanya sekadar angka, tetapi juga representasi dari komitmen BRI untuk memperkuat basis ekonomi rakyat.

Selain itu, strategi pengelolaan kredit BRI juga sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asta Cita Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencakup beberapa prioritas, termasuk meningkatkan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan. Dengan penyaluran KUR yang luas, BRI berkontribusi langsung dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

BRI sebagai mitra UMKM

Pada akhirnya, keberhasilan BRI dalam menjaga kualitas kredit di tengah ekonomi yang dinamis menunjukkan bahwa perbankan tidak hanya harus fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada keberlanjutan. Dengan strategi yang matang, BRI telah membuktikan bahwa kesehatan portofolio kredit bisa dipertahankan tanpa mengorbankan akses kredit bagi pelaku UMKM. Ini menjadi contoh bagaimana bank dapat berperan aktif dalam membangun perekonomian yang lebih kuat dan adil.

FAQ

Apa itu KUR?

KUR (Kredit Usaha Rakyat) adalah program kredit yang diberikan oleh bank kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan tujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat.

Bagaimana BRI menjaga kualitas kredit?

BRI menjaga kualitas kredit melalui strategi pengelolaan risiko yang terstruktur, termasuk pembagian proses menjadi tiga tahap: front-end, mid-end, dan back-end.

Apa manfaat KUR bagi UMKM?

KUR membantu UMKM mendapatkan akses kredit yang lebih mudah dan murah, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing mereka di pasar.

Bagaimana NPL dihitung?

Non-Performing Loan (NPL) adalah kredit yang tidak dibayar selama 90 hari atau lebih. Tingkat NPL digunakan sebagai indikator kesehatan portofolio kredit suatu bank.

Apakah BRI memiliki rencana lanjutan untuk KUR?

Ya, BRI terus berkomitmen untuk memperluas akses kredit kepada UMKM dan menjaga kualitas kredit secara berkelanjutan.

Tag:

LaporanBankir #JagaKualitasKredit #EkonomiDinamis #BRI #KUR #UMKM #NPL #PertumbuhanEkonomi #Kewirausahaan #PemerintahIndonesia #BankRakyatIndonesia #PembiayaanUsaha #KreditMacet #AsuransiKredit #RecoveryRate #PemerataanEkonomi #PemberantasanKemiskinan #StrategiPerbankan #PerekonomianRakyat

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Bank Menjaga dan Mengatur Stabilitas Nilai Uang

    Cara Bank Menjaga dan Mengatur Stabilitas Nilai Uang

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berubah, menjaga dan mengatur stabilitas nilai uang menjadi tugas utama yang diemban oleh bank sentral. Di Indonesia, tugas ini dilakukan oleh Bank Indonesia sebagai lembaga independen yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional. Dengan memahami bagaimana bank sentral bekerja, kita bisa lebih memahami peran pentingnya dalam […]

  • Kepatuhan Maskapai dalam Pelaporan PPN DTP: Pengaruh terhadap Stimulus Ekonomi

    Kepatuhan Maskapai dalam Pelaporan PPN DTP: Pengaruh terhadap Stimulus Ekonomi

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Dalam era ekonomi yang semakin dinamis, kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perpajakan menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan stimulus ekonomi. Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan adalah pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) oleh maskapai penerbangan. Kepatuhan ini tidak hanya berdampak pada kepatuhan hukum, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui […]

  • Likuiditas Bank yang Cukup untuk Menghadapi Kebutuhan Akhir Tahun

    Likuiditas Bank yang Cukup untuk Menghadapi Kebutuhan Akhir Tahun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun, kebutuhan masyarakat akan dana cair meningkat secara signifikan. Mulai dari pembelian hadiah liburan hingga pengeluaran rutin lainnya, kondisi ini sering kali menimbulkan tekanan pada sektor perbankan. Namun, berdasarkan data terkini, likuiditas bank di Indonesia dinilai cukup memadai untuk menghadapi situasi tersebut. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat dan pelaku bisnis, khususnya […]

  • Prosedur Pelaksanaan Ekspor Impor yang Harus Diketahui Bisnis

    Prosedur Pelaksanaan Ekspor Impor yang Harus Diketahui Bisnis

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Pada era globalisasi, bisnis ekspor impor menjadi salah satu sektor yang sangat dinamis dan menjanjikan. Namun, untuk bisa sukses dalam menjalankan aktivitas ini, pemahaman tentang prosedur pelaksanaan ekspor impor sangat penting. Proses ini melibatkan berbagai tahapan administratif, logistik, dan regulasi yang harus dipenuhi agar bisnis dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Pemahaman tentang prosedur pelaksanaan ekspor […]

  • Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) menjamin seluruh korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Kepulauan Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026). Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar tersebut mengalami kebakaran saat berlayar. Hingga kini proses evakuasi serta pendataan korban masih terus dilakukan oleh instansi […]

  • Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia: Tren dan Progres Terkini

    Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia: Tren dan Progres Terkini

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional, ekonomi syariah kembali menjadi perhatian utama sebagai salah satu solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah inisiatif dan kebijakan telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia (BI), untuk memperkuat basis ekonomi syariah di Indonesia. Bagaimana perkembangan ekonomi syariah di Indonesia? Mari kita simak tren […]

expand_less