Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Laporan Bankir Mengungkap Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

Laporan Bankir Mengungkap Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 430
  • comment 0 komentar

Di tengah situasi ekonomi yang terus bergerak dan penuh ketidakpastian, para pelaku bisnis dan lembaga keuangan menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas kredit. Khususnya, perbankan harus mampu menyeimbangkan antara pertumbuhan portofolio kredit dengan pengelolaan risiko yang optimal. Dalam konteks ini, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu contoh yang menarik untuk diteliti, karena telah menunjukkan strategi yang cukup efektif dalam menjaga kualitas kredit UMKM.

Penurunan NPL sebagai Indikator Kinerja

Pada semester I-2025, BRI mencatatkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sebesar 3,23% secara gross dan 0,99% secara net. Angka ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa bank tersebut berhasil meningkatkan kualitas portofolionya. Hal ini sangat penting, mengingat penurunan NPL dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas keuangan dan daya saing perusahaan.

Menurut Mucharom, Direktur Manajemen Resiko BRI, pengelolaan risiko menjadi fokus utama dalam strategi penyaluran kredit. “Kami menyempurnakan model assessment sehingga kredit model lebih prediktif dan granular,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya memprioritaskan jumlah kredit yang diberikan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pinjaman yang disalurkan memiliki potensi untuk dilunasi.

Penguatan Model Assessment dan Monitoring Digital

Salah satu langkah yang dilakukan BRI adalah penguatan model assessment. Model ini dirancang agar lebih prediktif, sehingga mampu membaca risiko dengan lebih akurat. Selain itu, BRI juga memperkuat sistem monitoring digital melalui EWS (Early Warning System), yang membantu dalam mengidentifikasi potensi risiko sejak dini.

“Kami juga menguatkan fungsi remidy dan recovery dari sisi mikro dan konsumer market kami,” tambah Mucharom. Ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya fokus pada pencegahan, tetapi juga pada tindakan pascakegagalan pembayaran, seperti restrukturisasi dan recovery.

Peran UMKM dalam Pertumbuhan Kredit

Dari total kredit yang disalurkan, sebesar 80,32% berasal dari kredit UMKM. Ini menunjukkan bahwa UMKM masih menjadi tulang punggung pertumbuhan kredit di Indonesia. Namun, kondisi ekonomi yang melemah memengaruhi daya beli masyarakat, yang berdampak pada kemampuan UMKM dalam melunasi utang.

Untuk menghadapi hal ini, BRI melakukan pendekatan selektif dalam pemberian kredit. “Kami tekankan untuk tetap menumbuhkan kredit namun selektif dan kita perketat risk acceptance kriterianya,” ujar Sunarso, Direktur Utama BRI. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kredit yang diberikan tidak hanya jumlahnya tinggi, tetapi juga berkualitas.

Restrukturisasi dan Recovery sebagai Solusi

Tidak semua kredit bisa diselamatkan. Ketika kredit sudah jatuh, BRI melakukan restrukturisasi. “Kalau sudah tidak bisa dijaga, tetap jatuh, diapakan? Hal itu di back end yang mengerjakan. Kemudian kita lakukan restrukturisasi, bahkan jika diperlukan kita lakukan early restrukturisasi,” kata Sunarso.

Restrukturisasi ini bisa berupa penjadwalan ulang pembayaran, pengurangan suku bunga, atau pemberian waktu tambahan. Tujuannya adalah agar debitur tetap bisa melanjutkan usahanya tanpa terbebani oleh utang yang berlebihan.

Jika restrukturisasi tidak berhasil, BRI akan melakukan write off atau hapus buku kredit macet. Namun, penagihan tetap dilakukan. “Karena sebenarnya, itu uang kita yang sudah kita cadangkan dan kita tarik balik,” ujar Sunarso.

Pentingnya Edukasi Keuangan

Selain strategi internal bank, edukasi keuangan bagi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas kredit. Banyak debitur gagal dalam memenuhi kewajibannya karena kurangnya pemahaman tentang manajemen keuangan dan penggunaan kredit secara bijak.

Oleh karena itu, BRI dan lembaga keuangan lainnya perlu terus berkomitmen dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama UMKM, agar mereka mampu mengelola keuangan dengan lebih baik dan menghindari kredit bermasalah.

Kesimpulan

Strategi yang diterapkan BRI dalam menjaga kualitas kredit di tengah ekonomi yang dinamis menunjukkan bahwa perbankan tidak hanya perlu fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada pengelolaan risiko yang optimal. Dengan pendekatan selektif, penguatan model assessment, dan penerapan teknologi digital, BRI berhasil menjaga kualitas kredit UMKM meskipun situasi ekonomi tidak selalu mendukung.

Namun, tantangan tetap ada. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan dalam dunia kredit.

kredit UMKM sebagai tulang punggung pertumbuhan kredit

proses restrukturisasi kredit sebagai solusi kredit bermasalah

pentingnya edukasi keuangan untuk masyarakat

Tagging:

LaporanBankir #KualitasKredit #UMKM #EkonomiDinamis #NPL #BankRakyatIndonesia #ManajemenRisiko #PembiayaanUMKM #StrategiPerbankan #EdukasiKeuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil dan Aktivitas PT Hokkan Deltapack Industri Cikarang 1 Terbaru

    Profil dan Aktivitas PT Hokkan Deltapack Industri Cikarang 1 Terbaru

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 556
    • 0Komentar

    PT Hokkan Deltapack Industri Cikarang 1 adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kemasan plastik dan flexible packaging. Perusahaan ini memiliki kehadiran signifikan dalam industri kemasan, khususnya di wilayah Jawa Barat. Dengan lokasi pabrik utama di Cikarang, perusahaan terus mengembangkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat. Didirikan pada tahun 2019, […]

  • Diduga Keluarga Tersangka Penganiayaan Berat Menyembunyikan DPO

    Diduga Keluarga Tersangka Penganiayaan Berat Menyembunyikan DPO

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Medan – Kasus penganiayaan berat yang dilakukan tersangka, LS yang kini ditetapkan sebagai DPO Polrestabes Medan terus bergulir. Publik berasumsi, DPO penganiayaan berat, LS diduga disembunyikan oleh pihak keluarga,”(17/07/26). Indikasi ini diyakini warga karena sampai sekarang, LS tak kunjung menyerahkan diri meski sudah berstatus DPO. “Bisa saja, LS yang kini berstatus sebagai buronan Polrestabes […]

  • Kontribusi Investasi Terbesar dari Sektor Mineral Mencapai Rp97,60 Triliun

    Kontribusi Investasi Terbesar dari Sektor Mineral Mencapai Rp97,60 Triliun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Perekonomian Indonesia terus menunjukkan tanda-tanda penguatan, khususnya dalam hal realisasi investasi. Salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan adalah sektor mineral. Berdasarkan data terbaru, kontribusi investasi terbesar berasal dari sektor ini dengan angka mencapai Rp97,60 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan menjadi indikator positif bagi perekonomian nasional. Peningkatan ini tidak hanya terjadi secara […]

  • Galian C Bantaran Sungai Ular Ditutup, Bupati Deli Serdang dan Forkopimda Apresiasi PMPKKBSUSU dan Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem Yang Gelar Syukuran Dan Santuni Anak Yatim

    Galian C Bantaran Sungai Ular Ditutup, Bupati Deli Serdang dan Forkopimda Apresiasi PMPKKBSUSU dan Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem Yang Gelar Syukuran Dan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Deli Serdang – Sebanyak Limaratusan masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Peduli Keutuhan Dan Kelestrian Bantaran Sungai Ular Sumatera Utara ( PMPKKBSUSU ) dari lima Kecamatan, masing-masing Kecamatan Pantai Labu, Betingin, Lubuk Pakam, Pagar Merbau dan Galang menggelar Pesta rakyat dan syukuran serta menyantuni 350 anak yatim yang digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu […]

  • Pengguna E-Commerce di Indonesia: Tren dan Statistik Terkini

    Pengguna E-Commerce di Indonesia: Tren dan Statistik Terkini

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 1.532
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, pengguna e-commerce di Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memilih belanja online, industri ini menjadi salah satu sektor paling dinamis dalam perekonomian nasional. Tren ini tidak hanya mencerminkan perubahan perilaku konsumen, tetapi juga menandai transformasi digital yang pesat di Tanah Air. Menurut laporan […]

  • Pengertian dan Peran Koperasi Pedagang Pasar Kenari dalam Perekonomian Lokal

    Pengertian dan Peran Koperasi Pedagang Pasar Kenari dalam Perekonomian Lokal

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang semakin kompleks, koperasi menjadi salah satu bentuk usaha yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah koperasi pedagang pasar Kenari, yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi lokal. Koperasi ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pedagang untuk bekerja sama, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui kebijakan […]

expand_less