Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Laporan Bankir Mengungkap Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

Laporan Bankir Mengungkap Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 150
  • comment 0 komentar

Di tengah situasi ekonomi yang terus bergerak dan penuh ketidakpastian, para pelaku bisnis dan lembaga keuangan menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas kredit. Khususnya, perbankan harus mampu menyeimbangkan antara pertumbuhan portofolio kredit dengan pengelolaan risiko yang optimal. Dalam konteks ini, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu contoh yang menarik untuk diteliti, karena telah menunjukkan strategi yang cukup efektif dalam menjaga kualitas kredit UMKM.

Penurunan NPL sebagai Indikator Kinerja

Pada semester I-2025, BRI mencatatkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sebesar 3,23% secara gross dan 0,99% secara net. Angka ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa bank tersebut berhasil meningkatkan kualitas portofolionya. Hal ini sangat penting, mengingat penurunan NPL dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas keuangan dan daya saing perusahaan.

Menurut Mucharom, Direktur Manajemen Resiko BRI, pengelolaan risiko menjadi fokus utama dalam strategi penyaluran kredit. “Kami menyempurnakan model assessment sehingga kredit model lebih prediktif dan granular,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya memprioritaskan jumlah kredit yang diberikan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pinjaman yang disalurkan memiliki potensi untuk dilunasi.

Penguatan Model Assessment dan Monitoring Digital

Salah satu langkah yang dilakukan BRI adalah penguatan model assessment. Model ini dirancang agar lebih prediktif, sehingga mampu membaca risiko dengan lebih akurat. Selain itu, BRI juga memperkuat sistem monitoring digital melalui EWS (Early Warning System), yang membantu dalam mengidentifikasi potensi risiko sejak dini.

“Kami juga menguatkan fungsi remidy dan recovery dari sisi mikro dan konsumer market kami,” tambah Mucharom. Ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya fokus pada pencegahan, tetapi juga pada tindakan pascakegagalan pembayaran, seperti restrukturisasi dan recovery.

Peran UMKM dalam Pertumbuhan Kredit

Dari total kredit yang disalurkan, sebesar 80,32% berasal dari kredit UMKM. Ini menunjukkan bahwa UMKM masih menjadi tulang punggung pertumbuhan kredit di Indonesia. Namun, kondisi ekonomi yang melemah memengaruhi daya beli masyarakat, yang berdampak pada kemampuan UMKM dalam melunasi utang.

Untuk menghadapi hal ini, BRI melakukan pendekatan selektif dalam pemberian kredit. “Kami tekankan untuk tetap menumbuhkan kredit namun selektif dan kita perketat risk acceptance kriterianya,” ujar Sunarso, Direktur Utama BRI. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kredit yang diberikan tidak hanya jumlahnya tinggi, tetapi juga berkualitas.

Restrukturisasi dan Recovery sebagai Solusi

Tidak semua kredit bisa diselamatkan. Ketika kredit sudah jatuh, BRI melakukan restrukturisasi. “Kalau sudah tidak bisa dijaga, tetap jatuh, diapakan? Hal itu di back end yang mengerjakan. Kemudian kita lakukan restrukturisasi, bahkan jika diperlukan kita lakukan early restrukturisasi,” kata Sunarso.

Restrukturisasi ini bisa berupa penjadwalan ulang pembayaran, pengurangan suku bunga, atau pemberian waktu tambahan. Tujuannya adalah agar debitur tetap bisa melanjutkan usahanya tanpa terbebani oleh utang yang berlebihan.

Jika restrukturisasi tidak berhasil, BRI akan melakukan write off atau hapus buku kredit macet. Namun, penagihan tetap dilakukan. “Karena sebenarnya, itu uang kita yang sudah kita cadangkan dan kita tarik balik,” ujar Sunarso.

Pentingnya Edukasi Keuangan

Selain strategi internal bank, edukasi keuangan bagi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas kredit. Banyak debitur gagal dalam memenuhi kewajibannya karena kurangnya pemahaman tentang manajemen keuangan dan penggunaan kredit secara bijak.

Oleh karena itu, BRI dan lembaga keuangan lainnya perlu terus berkomitmen dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama UMKM, agar mereka mampu mengelola keuangan dengan lebih baik dan menghindari kredit bermasalah.

Kesimpulan

Strategi yang diterapkan BRI dalam menjaga kualitas kredit di tengah ekonomi yang dinamis menunjukkan bahwa perbankan tidak hanya perlu fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada pengelolaan risiko yang optimal. Dengan pendekatan selektif, penguatan model assessment, dan penerapan teknologi digital, BRI berhasil menjaga kualitas kredit UMKM meskipun situasi ekonomi tidak selalu mendukung.

Namun, tantangan tetap ada. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan dalam dunia kredit.

kredit UMKM sebagai tulang punggung pertumbuhan kredit

proses restrukturisasi kredit sebagai solusi kredit bermasalah

pentingnya edukasi keuangan untuk masyarakat

Tagging:

LaporanBankir #KualitasKredit #UMKM #EkonomiDinamis #NPL #BankRakyatIndonesia #ManajemenRisiko #PembiayaanUMKM #StrategiPerbankan #EdukasiKeuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengertian dan Dampak Keputusan Ekonomi Demokrasi Liberal di Indonesia

    Pengertian dan Dampak Keputusan Ekonomi Demokrasi Liberal di Indonesia

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Di tengah perjalanan sejarah bangsa, Indonesia pernah mengalami berbagai bentuk sistem pemerintahan. Salah satu yang menarik untuk dipelajari adalah demokrasi liberal yang diterapkan antara tahun 1949 hingga 1959. Meski sistem ini memiliki ciri-ciri seperti kebebasan individu dan partisipasi politik yang luas, implementasinya tidak berjalan mulus. Namun, konsep ini juga memberikan dampak terhadap kebijakan ekonomi yang […]

  • Cara Kebijakan Moneter Menjaga Stabilitas Ekonomi

    Cara Kebijakan Moneter Menjaga Stabilitas Ekonomi

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Stabilitas ekonomi adalah salah satu tujuan utama dari pemerintah dan bank sentral di berbagai negara. Di Indonesia, Bank Indonesia (BI) memainkan peran kunci dalam menjaga kestabilan ekonomi melalui kebijakan moneter yang tepat. Kebijakan moneter dapat menjaga stabilitas ekonomi dengan cara yang terstruktur dan berbasis data. Artikel ini akan membahas bagaimana kebijakan moneter bekerja untuk mencapai […]

  • Apa Itu Layanan Perbankan yang Dilakukan dengan Menggunakan Internet?

    Apa Itu Layanan Perbankan yang Dilakukan dengan Menggunakan Internet?

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Di tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, layanan perbankan kini tidak lagi terbatas pada kunjungan fisik ke bank. Sebaliknya, nasabah dapat mengakses berbagai transaksi keuangan secara online melalui internet. Layanan ini dikenal sebagai Internet Banking atau e-Banking, yang menjadi salah satu inovasi penting dalam dunia perbankan modern. Internet Banking adalah layanan perbankan digital yang memungkinkan […]

  • Indonesia Menjadi Peringkat Tiga Besar Tujuan Investasi Nonmigas Asia Tenggara: Analisis Terkini

    Indonesia Menjadi Peringkat Tiga Besar Tujuan Investasi Nonmigas Asia Tenggara: Analisis Terkini

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat dalam sektor investasi nonmigas, khususnya di tengah dinamika perekonomian global yang semakin kompetitif. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan investasi terbaik di kawasan Asia Tenggara. Pada periode Januari hingga September 2025, nilai ekspor nonmigas mencapai 199,77 miliar dolar AS, meningkat sebesar 9,57 persen dibandingkan […]

  • Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil: Dukungan dari Ekspansi Manufaktur dan Stabilitas Harga

    Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil: Dukungan dari Ekspansi Manufaktur dan Stabilitas Harga

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Indonesia terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang kuat, dengan sektor manufaktur menjadi salah satu pendorong utama. Pada awal tahun 2025, angka Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur naik ke level 51,9 pada Januari, meningkat dari 51,2 di bulan sebelumnya. Angka ini mencerminkan bahwa sektor manufaktur tetap berkembang meskipun menghadapi tantangan global. Kenaikan PMI ini juga menandai […]

  • Cara Cek Bantuan UMKM BNI Terbaru 2024

    Cara Cek Bantuan UMKM BNI Terbaru 2024

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Bantuan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada pelaku usaha kecil di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, program ini menjadi solusi penting bagi para pengusaha mikro yang terdampak oleh berbagai tantangan ekonomi, termasuk pandemi. Salah satu bank yang turut serta dalam penyaluran bantuan ini adalah Bank Negara Indonesia (BNI). […]

expand_less