Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Laporan Bankir Mengungkap Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

Laporan Bankir Mengungkap Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 268
  • comment 0 komentar

Di tengah situasi ekonomi yang terus bergerak dan penuh ketidakpastian, para pelaku bisnis dan lembaga keuangan menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas kredit. Khususnya, perbankan harus mampu menyeimbangkan antara pertumbuhan portofolio kredit dengan pengelolaan risiko yang optimal. Dalam konteks ini, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu contoh yang menarik untuk diteliti, karena telah menunjukkan strategi yang cukup efektif dalam menjaga kualitas kredit UMKM.

Penurunan NPL sebagai Indikator Kinerja

Pada semester I-2025, BRI mencatatkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sebesar 3,23% secara gross dan 0,99% secara net. Angka ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa bank tersebut berhasil meningkatkan kualitas portofolionya. Hal ini sangat penting, mengingat penurunan NPL dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas keuangan dan daya saing perusahaan.

Menurut Mucharom, Direktur Manajemen Resiko BRI, pengelolaan risiko menjadi fokus utama dalam strategi penyaluran kredit. “Kami menyempurnakan model assessment sehingga kredit model lebih prediktif dan granular,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya memprioritaskan jumlah kredit yang diberikan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pinjaman yang disalurkan memiliki potensi untuk dilunasi.

Penguatan Model Assessment dan Monitoring Digital

Salah satu langkah yang dilakukan BRI adalah penguatan model assessment. Model ini dirancang agar lebih prediktif, sehingga mampu membaca risiko dengan lebih akurat. Selain itu, BRI juga memperkuat sistem monitoring digital melalui EWS (Early Warning System), yang membantu dalam mengidentifikasi potensi risiko sejak dini.

“Kami juga menguatkan fungsi remidy dan recovery dari sisi mikro dan konsumer market kami,” tambah Mucharom. Ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya fokus pada pencegahan, tetapi juga pada tindakan pascakegagalan pembayaran, seperti restrukturisasi dan recovery.

Peran UMKM dalam Pertumbuhan Kredit

Dari total kredit yang disalurkan, sebesar 80,32% berasal dari kredit UMKM. Ini menunjukkan bahwa UMKM masih menjadi tulang punggung pertumbuhan kredit di Indonesia. Namun, kondisi ekonomi yang melemah memengaruhi daya beli masyarakat, yang berdampak pada kemampuan UMKM dalam melunasi utang.

Untuk menghadapi hal ini, BRI melakukan pendekatan selektif dalam pemberian kredit. “Kami tekankan untuk tetap menumbuhkan kredit namun selektif dan kita perketat risk acceptance kriterianya,” ujar Sunarso, Direktur Utama BRI. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kredit yang diberikan tidak hanya jumlahnya tinggi, tetapi juga berkualitas.

Restrukturisasi dan Recovery sebagai Solusi

Tidak semua kredit bisa diselamatkan. Ketika kredit sudah jatuh, BRI melakukan restrukturisasi. “Kalau sudah tidak bisa dijaga, tetap jatuh, diapakan? Hal itu di back end yang mengerjakan. Kemudian kita lakukan restrukturisasi, bahkan jika diperlukan kita lakukan early restrukturisasi,” kata Sunarso.

Restrukturisasi ini bisa berupa penjadwalan ulang pembayaran, pengurangan suku bunga, atau pemberian waktu tambahan. Tujuannya adalah agar debitur tetap bisa melanjutkan usahanya tanpa terbebani oleh utang yang berlebihan.

Jika restrukturisasi tidak berhasil, BRI akan melakukan write off atau hapus buku kredit macet. Namun, penagihan tetap dilakukan. “Karena sebenarnya, itu uang kita yang sudah kita cadangkan dan kita tarik balik,” ujar Sunarso.

Pentingnya Edukasi Keuangan

Selain strategi internal bank, edukasi keuangan bagi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas kredit. Banyak debitur gagal dalam memenuhi kewajibannya karena kurangnya pemahaman tentang manajemen keuangan dan penggunaan kredit secara bijak.

Oleh karena itu, BRI dan lembaga keuangan lainnya perlu terus berkomitmen dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama UMKM, agar mereka mampu mengelola keuangan dengan lebih baik dan menghindari kredit bermasalah.

Kesimpulan

Strategi yang diterapkan BRI dalam menjaga kualitas kredit di tengah ekonomi yang dinamis menunjukkan bahwa perbankan tidak hanya perlu fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada pengelolaan risiko yang optimal. Dengan pendekatan selektif, penguatan model assessment, dan penerapan teknologi digital, BRI berhasil menjaga kualitas kredit UMKM meskipun situasi ekonomi tidak selalu mendukung.

Namun, tantangan tetap ada. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan dalam dunia kredit.

kredit UMKM sebagai tulang punggung pertumbuhan kredit

proses restrukturisasi kredit sebagai solusi kredit bermasalah

pentingnya edukasi keuangan untuk masyarakat

Tagging:

LaporanBankir #KualitasKredit #UMKM #EkonomiDinamis #NPL #BankRakyatIndonesia #ManajemenRisiko #PembiayaanUMKM #StrategiPerbankan #EdukasiKeuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengertian dan Penerapan Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Terpimpin

    Pengertian dan Penerapan Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Terpimpin

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965), Indonesia menghadapi tantangan ekonomi yang sangat berat. Kebijakan ekonomi yang diterapkan pada masa ini menjadi salah satu aspek penting dalam memahami dinamika perekonomian Indonesia. Meskipun pemerintah berupaya keras untuk menstabilkan kondisi, beberapa kebijakan tidak berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. Artikel ini akan menjelaskan pengertian serta penerapan kebijakan ekonomi pada masa […]

  • Peluang UMKM Masuk Rantai Pasok Global Melalui Program Hilirisasi: Strategi dan Manfaat

    Peluang UMKM Masuk Rantai Pasok Global Melalui Program Hilirisasi: Strategi dan Manfaat

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Indonesia memiliki potensi ekonomi yang luar biasa, terutama melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan sumber daya alam yang melimpah dan kekayaan budaya yang khas, UMKM berperan penting dalam mendorong transformasi ekonomi nasional. Salah satu cara untuk memperkuat posisi UMKM di peta ekonomi global adalah melalui program hilirisasi. Program ini membuka peluang bagi […]

  • Cara Tukar Uang Baru yang Benar dan Mudah Dijalankan

    Cara Tukar Uang Baru yang Benar dan Mudah Dijalankan

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Pada masa menjelang hari raya atau perayaan khusus, kebutuhan akan uang tunai, terutama pecahan baru, seringkali meningkat. Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral, memahami dinamika ini dan berupaya memfasilitasi masyarakat untuk memperoleh uang baru dengan cara yang mudah dan aman. Artikel ini akan mengupas tuntas langkah-langkah cara tukar uang baru di Bank Indonesia, persyaratan yang […]

  • Cara Cek UMKM BNI yang Mudah dan Akurat

    Cara Cek UMKM BNI yang Mudah dan Akurat

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Pandemi COVID-19 memberikan dampak besar terhadap perekonomian Indonesia, khususnya bagi pelaku usaha mikro. Untuk membantu mereka bangkit kembali, pemerintah melalui Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau dikenal juga sebagai UMKM BNI, memberikan bantuan sebesar Rp1,2 juta kepada para pelaku usaha mikro. Namun, banyak dari mereka yang masih bingung bagaimana cara cek UMKM BNI. Artikel ini […]

  • Pertumbuhan E-Commerce di Indonesia Tahun 2017: Tren dan Perkembangan

    Pertumbuhan E-Commerce di Indonesia Tahun 2017: Tren dan Perkembangan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, sektor e-commerce di Indonesia pada tahun 2017 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dengan jumlah pengguna smartphone yang terus meningkat dan semakin banyaknya pemain di pasar ini, e-commerce menjadi salah satu sektor bisnis yang paling menarik perhatian. Artikel ini akan membahas tren dan perkembangan e-commerce di Indonesia pada tahun tersebut. Salah […]

  • Sejarah Perbankan Syariah di Indonesia: Awal Mula dan Perkembangannya

    Sejarah Perbankan Syariah di Indonesia: Awal Mula dan Perkembangannya

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Pada masa lalu, sistem perbankan yang berlandaskan prinsip syariah telah ada jauh sebelum zaman modern. Praktik-praktik keuangan berbasis Islam seperti mudharabah, musharakah, dan qard sudah dikenal sejak era Nabi Muhammad SAW. Namun, perkembangan perbankan syariah secara formal dan terstruktur di Indonesia baru dimulai pada abad ke-20. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki […]

expand_less