Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Laporan Bankir: Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

Laporan Bankir: Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 338
  • comment 0 komentar

Dalam dunia bisnis dan keuangan, menjaga kualitas kredit menjadi salah satu tantangan terbesar, terutama ketika menghadapi kondisi ekonomi yang terus berubah. Di tengah situasi ini, bank-bank besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) menunjukkan strategi yang luar biasa dalam mengelola risiko kredit. Dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp184,98 triliun pada tahun 2024, BRI berhasil menjaga tingkat Non-Performing Loan (NPL) di bawah ambang batas ideal, yaitu sekitar 2%. Ini membuktikan bahwa meskipun ekonomi sedang dinamis, kualitas kredit tetap bisa dipertahankan dengan strategi yang tepat.

BRI salurkan KUR kepada UMKM

Strategi pengelolaan kredit yang diterapkan oleh BRI tidak hanya berfokus pada jumlah penyaluran, tetapi juga pada cara mengelola risiko agar tidak merugikan pihak bank maupun nasabah. Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa KUR yang disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki karakteristik khusus. Dana untuk KUR sepenuhnya berasal dari bank, yang dihimpun melalui tabungan, deposito, dan giro masyarakat. Namun, karena sifatnya yang ditujukan bagi masyarakat yang belum bankable, risiko kredit macet tetap ada.

Untuk mengurangi beban risiko tersebut, BRI membagi proses pengelolaan kredit menjadi tiga tahap utama: front-end, mid-end, dan back-end. Tahap awal (front-end) fokus pada penjangkauan nasabah baru tanpa proses seleksi yang terlalu ketat. Hal ini bertujuan agar lebih banyak pelaku UMKM dapat mengakses kredit tanpa terlalu banyak hambatan administratif. Setelah itu, tahap mid-end dilakukan untuk memastikan kesehatan kredit secara berkala. Jika terjadi kredit macet, maka tahap back-end akan mengambil alih dengan fokus pada penagihan dan recovery rate.

Pengelolaan risiko kredit di BRI

Tingkat NPL sebesar 2% yang dicapai oleh BRI merupakan indikator penting bahwa strategi ini cukup efektif. Menurut Sunarso, angka ini jauh di bawah ambang batas ideal yang biasanya diterima di segmen UMKM, yaitu 3%. Hal ini menunjukkan bahwa BRI telah mampu mengelola risiko dengan baik, bahkan dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil. Selain itu, 70% risiko kredit macet ditanggung oleh asuransi, sementara sisanya 30% ditanggung oleh bank. Dengan sistem ini, BRI mampu menjaga portofolio kredit tetap sehat.

KUR BRI mendukung pertumbuhan UMKM

Pentingnya KUR dalam mendukung pertumbuhan UMKM tidak bisa dipandang remeh. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan penyaluran kredit yang tepat dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan penyaluran KUR sebesar Rp184,98 triliun, BRI telah menjangkau lebih dari 4 juta debitur UMKM di seluruh wilayah Indonesia. Ini bukan hanya sekadar angka, tetapi juga representasi dari komitmen BRI untuk memperkuat basis ekonomi rakyat.

Selain itu, strategi pengelolaan kredit BRI juga sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asta Cita Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencakup beberapa prioritas, termasuk meningkatkan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan. Dengan penyaluran KUR yang luas, BRI berkontribusi langsung dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

BRI sebagai mitra UMKM

Pada akhirnya, keberhasilan BRI dalam menjaga kualitas kredit di tengah ekonomi yang dinamis menunjukkan bahwa perbankan tidak hanya harus fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada keberlanjutan. Dengan strategi yang matang, BRI telah membuktikan bahwa kesehatan portofolio kredit bisa dipertahankan tanpa mengorbankan akses kredit bagi pelaku UMKM. Ini menjadi contoh bagaimana bank dapat berperan aktif dalam membangun perekonomian yang lebih kuat dan adil.

FAQ

Apa itu KUR?

KUR (Kredit Usaha Rakyat) adalah program kredit yang diberikan oleh bank kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan tujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat.

Bagaimana BRI menjaga kualitas kredit?

BRI menjaga kualitas kredit melalui strategi pengelolaan risiko yang terstruktur, termasuk pembagian proses menjadi tiga tahap: front-end, mid-end, dan back-end.

Apa manfaat KUR bagi UMKM?

KUR membantu UMKM mendapatkan akses kredit yang lebih mudah dan murah, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing mereka di pasar.

Bagaimana NPL dihitung?

Non-Performing Loan (NPL) adalah kredit yang tidak dibayar selama 90 hari atau lebih. Tingkat NPL digunakan sebagai indikator kesehatan portofolio kredit suatu bank.

Apakah BRI memiliki rencana lanjutan untuk KUR?

Ya, BRI terus berkomitmen untuk memperluas akses kredit kepada UMKM dan menjaga kualitas kredit secara berkelanjutan.

Tag:

LaporanBankir #JagaKualitasKredit #EkonomiDinamis #BRI #KUR #UMKM #NPL #PertumbuhanEkonomi #Kewirausahaan #PemerintahIndonesia #BankRakyatIndonesia #PembiayaanUsaha #KreditMacet #AsuransiKredit #RecoveryRate #PemerataanEkonomi #PemberantasanKemiskinan #StrategiPerbankan #PerekonomianRakyat

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Maritim di Indonesia: Panduan Lengkap

    Strategi dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Maritim di Indonesia: Panduan Lengkap

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi maritim. Wilayah perairannya yang luas tidak hanya menjadi jalur perdagangan strategis, tetapi juga sumber daya alam yang melimpah. Dengan memaksimalkan potensi ini, perekonomian nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, dan memperkuat posisi Indonesia di panggung global. Pengembangan ekonomi maritim […]

  • Contoh Surat Perjanjian Pinjam Uang yang Sah dan Lengkap

    Contoh Surat Perjanjian Pinjam Uang yang Sah dan Lengkap

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Dalam kehidupan sehari-hari, situasi mendesak sering kali memaksa seseorang untuk meminjam uang. Meskipun pinjaman bisa menjadi solusi cepat, tanpa adanya surat perjanjian pinjam uang, risiko perselisihan antara pihak pemberi dan penerima pinjaman bisa terjadi. Oleh karena itu, membuat surat perjanjian pinjam uang adalah langkah penting untuk menjaga kepercayaan dan melindungi hak kedua belah pihak. Surat […]

  • Mengapa Kerajaan Samudra Pasai Menjadi Pusat Perdagangan Utama di Nusantara?

    Mengapa Kerajaan Samudra Pasai Menjadi Pusat Perdagangan Utama di Nusantara?

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Pada abad ke-13, Kerajaan Samudra Pasai muncul sebagai salah satu pusat perdagangan terpenting di kawasan Asia Tenggara. Letak geografis yang strategis, hasil bumi yang melimpah, dan hubungan diplomatik yang kuat menjadi faktor utama mengapa kerajaan ini menjadi poros perdagangan maritim yang sangat penting. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi alasan-alasan mengapa Kerajaan Samudra Pasai menjadi […]

  • Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka 

    Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka 

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Padang Lawas – Aktivis Sumatera Utara sekaligus demisioner Ketua MPM Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, Ismail Siregar, mendesak Bupati Padang Lawas untuk mencopot Kepala Desa Gunung Malintang apabila nantinya di pastikan keterlibatannya dalam kasus penganiayaan , yang di anggap melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Desakan tersebut disampaikan dengan mencuatnya dugaan kasus penganiayaan yang terjadi […]

  • Aktivitas Manufaktur Indonesia Tumbuh Selama Tiga Bulan Beruntun Hingga Oktober 2025

    Aktivitas Manufaktur Indonesia Tumbuh Selama Tiga Bulan Beruntun Hingga Oktober 2025

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Indonesia kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan di sektor manufaktur. Setelah mengalami penurunan beberapa tahun terakhir, kinerja industri pengolahan nasional kini mulai menunjukkan tren positif. Pada Oktober 2025, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia mencapai level 51,2, meningkat dari posisi 50,4 pada September 2025. Angka ini menandakan bahwa aktivitas produksi berada di zona ekspansi untuk ketiga bulan […]

  • Pengertian dan Cara Membaca Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD)

    Pengertian dan Cara Membaca Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD)

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk menetapkan besarnya pajak terutang yang harus dibayar oleh wajib pajak. SKPD merupakan bagian penting dalam sistem perpajakan daerah, karena menjadi dasar bagi wajib pajak untuk memahami kewajiban mereka dalam membayar pajak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jenis-Jenis Surat Ketetapan Pajak Daerah […]

expand_less