Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Pengguna E-Commerce di Indonesia: Tren dan Statistik Terkini

Pengguna E-Commerce di Indonesia: Tren dan Statistik Terkini

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 1.532
  • comment 0 komentar

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, pengguna e-commerce di Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memilih belanja online, industri ini menjadi salah satu sektor paling dinamis dalam perekonomian nasional. Tren ini tidak hanya mencerminkan perubahan perilaku konsumen, tetapi juga menandai transformasi digital yang pesat di Tanah Air.

Menurut laporan Mandiri Institute, nilai transaksi e-commerce di Indonesia kembali menguat pada tahun 2024 setelah sempat melemah pada 2023. Peningkatan ini menunjukkan bahwa minat penggunaan e-commerce semakin meningkat, bahkan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil. Kemudahan akses, efisiensi waktu, serta promo menarik yang ditawarkan menjadikan e-commerce sebagai pilihan utama bagi masyarakat.

Dari data historis, nilai transaksi e-commerce di Indonesia telah berkembang secara signifikan sejak 2017. Pada tahun tersebut, nilai transaksi hanya sebesar Rp42 triliun, namun angka ini melonjak tajam menjadi Rp106 triliun pada 2018, dan terus meningkat hingga mencapai Rp401 triliun pada 2021. Meski terjadi penurunan 4,7% pada 2023, nilai transaksi kembali naik 7,3% pada 2024 menjadi Rp487 triliun.

Pertumbuhan pengguna e-commerce di Indonesia dari tahun ke tahun

Berdasarkan data PDSI Kemendag, jumlah pengguna e-commerce di Indonesia telah bertambah 69% selama lima tahun terakhir, dari 38 juta pengguna pada 2020 menjadi 65 juta pada 2024. Proyeksi menunjukkan bahwa jumlah ini akan terus meningkat hingga mencapai 99 juta pengguna pada 2029. Angka ini menunjukkan bahwa e-commerce tidak hanya menjadi tren sementara, tetapi juga bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Indonesia juga menjadi negara dengan nilai penjualan e-commerce terbesar di Asia Tenggara pada 2024. Berdasarkan proyeksi Cube Asia, nilai total penjualan neto (net merchandise value) mencapai US$64 miliar, atau sekitar 42,6% dari total nilai penjualan e-commerce di ASEAN. Thailand dan Filipina masing-masing mencatatkan US$24 miliar dan US$19 miliar, menunjukkan bahwa Indonesia masih unggul dalam skala regional.

Selain itu, laporan e-Conomy SEA 2025 menyebutkan bahwa nilai Gross Merchandise Value (GMV) sektor e-commerce diperkirakan mencapai 71 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.187 triliun) pada 2025, meningkat 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini adalah pertumbuhan video commerce, yang kini menjadi mesin utama dalam mengakselerasi aktivitas belanja online.

Video commerce sebagai tren baru dalam e-commerce

Video commerce, yang merupakan konten video yang digunakan untuk mempromosikan dan menjual produk secara online, telah memberikan dampak besar pada industri e-commerce. Volume transaksi video commerce melonjak hingga 90 persen dari tahun ke tahun, sementara waktu yang dihabiskan konsumen untuk menonton video belanja meningkat lebih dari 400 persen. Hal ini menunjukkan bahwa visualisasi dan demonstrasi produk secara langsung sangat diminati oleh konsumen.

Tidak hanya itu, sektor digital lain seperti transportasi dan layanan pesan antar makanan, online travel, media online, serta layanan keuangan digital juga ikut tumbuh. Pertumbuhan rata-rata sebesar 13 persen dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa ekosistem digital Indonesia semakin kuat dan beragam.

Namun, meskipun pertumbuhan e-commerce terlihat positif, industri ini masih menghadapi tantangan. Minimnya pemahaman UMKM terhadap pemasaran digital, serta ketidakmerataan infrastruktur logistik dan pembayaran digital, terutama di luar Pulau Jawa, menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, kolaborasi antara pelaku bisnis, pemerintah, dan regulator menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.

Pengguna e-commerce di Indonesia terus meningkat, dan tren ini menunjukkan bahwa industri ini tidak hanya menjadi pilihan belanja, tetapi juga bagian dari transformasi ekonomi digital yang sedang berlangsung. Dengan inovasi dan adaptasi yang cepat, e-commerce di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilayah dengan Kegiatan Industri Seperti Pabrik yang Banyak Terdapat di Indonesia

    Wilayah dengan Kegiatan Industri Seperti Pabrik yang Banyak Terdapat di Indonesia

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi dan bisnis yang terus berkembang, wilayah-wilayah di Indonesia yang memiliki kegiatan industri seperti pabrik menjadi fokus utama dalam pengembangan ekonomi nasional. Kehadiran pabrik tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas tetapi juga memengaruhi struktur tenaga kerja, infrastruktur, dan lingkungan sekitar. Berikut ini adalah pembahasan mengenai wilayah-wilayah yang menjadi pusat aktivitas industri di […]

  • Satu tahun Kepemimpinan Siska–Sudirman, pemkot Kendari gelar ekspose capaian pembangunan

    Satu tahun Kepemimpinan Siska–Sudirman, pemkot Kendari gelar ekspose capaian pembangunan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Kendari – Pemerintah Kota Kendari akan menggelar ekspose satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Sudirman, pada Selasa, 3 Maret 2026 sore. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di lapangan upacara Kantor Balai Kota Kendari dan direncanakan dihadiri kurang lebih 2.500 orang dari berbagai unsur masyarakat, jajaran Organisasi Perangkat […]

  • Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) menjamin seluruh korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Kepulauan Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026). Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar tersebut mengalami kebakaran saat berlayar. Hingga kini proses evakuasi serta pendataan korban masih terus dilakukan oleh instansi […]

  • Pengertian dan Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi pada Masa Orde Lama

    Pengertian dan Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi pada Masa Orde Lama

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Pendahuluan Kebijakan ekonomi pada masa Orde Lama memiliki peran penting dalam membentuk fondasi perekonomian Indonesia. Pada era tersebut, pemerintah mengambil langkah-langkah besar untuk membangun ekonomi yang mandiri dan adil. Artikel ini akan menjelaskan pengertian kebijakan ekonomi pada masa Orde Lama serta bagaimana kebijakan-kebijakan tersebut diterapkan dan dampaknya terhadap masyarakat. Pembuka Kebijakan ekonomi pada masa Orde […]

  • Pengaruh Kebijakan Ekonomi Alibaba Terhadap Bisnis di Indonesia

    Pengaruh Kebijakan Ekonomi Alibaba Terhadap Bisnis di Indonesia

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global, kebijakan ekonomi Alibaba kini menjadi topik yang menarik perhatian para pelaku bisnis dan pengamat ekonomi di Indonesia. Sebagai salah satu raksasa teknologi asal Tiongkok, Alibaba tidak hanya mengubah wajah industri e-commerce di negara tersebut, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap strategi bisnis di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Alibaba, yang […]

  • BNN DAN KEMENSOS SEPAKAT PERKUAT SINERGI REHABILITASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    BNN DAN KEMENSOS SEPAKAT PERKUAT SINERGI REHABILITASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat sinergi lintas sektor melalui audiensi dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Kantor Kementerian Sosial RI, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (13/7).   Audiensi dipimpin oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, yang didampingi Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Plt. Deputi Bidang Pencegahan, Plt. Deputi […]

expand_less