Breaking News
light_mode
Beranda » Giat Masyarakat » Setelah 8 Tahun, Iuran Kalibata City Akhirnya Naik

Setelah 8 Tahun, Iuran Kalibata City Akhirnya Naik

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 353
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Jakarta – Iuran Pengelolaan Lingkungan Apartemen Kalibata City Jakarta naik. Bagi sebagian besar penghuni, ini bukan kejutan, dan bukan masalah. Delapan tahun tanpa penyesuaian, gedung yang kini hampir dua dekade usianya membutuhkan biaya perawatan yang tidak bisa terus ditekan.

Suhadi tinggal di tower Cendana sejak 2011. Lebih dari satu dekade ia menyaksikan apartemen ini tumbuh dan menua. Pandangannya soal kenaikan IPL sederhana. “Kalau melihat kondisinya, penyesuaian IPL ini sangat bisa dipahami, apalagi sudah sekitar delapan tahun tidak ada penyesuaian,” katanya.

Ia tidak berhenti di situ. Bagi Suhadi, penolakan yang terus diperpanjang justru merugikan penghuni sendiri. Gedung yang tidak mendapat cukup dana perawatan akan berdampak pada kondisi utilitas dan fasilitas ke depan. Bukan ancaman, tapi konsekuensi logis dari matematika sederhana.

Sosialisasi Sudah Berjalan
Errica, penghuni tower Herbras, menyebut penjelasan soal penyesuaian IPL sudah disampaikan lewat Rapat Umum Tahunan Anggota atau RUTA. “Penjelasan sudah kami dapatkan, terutama dalam RUTA. Jadi dari sisi keterbukaan, menurut saya sudah cukup jelas,” katanya.

Sebagai penghuni awal, Errica juga merasakan perubahan di lingkungan hunian selama bertahun-tahun. Dari fasilitas sampai kehidupan sosial antarwarga. Itu yang membuat ia percaya kebijakan ini akhirnya akan kembali ke penghuni dalam bentuk kenyamanan. “Saya percaya penyesuaian IPL ini pada akhirnya akan kembali untuk kepentingan dan kenyamanan warga,” ujarnya.

Angka Yang Perlu Dicatat
IPL Kalibata City tidak pernah disesuaikan selama sekitar 8 tahun
Apartemen Kalibata City berdiri hampir dua dekade
Laporan keuangan sudah disampaikan lewat forum RUTA
Penolakan datang dari sebagian kecil penghuni, status kepemilikannya pun dipertanyakan
Ketua Pengurus P3SRS Kalibata City Musdalifah Pangka menyebut proses penyesuaian sudah melalui pembahasan yang mempertimbangkan kebutuhan operasional, dan transparansi tetap jadi prinsip utama.

Yang menarik, Suhadi mempertanyakan status pihak-pihak yang paling keras menolak. Ia menyebut permintaan pembukaan laporan keuangan dari kelompok yang diragukan statusnya sebagai penghuni tidak realistis, mengingat mekanisme transparansi sudah berjalan lewat RUTA.

Musdalifah juga meminta semua pihak lebih objektif. Polemik yang dibesar-besarkan oleh kelompok kecil, menurutnya, justru mengorbankan kepentingan mayoritas yang ingin huniannya tetap aman dan terawat.

Konteks Yang Lebih Luas
Polemik IPL di apartemen bukan hanya fenomena Kalibata City. Di banyak hunian vertikal Jakarta dan kota besar lain, konflik antara penghuni dan pengelola soal iuran kerap muncul ketika penyesuaian dilakukan setelah periode panjang stagnan.

Makin lama ditunda, makin besar loncatan yang dirasakan saat akhirnya naik. Di sinilah pentingnya penyesuaian berkala yang tersosialisasi dengan baik, bukan kenaikan mendadak yang memancing reaksi.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ijazah Bistamam Lebih Tua Dari Sekolahnya—Sebuah Anomali Yang Sulit Dijelaskan.

    Ijazah Bistamam Lebih Tua Dari Sekolahnya—Sebuah Anomali Yang Sulit Dijelaskan.

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 365
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, JAKARTA – Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, kembali meledak ke permukaan. Setelah lebih dari 10 bulan laporan dinilai mandek di Mabes Polri, Yayasan Dewan Pimpinan Pusat Komisi Pengawasan Korupsi Tindak Pidana Korupsi (KPK TIPIKOR) mengambil langkah keras dengan menyurati Presiden Republik Indonesia serta pimpinan DPR RI. Langkah ini […]

  • Macam Macam Ekonomi Kreatif yang Bisa Anda Kembangkan

    Macam Macam Ekonomi Kreatif yang Bisa Anda Kembangkan

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Macam-Macam Ekonomi Kreatif yang Bisa Anda Kembangkan Dalam era digital yang semakin berkembang, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang menawarkan peluang besar bagi para pelaku bisnis. Tidak hanya menghasilkan produk atau layanan yang bernilai tinggi, ekonomi kreatif juga mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bagaimana macam-macam ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan oleh […]

  • Wapres Gibran hadir dalam acara Imlek Nasional di Lapangan Banteng Jakarta 

    Wapres Gibran hadir dalam acara Imlek Nasional di Lapangan Banteng Jakarta 

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Puncak perayaan Imlek Nasional 2026 digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sore ini. Bagaimana suasana parade puncak perayaan Imlek Nasional 2026 ini? Pantauan awak media di lokasi, Sabtu (28/2/2026), pukul 16.27 WIB, perayaan diawali dengan parade kirab dari depan Gereja Katedral. Peserta parade mulai long march berjalan dari depan Gereja Katedral Jakarta menuju Lapangan […]

  • BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Indonesia kembali menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks, terutama akibat kebijakan moneter global yang semakin ketat. Bank Indonesia (BI) telah memperingatkan bahwa dampak dari kebijakan moneter di tingkat dunia bisa berdampak signifikan pada stabilitas nilai tukar rupiah. Dalam situasi ini, BI harus menyeimbangkan antara menjaga inflasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Deputi Gubernur BI, Dody […]

  • Kesimpulan Kegiatan Perusahaan Ekspor Impor: Pentingnya Evaluasi dan Strategi Bisnis

    Kesimpulan Kegiatan Perusahaan Ekspor Impor: Pentingnya Evaluasi dan Strategi Bisnis

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berkembang, kegiatan ekspor dan impor menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi suatu negara. Indonesia, sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, memiliki potensi besar dalam sektor ini. Namun, untuk memaksimalkan peluang tersebut, perusahaan ekspor impor harus melakukan evaluasi dan pengambilan strategi bisnis yang tepat. […]

  • KEPALA BNN RI BERI KULIAH UMUM DI AULA JAYANG TINGANG, PERKUAT KOMITMEN GENERASI MUDA PERANGI NARKOBA

    KEPALA BNN RI BERI KULIAH UMUM DI AULA JAYANG TINGANG, PERKUAT KOMITMEN GENERASI MUDA PERANGI NARKOBA

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, PALANGKA RAYA, 20 AGUSTUS 2026 — Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Suyudi Ario Seto memberikan kuliah umum di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026) dalam rangkaian kegiatan Gebyar Ananda Bersinar. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kepala BNN RI di Kalimantan Tengah tersebut turut […]

expand_less