Konser Akbar Monas 2026 Ajak Masyarakat Nikmati Musik Klasik Gratis di Ruang Terbuka
- account_circle radarekonomi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Jakarta, RadarEkonomi.com– Panitia Konser Akbar Monas 2026 mengajak masyarakat dari seluruh kalangan untuk menghadiri pertunjukan musik klasik terbuka yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sabtu (18/7/2026) pukul 18.30 WIB.
Dalam konferensi pers menjelang acara, Konduktor Aula Simfonia Jakarta, Yuni Storm, didampingi Ketua Panitia Wijaya Subekti, menjelaskan bahwa konser akan berlangsung sekitar dua jam dengan menghadirkan perpaduan lagu kebangsaan, lagu-lagu nasional, serta karya-karya musik klasik yang telah dikenal luas oleh masyarakat.
“Kami akan memulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan lagu-lagu nasional dan beberapa karya musik klasik yang sudah akrab di telinga masyarakat,” ujar Yuni Storm.
Menurutnya, seluruh penampilan akan dibawakan oleh Jakarta Simfonia Orchestra dan Jakarta Oratorio Society, dua ansambel yang berada di bawah naungan Aula Simfonia Jakarta.
Yuni menjelaskan, Aula Simfonia Jakarta didirikan oleh Stephen Tong sebagai tempat pertunjukan musik klasik yang mengedepankan kualitas akustik alami tanpa menggunakan pengeras suara, sehingga seluruh pertunjukan disajikan secara organik.
Ia juga menegaskan bahwa musik klasik bukan hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu.
“Musik klasik adalah milik semua orang. Kami ingin memasyarakatkan musik klasik sehingga dapat dinikmati oleh siapa saja, dari berbagai usia dan latar belakang,” katanya.
Panitia menargetkan kehadiran puluhan ribu masyarakat. Sebanyak 10.000 kursi telah disiapkan di area konser, sementara jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 40.000 hingga 50.000 orang.
Sementara itu, Ketua Panitia Wijaya Subekti mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam penyelenggaraan konser di ruang terbuka adalah kondisi cuaca dan luasnya area pelaksanaan. Namun, ia bersyukur cuaca mendukung sehingga masyarakat dapat menikmati pertunjukan dengan nyaman.
“Kami berharap masyarakat bisa menikmati konser dengan santai di bawah langit malam Monas. Kalau lagunya enak, silakan ikut menikmati suasananya,” ujarnya.
Panitia juga menegaskan bahwa seluruh musisi yang tampil merupakan putra-putri terbaik Indonesia. Melalui konser ini, masyarakat diajak untuk lebih menghargai dan mendukung karya para musisi dalam negeri.
“Kami ingin masyarakat Indonesia semakin bangga terhadap musisi Indonesia. Jangan sampai lebih mengenal musisi luar negeri, sementara banyak talenta hebat dari negeri sendiri yang layak mendapat apresiasi,” kata Yuni.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, panitia memilih memusatkan perhatian pada kualitas pertunjukan orkestra dan paduan suara. Oleh karena itu, tidak ada agenda khusus menghadirkan tokoh nasional sebagai tamu utama, karena fokus utama konser adalah penampilan para musisi Indonesia.
Konser Akbar Monas 2026 digelar secara gratis dan terbuka untuk umum tanpa registrasi. Panitia berharap kegiatan ini dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap musik klasik sekaligus menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh warga.
Irwan Santhosa
- Penulis: radarekonomi



Saat ini belum ada komentar