Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Masa Orde Baru di Indonesia

Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Masa Orde Baru di Indonesia

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 345
  • comment 0 komentar

Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto (1966–1998), Indonesia mengalami perubahan signifikan dalam berbagai aspek, termasuk perekonomian. Kebijakan ekonomi yang diterapkan pada era Orde Baru bertujuan untuk menciptakan stabilitas, memacu pertumbuhan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Meskipun kebijakan ini memiliki dampak positif yang signifikan, ia juga membawa tantangan dan masalah struktural yang masih terasa hingga saat ini.

Stabilisasi ekonomi menjadi salah satu fokus utama kebijakan Orde Baru. Sebelumnya, Indonesia menghadapi inflasi tinggi dan ketidakstabilan moneter. Pemerintah berhasil menurunkan inflasi melalui kebijakan moneter yang ketat dan disiplin fiskal. Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara dilakukan secara masif, sehingga meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung arus perdagangan.

Salah satu program unggulan Orde Baru adalah Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). Repelita menjadi panduan pembangunan yang sistematis dan terencana. Setiap periode Repelita memiliki fokus yang berbeda, mulai dari rehabilitasi ekonomi hingga peningkatan daya saing ekonomi. Program-program ini memberikan arah yang jelas bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan dan alokasi anggaran.

Sektor pertanian juga menjadi prioritas. Program Bimas dan Inmas berhasil meningkatkan produksi beras, sehingga Indonesia mencapai swasembada beras pada 1980-an. Di sisi lain, sektor industri dikembangkan melalui kebijakan substitusi impor dan promosi ekspor. Pemerintah memberikan insentif kepada investor, seperti keringanan pajak dan pembebasan bea masuk, sehingga sektor industri berkembang pesat.

Koperasi juga menjadi bagian penting dari kebijakan ekonomi Orde Baru. Pemerintah memberikan kredit lunak dan pendidikan kepada koperasi sebagai wadah usaha kecil dan menengah. Namun, kinerja koperasi selama era ini masih belum optimal karena berbagai kendala seperti kurangnya modal dan sumber daya manusia.

Dampak positif dari kebijakan ekonomi Orde Baru antara lain pertumbuhan ekonomi yang stabil, penurunan kemiskinan, peningkatan pendapatan per kapita, serta pembangunan infrastruktur yang luas. Namun, ada juga dampak negatif seperti kesenjangan ekonomi yang semakin lebar, korupsi, utang luar negeri yang besar, dan ketergantungan pada investasi asing.

Warisan dari kebijakan ekonomi Orde Baru masih terasa hingga saat ini. Infrastruktur yang dibangun pada masa itu masih menjadi tulang punggung perekonomian, sementara sektor industri tetap menjadi salah satu sektor utama. Namun, masalah seperti korupsi dan ketimpangan ekonomi masih menjadi tantangan yang harus diatasi oleh pemerintah saat ini.

pembangunan infrastruktur masa orde baru

pertumbuhan ekonomi indonesia era orde baru

swasembada beras di era orde baru

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemahaman Mendalam tentang Kebijakan dan Strategi Pembangunan Ekonomi

    Pemahaman Mendalam tentang Kebijakan dan Strategi Pembangunan Ekonomi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, kebijakan dan strategi pembangunan ekonomi menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif. Indonesia, sebagai salah satu negara berkembang dengan potensi besar, terus berupaya mengoptimalkan kebijakan ekonomi agar mampu menjawab tantangan masa depan. Kebijakan ekonomi adalah kerangka kerja yang dirancang oleh pemerintah untuk mengatur dan memandu arah […]

  • Maxsi : Peradi Profesional Kompak dan Solid serta menjadi lebih baik dari sebelumnya

    Maxsi : Peradi Profesional Kompak dan Solid serta menjadi lebih baik dari sebelumnya

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Jakarta – Maxsi, anggota Peradi Profesional dari DPC Makassar, menyampaikan harapannya agar Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional periode 2026–2031 dapat menjadi organisasi advokat yang solid, kompak, dan mampu membawa perubahan positif dalam dunia hukum di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Maxsi usai mengikuti pelantikan pengurus Peradi Profesional yang berlangsung di Grand Ballroom Lt. 2 Hotel Fairmont […]

  • Akses Pasar Ekspor ke Timur Tengah Diperluas: Peluang dan Tantangan bagi Bisnis Indonesia

    Akses Pasar Ekspor ke Timur Tengah Diperluas: Peluang dan Tantangan bagi Bisnis Indonesia

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika global yang terus berubah, pemerintah Indonesia terus berupaya memperluas akses pasar ekspor, khususnya ke kawasan Timur Tengah. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan arus perdagangan luar negeri, tetapi juga memberikan peluang baru bagi pelaku usaha lokal, terutama UMKM, untuk menembus pasar internasional. Dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat pertumbuhan ekonomi […]

  • Cara Mencari Kantor Dinas Ketenagakerjaan Terdekat di Indonesia

    Cara Mencari Kantor Dinas Ketenagakerjaan Terdekat di Indonesia

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Slug: cara-mencari-kantor-dinas-ketenagakerjaan-terdekat-di-indonesia Pendahuluan Di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompleks, penting bagi setiap pekerja untuk memahami hak dan kewajibannya. Salah satu aspek penting adalah mengetahui lokasi kantor dinas ketenagakerjaan terdekat. Tidak hanya membantu dalam pengurusan administrasi, tetapi juga menjadi jalan untuk mendapatkan perlindungan sosial yang diperlukan. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara […]

  • PT Golden Eagle Energy Tbk Gelar RUPST 2026, Bahas Empat Agenda Strategis Perseroan

    PT Golden Eagle Energy Tbk Gelar RUPST 2026, Bahas Empat Agenda Strategis Perseroan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – PT Golden Eagle Energy Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (26/6/2026) pukul 14.00 WIB di Lausanne Ballroom, Swissôtel Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Rapat diselenggarakan secara hybrid, yakni melalui kehadiran fisik dan secara elektronik menggunakan fasilitas eASY.KSEI Pelaksanaan RUPST mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang […]

  • Pemerintah Fokus Menciptakan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat: Tantangan dan Strategi

    Pemerintah Fokus Menciptakan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat: Tantangan dan Strategi

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 menjadi salah satu instrumen utama dalam menjawab tantangan-tantangan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks. Pemerintah tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan sosial dan […]

expand_less