Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Apakah BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan? Ini Penjelasannya

Apakah BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan? Ini Penjelasannya

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • visibility 633
  • comment 0 komentar

Pendahuluan

BPJS Ketenagakerjaan adalah salah satu program jaminan sosial yang sangat penting bagi pekerja di Indonesia. Salah satu manfaat utama dari BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Hari Tua (JHT), yang bisa dicairkan ketika peserta mengalami perubahan status kerja, seperti mengundurkan diri, pensiun, atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, banyak orang masih bingung apakah JHT ini benar-benar bisa dicairkan dan bagaimana prosesnya. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap mengenai apakah BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan serta langkah-langkahnya.

Pembuka

Seiring dengan perkembangan teknologi, BPJS Ketenagakerjaan kini memberikan kemudahan bagi peserta dalam melakukan klaim JHT. Proses pencairan dana tidak lagi membutuhkan kehadiran langsung ke kantor cabang, karena saat ini dapat dilakukan secara online melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) atau situs Lapak Asik. Namun, sebelum mencairkan dana, peserta harus memenuhi beberapa syarat dan persyaratan tertentu.

Pembahasan Utama

1. Apakah BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan?

Ya, BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan dalam bentuk JHT, asalkan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak BPJS. JHT bisa diberikan kepada peserta yang sudah berhenti bekerja, baik karena mengundurkan diri, PHK, pensiun, atau alasan lain sesuai ketentuan. Selain itu, ada juga klaim sebagian JHT untuk kondisi tertentu seperti cacat total atau meninggal dunia.

2. Syarat Pencairan JHT

Untuk mencairkan JHT, peserta harus menyiapkan dokumen-dokumen berikut:

  • Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • E-KTP
  • Buku Tabungan
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Keterangan Berhenti Bekerja
  • NPWP (jika ada)

Selain dokumen, peserta juga harus memenuhi kriteria seperti usia pensiun, masa kerja minimal, dan alasan pengajuan yang valid.

3. Cara Mencairkan JHT Secara Online

BPJS Ketenagakerjaan menyediakan dua metode pencairan secara online, yaitu melalui aplikasi JMO dan situs Lapak Asik.

Melalui Aplikasi JMO:
– Unduh aplikasi JMO dari Play Store atau App Store.
– Registrasi atau login menggunakan data KTP dan nomor peserta BPJS.
– Pastikan data pribadi sudah lengkap dan benar.
– Pilih menu “Jaminan Hari Tua” dan klik “Klaim JHT”.
– Isi data dan lakukan swafoto sesuai panduan.
– Masukkan NPWP dan rekening bank.
– Konfirmasi pengajuan dan pantau proses melalui menu “Tracking Klaim”.

Melalui Situs Lapak Asik:
– Kunjungi situs Lapak Asik.
– Isi data diri seperti NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.
– Unggah dokumen persyaratan dan foto diri.
– Tunggu notifikasi untuk wawancara online via video call.
– Setelah verifikasi, saldo JHT akan dikirim ke rekening yang terdaftar.

4. Cara Mencairkan JHT Secara Offline

Bagi yang lebih nyaman mengurus secara langsung, BPJS Ketenagakerjaan juga melayani klaim di kantor cabang. Prosedurnya antara lain:

  • Persiapkan dokumen lengkap.
  • Datang ke kantor cabang terdekat.
  • Ambil nomor antrian di loket layanan.
  • Isi formulir klaim.
  • Lakukan wawancara dengan petugas.
  • Tunggu hingga dana cair, biasanya 3–7 hari kerja.

5. Waktu Pencairan Dana

Waktu pencairan JHT bergantung pada jumlah saldo dan kelengkapan dokumen. Untuk saldo di bawah Rp10 juta, proses bisa selesai dalam satu hari kerja. Sementara itu, saldo di atas Rp10 juta membutuhkan waktu maksimal lima hari kerja setelah berkas dinyatakan lengkap.

Penutup

BPJS Ketenagakerjaan memang bisa dicairkan, terutama dalam bentuk JHT, dengan proses yang cukup mudah dan praktis. Baik melalui online maupun offline, peserta dapat mencairkan dana sesuai ketentuan yang berlaku. Penting untuk memperhatikan syarat dan waktu pencairan agar proses berjalan lancar. Dengan adanya layanan digital, pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan semakin efisien dan memberi kenyamanan bagi peserta.

BPJS Ketenagakerjaan proses klaim online

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kaji Perluasan Insentif Pajak Kendaraan Listrik: Apa yang Perlu Diketahui?

    Pemerintah Kaji Perluasan Insentif Pajak Kendaraan Listrik: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan global untuk mengurangi emisi karbon dan mendorong penggunaan energi terbarukan, pemerintah Indonesia kini tengah mempertimbangkan perluasan insentif pajak bagi kendaraan listrik. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan bertenaga listrik, sekaligus memberikan dorongan ekonomi bagi industri otomotif nasional. Insentif pajak saat ini telah diberlakukan melalui Peraturan […]

  • Panduan Lengkap Kuliah E-Commerce di Indonesia untuk Pemula

    Panduan Lengkap Kuliah E-Commerce di Indonesia untuk Pemula

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Kuliah e-commerce di Indonesia kini menjadi pilihan menarik bagi para calon mahasiswa yang ingin memasuki dunia bisnis digital. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat akan transaksi online, bidang ini menawarkan peluang karier yang sangat menjanjikan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang kuliah e-commerce di Indonesia, mulai dari jurusan yang relevan hingga prospek […]

  • Kepercayaan Bisnis di Sektor Manufaktur Menurun Akibat Kenaikan Biaya Input

    Kepercayaan Bisnis di Sektor Manufaktur Menurun Akibat Kenaikan Biaya Input

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Sektor manufaktur Indonesia kembali menjadi sorotan setelah data terbaru menunjukkan bahwa kepercayaan bisnis di sektor ini sedikit melemah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kenaikan biaya input yang semakin menghimpit pelaku usaha. Meski ada indikasi perbaikan dari bulan sebelumnya, kondisi ini masih memicu kekhawatiran akan stabilitas ekonomi dan daya saing industri dalam […]

  • Tasyakuran HUT Ke – 107 Pemadam Kebakaran

    Tasyakuran HUT Ke – 107 Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Dalam rangka memperingati HUT ke-107 Pemadam Kebakaran yang jatuh pada 1 Maret 2026, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan tasyakuran yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 107 anak yatim di lima wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian sekaligus bentuk kepedulian sosial […]

  • Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Pengumuman kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 yang akan diumumkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan pada 21 November 2025 menjadi topik yang sangat dinantikan oleh berbagai pihak, termasuk buruh, pengusaha, dan ekonom. Perkiraan kenaikan UMP yang mencapai 8,5 hingga 10,5 persen menimbulkan pertanyaan besar tentang dampaknya terhadap inflasi nasional. Analisis ini akan membahas potensi dampak kenaikan UMP […]

  • Inilah Jenis-Jenis Jasa Perbankan yang Umum Dikenal

    Inilah Jenis-Jenis Jasa Perbankan yang Umum Dikenal

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, perbankan tidak hanya menjadi tempat menabung atau meminjam uang. Jasa perbankan mencakup berbagai layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah secara menyeluruh. Berikut ini adalah beberapa jenis jasa perbankan yang umum dikenal dan sering digunakan. 1. Jasa Simpanan Jasa simpanan merupakan salah satu layanan […]

expand_less