Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Arus Modal Asing Keluar Mayoritas dari Pasar SBN dan SRBI: Analisis Terkini

Arus Modal Asing Keluar Mayoritas dari Pasar SBN dan SRBI: Analisis Terkini

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 189
  • comment 0 komentar

Pasar keuangan Indonesia kembali menghadapi arus keluar modal asing pada awal November 2025. Setelah sebelumnya mencatatkan aliran masuk di akhir Oktober, investor asing kembali melakukan penjualan bersih yang signifikan. Data dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa selama periode transaksi 3–6 November 2025, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp4,58 triliun. Hal ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku pasar dan otoritas keuangan.

Kondisi ini terjadi karena tekanan yang berasal dari dua pasar utama, yaitu Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Dalam data BI, penjualan bersih di pasar SBN mencapai Rp4,42 triliun, sementara di pasar SRBI sebesar Rp2,69 triliun. Meskipun pasar saham masih menjadi satu-satunya penopang dengan net buy asing sebesar Rp2,54 triliun, angka tersebut tidak cukup untuk menutupi kerugian di pasar surat utang.

Secara keseluruhan, sejak awal tahun hingga 6 November 2025, investor asing tercatat melakukan jual neto di berbagai pasar keuangan. Total penjualan asing di pasar saham mencapai Rp39,13 triliun, diikuti oleh Rp0,91 triliun di pasar SBN, serta Rp137,71 triliun di instrumen SRBI. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada sedikit aliran masuk pada akhir Oktober, tren secara kumulatif sepanjang tahun masih berada di zona negatif.

Kenaikan premi CDS Indonesia sebagai indikator risiko investasi

Salah satu indikator penting yang menggambarkan persepsi risiko terhadap perekonomian Indonesia adalah Credit Default Swap (CDS). Premi CDS Indonesia tenor 5 tahun naik ke level 75,49 basis poin (bps) per 6 November 2025, dari 73,03 bps pada 31 Oktober 2025. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian di mata investor global. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) turut memengaruhi arus modal asing.

CDS sendiri merupakan instrumen derivatif yang digunakan sebagai perlindungan terhadap risiko gagal bayar suatu negara. Semakin tinggi nilai CDS, semakin besar biaya risiko yang harus dibayar oleh investor. Namun, meski kenaikan CDS menunjukkan peningkatan risiko, nilai tersebut masih dalam level yang relatif aman.

Penurunan yield SBN dan kenaikan yield US Treasury

Selain itu, penurunan yield SBN 10 tahun dari 6,17% menjadi 6,15% juga menjadi isu penting. Di sisi lain, yield US Treasury Note 10 tahun naik ke level 4,083% pada akhir perdagangan Kamis (6/11). Perbedaan imbal hasil antara SBN dan US Treasury turut mendorong investor global melakukan rotasi portofolio dari aset berisiko ke aset aman (safe haven).

Dari sisi nilai tukar, rupiah melemah tipis di level Rp16.695 per dolar AS pada Jumat (7/11), dibandingkan posisi penutupan perdagangan Kamis (6/11) di Rp16.690 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah ke level 99,73 pada akhir perdagangan Kamis (6/11). Fluktuasi ini menunjukkan tekanan eksternal terhadap rupiah, terutama akibat penguatan dolar AS.

Tren arus modal asing di pasar keuangan Indonesia

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait, serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan mencegah adanya gejolak lebih lanjut.

Di sisi lain, para analis ekonomi menyatakan bahwa aliran modal asing yang kembali keluar tidak lepas dari faktor-faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal seperti penguatan dolar AS dan spekulasi The Federal Reserve (The Fed) belum akan memangkas suku bunga kembali di pertemuan Desember mendatang turut memengaruhi keputusan investor. Sementara itu, faktor internal seperti ketidakpastian kebijakan pemerintah dan beban perbankan milik negara juga menjadi tantangan bagi investor asing.

Investor asing menarik dana dari pasar saham

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mohamad Adityo mengungkapkan bahwa penarikan dana investor asing di pasar modal masih lebih besar dibandingkan pembelian sejak Oktober 2024. Hal ini sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang beberapa hari ini turun ke bawah 6.500 dari posisi di level 7.000 pada awal Februari.

Namun, pasar surat utang seperti SBN tetap stabil. Bahkan, rupiah yang melemah ke level Rp16.000 lebih tidak memengaruhi selera investor asing yang mencakup 14 persen total investor untuk menyimpan uangnya di SBN. Adityo menjelaskan bahwa biasanya jika ada aksi jual di pasar obligasi, rupiah juga melemah. Namun, saat ini, rupiah melemah lebih kepada faktor eksternal, seperti pengeluaran dollar AS.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai bahwa besarnya aksi jual investor di pasar saham disebabkan baik faktor eksternal maupun internal Indonesia. Salah satunya, sentimen kebijakan Presiden AS Donald Trump yang masih memengaruhi pasar global. Selain itu, kebijakan-kebijakan yang kontradiktif dengan pertumbuhan ekonomi domestik juga menjadi penyebab utama.

Selain itu, beban perbankan milik negara yang harus mendukung program-program pemerintah seperti 3 juta rumah bersubsidi dan penghapusan utang bagi UMKM turut memengaruhi kinerja saham perbankan BUMN yang selama ini banyak diincar investor asing.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan arus modal asing?

Arus modal asing merujuk pada aliran dana yang masuk atau keluar dari pasar keuangan suatu negara yang berasal dari investor luar negeri. Aliran ini bisa berupa investasi langsung, portofolio, atau pinjaman.

Mengapa arus modal asing keluar dari pasar SBN dan SRBI?

Arus modal asing keluar dari pasar SBN dan SRBI karena tekanan eksternal seperti penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil US Treasury. Selain itu, faktor internal seperti ketidakpastian kebijakan pemerintah dan beban perbankan milik negara juga turut memengaruhi keputusan investor.

Bagaimana dampak arus modal asing terhadap rupiah?

Arus modal asing yang keluar dapat menyebabkan rupiah melemah karena permintaan terhadap dolar AS meningkat. Namun, dalam kasus ini, rupiah melemah lebih disebabkan oleh faktor eksternal daripada aliran modal asing secara langsung.

Apa peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar keuangan?

Bank Indonesia berperan dalam menjaga stabilitas pasar keuangan melalui kebijakan moneter, koordinasi dengan pemerintah, dan optimalisasi strategi bauran kebijakan. Tujuannya adalah untuk menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

Apakah arus modal asing yang keluar ini mengkhawatirkan?

Meskipun arus modal asing yang keluar menunjukkan tekanan, situasi ini masih dalam batas wajar. Namun, perlu dipantau terus menerus karena bisa memengaruhi stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah.

Tagging

ArusModalAsing #SBN #SRBI #InvestasiAsing #CreditDefaultSwap #RupiahMelemah #BankIndonesia #PasarKeuangan #EkonomiIndonesia #BursaSaham #StabilitasEkonomi #PengaruhDolarAS #YieldObligasi #PersepsiRisiko #InvestorGlobal #KebijakanMoneter #IndeksHargaSahamGabungan #KenaikanCDS #ImbalHasilObligasi #PemulihanEkonomi #PolaInvestasi #TrenPasarKeuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah BPJS Ketenagakerjaan Bisa Digunakan untuk Berobat? Ini Penjelasannya

    Apakah BPJS Ketenagakerjaan Bisa Digunakan untuk Berobat? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pertanyaan tentang apakah BPJS Ketenagakerjaan bisa untuk berobat sering muncul di kalangan pekerja Indonesia. Dengan semakin banyaknya kesadaran akan perlindungan sosial, banyak orang ingin memahami lebih dalam mengenai manfaat dan batasan dari program ini. BPJS Ketenagakerjaan adalah salah satu bentuk jaminan sosial yang dikelola oleh pemerintah, namun tidak semua layanan kesehatan bisa ditanggung oleh program […]

  • Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Orde Baru di Indonesia

    Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Orde Baru di Indonesia

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Indonesia pada masa Orde Baru (1966–1998) mengalami transformasi besar-besaran dalam berbagai aspek, termasuk perekonomian. Meskipun sering dikaitkan dengan otoritarianisme dan ketimpangan, kebijakan ekonomi yang diterapkan pada era ini memiliki dampak jangka panjang yang masih terasa hingga kini. Artikel ini akan membahas pengertian serta dampak kebijakan ekonomi Orde Baru, baik positif maupun negatif, dalam konteks sejarah […]

  • Cara Cek Pajak Kendaraan di Jambi Secara Online dan Offline

    Cara Cek Pajak Kendaraan di Jambi Secara Online dan Offline

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jika Anda tinggal di Provinsi Jambi, baik di Kota Jambi maupun berbagai kabupaten seperti Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjab Barat, Tanjab Timur, Tebo, dan Kota Sungai Penuh, kini tidak perlu khawatir lagi dalam mengecek pajak kendaraan. Dengan kemajuan teknologi, proses pengecekan pajak kendaraan bisa dilakukan secara online maupun offline dengan mudah dan […]

  • Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan Sendiri: Panduan Lengkap 2024

    Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan Sendiri: Panduan Lengkap 2024

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang, banyak pekerja di Indonesia mulai mempertanyakan hak dan prosedur terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah bisa menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan sendiri? Pertanyaan ini tidak hanya relevan bagi karyawan yang sedang mencari alternatif keuangan, tetapi juga penting untuk memahami tata kelola jaminan sosial […]

  • Maskapai Wajib Melaporkan Transaksi PPN DTP ke DJP Paling Lambat April 2026: Panduan Lengkap

    Maskapai Wajib Melaporkan Transaksi PPN DTP ke DJP Paling Lambat April 2026: Panduan Lengkap

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan regulasi pajak yang semakin dinamis, pemerintah Indonesia kembali mengeluarkan aturan penting terkait pelaporan pajak pertambahan nilai (PPN) oleh maskapai penerbangan. Aturan ini merupakan bagian dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025 yang berlaku sejak Maret 2025. Salah satu ketentuan utama dalam PMK tersebut adalah kewajiban maskapai untuk melaporkan transaksi PPN […]

  • Apa Itu Infrastruktur Jaringan dan Mengapa Penting?

    Apa Itu Infrastruktur Jaringan dan Mengapa Penting?

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Infrastruktur jaringan adalah fondasi yang mendukung koneksi, keamanan, pengelolaan, dan akses dalam sebuah sistem komunikasi. Dalam era digital saat ini, infrastruktur jaringan menjadi salah satu elemen paling penting dalam menjaga kelancaran operasional bisnis, pemerintahan, dan kehidupan sehari-hari. Tidak hanya terbatas pada kabel dan perangkat keras, infrastruktur jaringan juga mencakup konfigurasi logis, protokol, dan layanan yang […]

expand_less