Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Arus Modal Asing Keluar Mayoritas dari Pasar SBN dan SRBI: Analisis Terkini

Arus Modal Asing Keluar Mayoritas dari Pasar SBN dan SRBI: Analisis Terkini

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 350
  • comment 0 komentar

Pasar keuangan Indonesia kembali menghadapi arus keluar modal asing pada awal November 2025. Setelah sebelumnya mencatatkan aliran masuk di akhir Oktober, investor asing kembali melakukan penjualan bersih yang signifikan. Data dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa selama periode transaksi 3–6 November 2025, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp4,58 triliun. Hal ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku pasar dan otoritas keuangan.

Kondisi ini terjadi karena tekanan yang berasal dari dua pasar utama, yaitu Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Dalam data BI, penjualan bersih di pasar SBN mencapai Rp4,42 triliun, sementara di pasar SRBI sebesar Rp2,69 triliun. Meskipun pasar saham masih menjadi satu-satunya penopang dengan net buy asing sebesar Rp2,54 triliun, angka tersebut tidak cukup untuk menutupi kerugian di pasar surat utang.

Secara keseluruhan, sejak awal tahun hingga 6 November 2025, investor asing tercatat melakukan jual neto di berbagai pasar keuangan. Total penjualan asing di pasar saham mencapai Rp39,13 triliun, diikuti oleh Rp0,91 triliun di pasar SBN, serta Rp137,71 triliun di instrumen SRBI. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada sedikit aliran masuk pada akhir Oktober, tren secara kumulatif sepanjang tahun masih berada di zona negatif.

Kenaikan premi CDS Indonesia sebagai indikator risiko investasi

Salah satu indikator penting yang menggambarkan persepsi risiko terhadap perekonomian Indonesia adalah Credit Default Swap (CDS). Premi CDS Indonesia tenor 5 tahun naik ke level 75,49 basis poin (bps) per 6 November 2025, dari 73,03 bps pada 31 Oktober 2025. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian di mata investor global. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) turut memengaruhi arus modal asing.

CDS sendiri merupakan instrumen derivatif yang digunakan sebagai perlindungan terhadap risiko gagal bayar suatu negara. Semakin tinggi nilai CDS, semakin besar biaya risiko yang harus dibayar oleh investor. Namun, meski kenaikan CDS menunjukkan peningkatan risiko, nilai tersebut masih dalam level yang relatif aman.

Penurunan yield SBN dan kenaikan yield US Treasury

Selain itu, penurunan yield SBN 10 tahun dari 6,17% menjadi 6,15% juga menjadi isu penting. Di sisi lain, yield US Treasury Note 10 tahun naik ke level 4,083% pada akhir perdagangan Kamis (6/11). Perbedaan imbal hasil antara SBN dan US Treasury turut mendorong investor global melakukan rotasi portofolio dari aset berisiko ke aset aman (safe haven).

Dari sisi nilai tukar, rupiah melemah tipis di level Rp16.695 per dolar AS pada Jumat (7/11), dibandingkan posisi penutupan perdagangan Kamis (6/11) di Rp16.690 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah ke level 99,73 pada akhir perdagangan Kamis (6/11). Fluktuasi ini menunjukkan tekanan eksternal terhadap rupiah, terutama akibat penguatan dolar AS.

Tren arus modal asing di pasar keuangan Indonesia

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait, serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan mencegah adanya gejolak lebih lanjut.

Di sisi lain, para analis ekonomi menyatakan bahwa aliran modal asing yang kembali keluar tidak lepas dari faktor-faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal seperti penguatan dolar AS dan spekulasi The Federal Reserve (The Fed) belum akan memangkas suku bunga kembali di pertemuan Desember mendatang turut memengaruhi keputusan investor. Sementara itu, faktor internal seperti ketidakpastian kebijakan pemerintah dan beban perbankan milik negara juga menjadi tantangan bagi investor asing.

Investor asing menarik dana dari pasar saham

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mohamad Adityo mengungkapkan bahwa penarikan dana investor asing di pasar modal masih lebih besar dibandingkan pembelian sejak Oktober 2024. Hal ini sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang beberapa hari ini turun ke bawah 6.500 dari posisi di level 7.000 pada awal Februari.

Namun, pasar surat utang seperti SBN tetap stabil. Bahkan, rupiah yang melemah ke level Rp16.000 lebih tidak memengaruhi selera investor asing yang mencakup 14 persen total investor untuk menyimpan uangnya di SBN. Adityo menjelaskan bahwa biasanya jika ada aksi jual di pasar obligasi, rupiah juga melemah. Namun, saat ini, rupiah melemah lebih kepada faktor eksternal, seperti pengeluaran dollar AS.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai bahwa besarnya aksi jual investor di pasar saham disebabkan baik faktor eksternal maupun internal Indonesia. Salah satunya, sentimen kebijakan Presiden AS Donald Trump yang masih memengaruhi pasar global. Selain itu, kebijakan-kebijakan yang kontradiktif dengan pertumbuhan ekonomi domestik juga menjadi penyebab utama.

Selain itu, beban perbankan milik negara yang harus mendukung program-program pemerintah seperti 3 juta rumah bersubsidi dan penghapusan utang bagi UMKM turut memengaruhi kinerja saham perbankan BUMN yang selama ini banyak diincar investor asing.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan arus modal asing?

Arus modal asing merujuk pada aliran dana yang masuk atau keluar dari pasar keuangan suatu negara yang berasal dari investor luar negeri. Aliran ini bisa berupa investasi langsung, portofolio, atau pinjaman.

Mengapa arus modal asing keluar dari pasar SBN dan SRBI?

Arus modal asing keluar dari pasar SBN dan SRBI karena tekanan eksternal seperti penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil US Treasury. Selain itu, faktor internal seperti ketidakpastian kebijakan pemerintah dan beban perbankan milik negara juga turut memengaruhi keputusan investor.

Bagaimana dampak arus modal asing terhadap rupiah?

Arus modal asing yang keluar dapat menyebabkan rupiah melemah karena permintaan terhadap dolar AS meningkat. Namun, dalam kasus ini, rupiah melemah lebih disebabkan oleh faktor eksternal daripada aliran modal asing secara langsung.

Apa peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar keuangan?

Bank Indonesia berperan dalam menjaga stabilitas pasar keuangan melalui kebijakan moneter, koordinasi dengan pemerintah, dan optimalisasi strategi bauran kebijakan. Tujuannya adalah untuk menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

Apakah arus modal asing yang keluar ini mengkhawatirkan?

Meskipun arus modal asing yang keluar menunjukkan tekanan, situasi ini masih dalam batas wajar. Namun, perlu dipantau terus menerus karena bisa memengaruhi stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah.

Tagging

ArusModalAsing #SBN #SRBI #InvestasiAsing #CreditDefaultSwap #RupiahMelemah #BankIndonesia #PasarKeuangan #EkonomiIndonesia #BursaSaham #StabilitasEkonomi #PengaruhDolarAS #YieldObligasi #PersepsiRisiko #InvestorGlobal #KebijakanMoneter #IndeksHargaSahamGabungan #KenaikanCDS #ImbalHasilObligasi #PemulihanEkonomi #PolaInvestasi #TrenPasarKeuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan PPh 21 DTP: Strategi Mengatasi Kenaikan Biaya Hidup di Sektor Pariwisata

    Kebijakan PPh 21 DTP: Strategi Mengatasi Kenaikan Biaya Hidup di Sektor Pariwisata

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia kembali mengambil langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks, khususnya di sektor pariwisata. Salah satu kebijakan yang dianggap penting adalah perluasan pemberian insentif pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) ke sektor pariwisata melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2025. Kebijakan ini dirancang untuk meredam dampak kenaikan biaya […]

  • Syarat Membayar Pajak Motor 5 Tahunan: Panduan Lengkap untuk Wajib Pajak

    Syarat Membayar Pajak Motor 5 Tahunan: Panduan Lengkap untuk Wajib Pajak

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Pajak kendaraan bermotor, termasuk motor, adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik kendaraan di Indonesia. Salah satu jenis pajak yang perlu dibayarkan adalah pajak 5 tahunan, yang mencakup perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan penggantian pelat nomor kendaraan. Proses ini tidak hanya penting untuk mematuhi hukum, tetapi juga membantu menghindari denda atau masalah […]

  • Warga Pertanyakan Dugaan Tangkap Lepas Agen Gas PT BSE Usai Penggerebekan Kasus Oplosan LPG di Binjai 

    Warga Pertanyakan Dugaan Tangkap Lepas Agen Gas PT BSE Usai Penggerebekan Kasus Oplosan LPG di Binjai 

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Binjai – Masyarakat jalan Randu Lingkungan 3, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara yang merupakan pengguna Tabung Gas Subsidi 3 Kg dalam beberapa pekan ini merasa resah, pasalnya tabung Gas yang mereka beli dari Agen PT.BSE diduga isi tabungnya sudah dikurangi alias di Oplos. Berdasarkan keresahan dan laporan masyarakat inilah, […]

  • Apa Itu 1 Lot Berapa Lembar Saham? Penjelasan Lengkap untuk Pemula

    Apa Itu 1 Lot Berapa Lembar Saham? Penjelasan Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Investasi di pasar modal kini semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun, bagi para pemula, istilah-istilah seperti “lot” sering kali terdengar asing dan membingungkan. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah “1 lot berapa lembar saham?”. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang konsep lot saham, termasuk jumlah lembar dalam 1 lot, jenis-jenisnya, serta […]

  • PT Geo Prima Solusi Tbk Gelar RUPST dan RUPSLB, Sepakati Sejumlah Agenda Strategis Pengembangan Usaha

    PT Geo Prima Solusi Tbk Gelar RUPST dan RUPSLB, Sepakati Sejumlah Agenda Strategis Pengembangan Usaha

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, PT Geo Prima Solusi Tbk (GPSO) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang membahas sejumlah agenda strategis terkait operasional, pengembangan usaha, serta penguatan struktur permodalan Perseroan (22/6/2026). Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui empat agenda utama, yaitu 1. Persetujuan atas Laporan Tahunan Direksi, Laporan Tugas […]

  • Cara Cek Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Secara Online dan Offline

    Cara Cek Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Secara Online dan Offline

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Di era digital yang semakin berkembang, proses administrasi seperti pembayaran pajak kendaraan kini bisa dilakukan secara online tanpa perlu repot-repot datang ke kantor Samsat. Hal ini sangat penting bagi masyarakat Jawa Tengah, terutama bagi para pemilik kendaraan bermotor yang ingin mematuhi kewajiban sebagai wajib pajak. Berikut adalah panduan lengkap cara cek pajak kendaraan di Jawa […]

expand_less