Breaking News
light_mode
Beranda » Investasi » BI Berupaya Jaga Yield SBN Tetap Menarik Bagi Investor Asing: Analisis Terkini

BI Berupaya Jaga Yield SBN Tetap Menarik Bagi Investor Asing: Analisis Terkini

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
  • visibility 371
  • comment 0 komentar

Di tengah dinamika perekonomian nasional yang terus bergerak, Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat langkah-langkahnya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Salah satu fokus utama BI adalah menjaga agar yield Surat Berharga Negara (SBN) tetap menarik bagi investor asing. Langkah ini penting karena SBN menjadi salah satu instrumen utama dalam mendukung kebijakan moneter dan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Pada tahun ini, BI telah merencanakan pembelian SBN di pasar sekunder senilai lebih dari Rp150 triliun. Tidak hanya itu, BI juga akan membeli SBN untuk pendanaan program 3 juta rumah. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi triple intervention, yaitu intervensi di pasar spot, pasar Non-Deliverable Forward (NDF), serta pasar SBN sekunder. Dengan demikian, BI berupaya menjaga likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit yang optimal.

BI membeli SBN untuk stabilisasi pasar keuangan

Direktur Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, R. Tri Wahyono, menjelaskan bahwa BI melakukan pembelian SBN secara hati-hati dan terukur. “Kami melihat kondisi pasar saat pembelian SBN agar tidak mendistorsi harga yang ada di market,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pembelian SBN bukanlah tindakan yang mengurangi independensi BI, melainkan upaya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Terkait dengan yield SBN, BI juga telah melakukan penyesuaian suku bunga acuan seiring dengan kebijakan pelonggaran moneter. Saat ini, BI rate telah diturunkan menjadi 5,25%. Sebagai respons, yield SBN dengan tenor 10 tahun turun ke kisaran 6,5%, sedangkan yield SBN bertenor pendek seperti 1 tahun berada di kisaran 5,5% hingga 5,6%.

Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, menyatakan bahwa penurunan yield ini menunjukkan bahwa pelonggaran kebijakan moneter mulai tersalurkan ke pasar keuangan. “Proses ini akan terus berlangsung dan kami bekerja sama dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan penurunan suku bunga terjadi di pasar keuangan,” tambahnya.

Yield SBN dan BI rate dalam grafik

Namun, meski yield SBN masih relatif tinggi dibandingkan BI rate, BI tetap berupaya menjaga daya tariknya bagi investor asing. Pasalnya, ketertarikan investor asing terhadap SBN sangat penting dalam memperkuat posisi rupiah dan menjaga keseimbangan pasar keuangan. BI memastikan bahwa pembelian SBN dilakukan secara transparan dan tidak mengganggu mekanisme pasar.

Menurut Wijayanto Samirin, ekonom Universitas Paramadina, kebijakan BI yang terus-menerus membeli SBN bisa berdampak pada persepsi pasar. “Investor akan mempertanyakan independensi BI dan kualitas kebijakannya,” katanya. Namun, BI tetap berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan investor.

Investor asing memantau pasar SBN

Selain itu, BI juga menjalankan operasi moneter pro-market guna memperkuat efektivitas transmisi penurunan suku bunga. Hal ini mencakup penyesuaian struktur suku bunga instrumen moneter dan swap valas, menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan melalui lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pembelian SBN di pasar sekunder, serta memperkuat peran dealer utama untuk meningkatkan transaksi SRBI di pasar sekunder dan transaksi repo antarpelaku pasar.

Dalam rangka menjaga kinerja pasar uang, BI juga terus memperkuat transmisi penurunan suku bunga. Dengan demikian, BI tidak hanya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Secara keseluruhan, BI terus berupaya menjaga yield SBN agar tetap menarik bagi investor asing. Dengan langkah-langkah yang terukur dan transparan, BI berharap dapat memperkuat posisi rupiah dan menjaga keseimbangan pasar keuangan. Dengan begitu, Indonesia dapat tetap menjadi tujuan investasi yang menarik bagi para pemain global.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tasyakuran HUT Ke – 107 Pemadam Kebakaran

    Tasyakuran HUT Ke – 107 Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Dalam rangka memperingati HUT ke-107 Pemadam Kebakaran yang jatuh pada 1 Maret 2026, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan tasyakuran yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 107 anak yatim di lima wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian sekaligus bentuk kepedulian sosial […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2023: Syarat, Cara, dan Manfaatnya

    Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2023: Syarat, Cara, dan Manfaatnya

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Pemutihan pajak kendaraan di Jakarta kembali menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat. Dengan adanya kebijakan ini, wajib pajak memiliki kesempatan untuk melunasi kewajiban tanpa dikenakan sanksi administratif. Program pemutihan pajak kendaraan Jakarta 2023 tidak hanya memberikan keringanan tetapi juga memudahkan proses pembayaran pajak secara digital. Pendahuluan Pemutihan pajak kendaraan adalah inisiatif pemerintah daerah untuk membantu […]

  • PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon Peringati Hari Bumi dan HUT Deli Serdang ke-80

    PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon Peringati Hari Bumi dan HUT Deli Serdang ke-80

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Deli Serdang – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanjung Morawa melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Deli Serdang ke-80 Tahun […]

  • Cara Membuat Buket Uang 100 Ribu yang Cantik dan Bermanfaat

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Buket uang 100 ribu kini menjadi salah satu pilihan hadiah yang menarik dan unik. Selain memberikan nilai keuangan, buket ini juga bisa menjadi simbol perhatian dan cinta yang tulus. Dengan bentuk yang cantik dan kemasan yang menarik, buket uang 100 ribu bisa menjadi hadiah istimewa untuk berbagai momen penting, seperti ulang tahun, wisuda, atau pernikahan. […]

  • Piala Kapolri 2026 Hadirkan Lebih dari 1.200 Pebulu Tangkis dari Kategori Umum, Polri, dan Disabilitas

    Piala Kapolri 2026 Hadirkan Lebih dari 1.200 Pebulu Tangkis dari Kategori Umum, Polri, dan Disabilitas

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Jakarta. The 2026 Indonesian National Police Chief (Kapolri) Cup Badminton Championship will feature over 1,000 participants from general, police, and disability categories in Jakarta from 27 July 2026 to 1 August 2026. “The matches will take place at the Jakarta State University (UNJ) Sports Hall, Duren Sawit Sports Hall, and Pondok Bambu Sports Hall,” […]

  • Pengertian dan Subsektor Ekonomi Kreatif yang Perlu Diketahui

    Pengertian dan Subsektor Ekonomi Kreatif yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif, atau sering disebut sebagai “ekraf”, telah menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Konsep ini tidak hanya menggambarkan bisnis yang berbasis ide dan inovasi, tetapi juga mencakup berbagai bidang yang memadukan kreativitas dengan nilai ekonomi. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat, subsektor ekonomi kreatif terus tumbuh dan memberikan dampak […]

expand_less