Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » BKPM dan Pemda NTT Kolaborasi untuk Mendorong Wirausaha dan Hilirisasi

BKPM dan Pemda NTT Kolaborasi untuk Mendorong Wirausaha dan Hilirisasi

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • visibility 344
  • comment 0 komentar

Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), pentingnya peran pemerintah daerah dan lembaga pemerintah pusat dalam membangun ekosistem bisnis yang inklusif semakin terasa. Salah satu inisiatif terbaru yang menarik perhatian adalah kerja sama antara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam mendorong wirausaha dan hilirisasi. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha, tetapi juga memperkuat kontribusi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dalam perekonomian lokal.

Kolaborasi antara BKPM dan Pemda NTT ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan usaha yang adil dan berkelanjutan. Dalam beberapa kegiatan sosialisasi dan workshop yang digelar di Kota Kupang, kedua pihak menyampaikan visi bersama untuk menjadikan penyandang disabilitas sebagai bagian integral dari rantai nilai industri nasional. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak akses yang setara dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi.

Salah satu langkah konkret dalam kolaborasi ini adalah penyelenggaraan workshop pendampingan pembuatan Hak Akses Online Single Submission (OSS) dan Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Melalui sistem OSS yang berbasis risiko, pelaku usaha disabilitas dapat mengakses layanan perizinan secara lebih cepat, mudah, dan tanpa biaya. Ini menjadi gerbang legalitas yang penting bagi para pelaku usaha, terutama mereka yang selama ini kesulitan dalam mendapatkan izin usaha.

Selain itu, acara ini juga dilengkapi dengan workshop business matching antara pelaku usaha besar dan menengah dengan pelaku usaha disabilitas. Kemitraan ini diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas, serta memberikan dukungan teknis dan finansial bagi UMKM disabilitas. Dengan demikian, produk-produk lokal yang dihasilkan bisa lebih mudah terserap dalam rantai pasok sektor pariwisata, agribisnis, dan perdagangan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BKPM dan Pemda NTT juga melakukan penyerahan NIB secara simbolis kepada pelaku usaha disabilitas yang telah terdaftar melalui sistem OSS. Proses ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian daerah.

Pemerintah Provinsi NTT, yang dipimpin oleh Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pendekatan hilirisasi dan inklusi. Program one village/kelurahan one product hingga one community one product menjadi strategi utama dalam memaksimalkan potensi lokal, termasuk dari kalangan penyandang disabilitas. Dengan adanya program ini, diharapkan hasil produksi pelaku usaha disabilitas dapat terserap di pasar domestik melalui kemitraan dengan BUMD, sektor perhotelan, dan jaringan ritel modern di NTT.

Direktur Pelayanan Perizinan Berusaha Sektor Non Industri, Rahardjo Siswohartono (Anton), menjelaskan bahwa NIB bukan hanya sekadar legalitas, tetapi juga menjadi alat untuk memperluas akses pelaku usaha disabilitas. Dengan sistem OSS yang efisien, pelaku usaha bisa mengakses pembiayaan, pengadaan barang/jasa, dan kegiatan berisiko rendah tanpa prosedur yang rumit. Ini menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa pelaku usaha disabilitas bisa berkompetisi secara adil di pasar.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian besar pada peningkatan daya saing produk UMKM disabilitas. Melalui fasilitasi seperti SJPH/halal, SNI Bina UMK, dan kemitraan dengan usaha besar, hotel, dan ritel modern, pemerintah berupaya agar produk inklusif lokal bisa masuk ke pasar yang lebih luas. Targetnya jelas: meningkatkan kesejahteraan dan memperluas peluang pasar bagi pelaku usaha disabilitas.

Direktur Pemberdayaan Usaha, Delfinur Rizky Novihamzah, menekankan bahwa kemitraan antara usaha besar dan UMKM disabilitas menjadi langkah konkret untuk memastikan hasil produksi daerah memiliki nilai tambah dan keberlanjutan usaha. Dengan kolaborasi ini, diharapkan pelaku usaha disabilitas bisa naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Kolaborasi antara BKPM dan Pemda NTT juga menjadi bagian dari implementasi sistem perizinan berusaha berbasis risiko melalui OSS. Sistem ini memungkinkan pelaku usaha memperoleh NIB secara daring, transparan, dan efisien tanpa biaya, sekaligus membuka akses terhadap sertifikasi halal, SNI Bina UMK, dan peluang kemitraan usaha yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, BKPM dan Pemda NTT memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pendataan, pelatihan, fasilitasi perizinan, serta perluasan kemitraan antara pelaku usaha disabilitas dengan pelaku usaha besar dan menengah. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kelas usaha (scaling-up) dan memperluas jaringan pemasaran melalui rantai pasok sektor pariwisata, perhotelan, agribisnis, dan perdagangan di wilayah NTT.

Dalam konteks yang lebih luas, kolaborasi ini juga menjadi contoh bagaimana prinsip hilirisasi nasional bisa dijalankan seiring dengan prinsip pemerataan dan inklusivitas. Melalui partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam ekosistem investasi dan kewirausahaan, pemerintah berharap lahir lebih banyak wirausahawan tangguh yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru negeri, termasuk di Nusa Tenggara Timur.

FAQ

Apa tujuan utama kolaborasi BKPM dan Pemda NTT?

Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk memperkuat partisipasi penyandang disabilitas dalam sektor kewirausahaan, hilirisasi, dan rantai pasok industri lokal. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan akses dan kesempatan ekonomi yang setara bagi seluruh warga negara.

Bagaimana sistem OSS berbasis risiko membantu pelaku usaha disabilitas?

Sistem OSS berbasis risiko memungkinkan pelaku usaha disabilitas untuk mengajukan izin usaha secara online, cepat, dan gratis. Ini membuka akses terhadap pembiayaan, pengadaan barang/jasa, dan kegiatan berisiko rendah tanpa prosedur yang rumit.

Apa manfaat dari kemitraan antara usaha besar dan UMKM disabilitas?

Kemitraan ini membuka peluang pasar yang lebih luas, serta memberikan dukungan teknis dan finansial bagi UMKM disabilitas. Dengan demikian, produk-produk lokal yang dihasilkan bisa lebih mudah terserap dalam rantai pasok sektor pariwisata, agribisnis, dan perdagangan.

Bagaimana pemerintah memastikan pelaku usaha disabilitas bisa berkompetisi secara adil?

Pemerintah memberikan perhatian besar pada peningkatan daya saing produk UMKM disabilitas melalui fasilitasi seperti SJPH/halal, SNI Bina UMK, dan kemitraan dengan usaha besar, hotel, dan ritel modern.

Apa tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha disabilitas?

Salah satu tantangan utama adalah kurangnya insentif ekonomi yang diperoleh, sehingga gerakan kampanye sering kali tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, pelaku usaha disabilitas perlu diajarkan untuk berwirausaha dan mengembangkan inovasi produk sesuai selera pasar.

Tagging

BKPM #PemdaNTT #Wirausaha #Hilirisasi #EkonomiNTT #InklusiEkonomi #PenyandangDisabilitas #UMKM #Investasi #PengusahaMuda #PanganLokal #Kewirausahaan #Bisnis #EkonomiIndonesia #Pengusaha #InovasiProduk #PengusahaDisabilitas #PengusahaMudaNTT #PengusahaLokal #PengusahaNasional #KemitraanUsaha #PerizinanBerusaha #OSS #NIB #PelatihanBisnis #PengembanganEkonomi #Pemda #KementerianInvestasi #PemerintahDaerah #Kolaborasi #KemandirianEkonomi #PengusahaMuda #PengusahaInklusif #PengusahaKreatif #PengusahaJangkaPanjang #PengusahaBerkelanjutan #PengusahaMudaNtt #PengusahaMudaIndonesia #PengusahaBaru #PengusahaMudaDigital #PengusahaMudaOnline #PengusahaMudaModern #PengusahaMudaKreatif #PengusahaMudaInovatif #PengusahaMudaTangguh #PengusahaMudaBerprestasi #PengusahaMudaBerkinerja #PengusahaMudaBerproduktif #PengusahaMudaBerorientasiPasaran #PengusahaMudaBerfokusPadaKualitas #PengusahaMudaBerfokusPadaInovasi #PengusahaMudaBerfokusPadaKeberlanjutan #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanKonsumen #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPelanggan #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPengguna #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanManajemen #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanTim #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPengusaha #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanKaryawan #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPengunjung #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPelanggan #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanKonsumen #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPengguna #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanManajemen #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanTim #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPengusaha #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanKaryawan #PengusahaMudaBerfokusPadaKepuasanPengunjung

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Investasi Saham BCA untuk Pemula yang Mudah Dipahami

    Cara Investasi Saham BCA untuk Pemula yang Mudah Dipahami

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Investasi saham menjadi salah satu pilihan populer bagi masyarakat Indonesia yang ingin meningkatkan penghasilan dan mempersiapkan masa depan finansial. Salah satu saham yang sering diminati oleh para investor, terutama pemula, adalah saham Bank Central Asia (BCA) atau BBCA. Dengan reputasi yang kuat dan konsistensi dalam performa keuangan, saham BCA menawarkan potensi keuntungan yang menarik. Namun, […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng: Informasi Terbaru dan Cara Mengajukan

    Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng: Informasi Terbaru dan Cara Mengajukan

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Jika Anda tinggal di Jawa Tengah dan memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor, kini ada kesempatan untuk menghilangkan beban tersebut. Program pemutihan pajak kendaraan Jateng 2025 telah menjadi solusi bagi wajib pajak yang ingin melunasi kewajiban tanpa denda. Artikel ini akan membahas informasi terkini serta langkah-langkah untuk mengajukan pemutihan pajak kendaraan. Program Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng […]

  • Kewajiban Pembuatan Faktur Pajak Dokumen Setara untuk Transaksi PPN DTP: Panduan Terbaru

    Kewajiban Pembuatan Faktur Pajak Dokumen Setara untuk Transaksi PPN DTP: Panduan Terbaru

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Dalam dunia bisnis, pemahaman tentang kewajiban perpajakan sangat penting. Salah satu aspek yang sering diabaikan adalah pengelolaan dokumen pajak, terutama dalam konteks Faktur Pajak Dokumen Setara untuk transaksi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) DTP (Dipungut Tidak Dipungut). Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai kewajiban pembuatan faktur pajak dokumen setara, serta bagaimana penerapannya dalam […]

  • Pengertian dan Konsep Dasar Mata Kuliah Teknik Industri

    Pengertian dan Konsep Dasar Mata Kuliah Teknik Industri

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Mata kuliah teknik industri adalah salah satu bidang ilmu yang memadukan prinsip-prinsip teknik, manajemen, dan ilmu sosial untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan produktivitas dalam berbagai sistem. Dalam konteks pendidikan tinggi, mata kuliah teknik industri menjadi fondasi penting bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan keterampilan dalam perencanaan, pengelolaan, dan optimisasi proses produksi serta layanan. Mata kuliah teknik […]

  • Sebanyak 50 pedagang bakso dari berbagai penjuru Nusantara menghadiri festival bakso legendaris pertama di Indonesia dari Sabtu (25/7/2026) sampai Minggu (26/7/2026).

    Sebanyak 50 pedagang bakso dari berbagai penjuru Nusantara menghadiri festival bakso legendaris pertama di Indonesia dari Sabtu (25/7/2026) sampai Minggu (26/7/2026).

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Festival bakso legendaris Sasa Bakso Vaganza 2026 berlangsung di Plaza Sudirman, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pukul 07.00 WIB sampai 22.00 WIB.“Kuliner bakso Indonesia memiliki kekuatan karena mampu terus bertumbuh tanpa kehilangan kedekatannya dengan masyarakat. Ada resep yang telah dijaga selama puluhan tahun, tetapi ada juga inovasi baru yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi […]

  • Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas dan Modernisasi Koperasi: Inisiatif Terbaru dan Dampaknya

    Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas dan Modernisasi Koperasi: Inisiatif Terbaru dan Dampaknya

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengakselerasi modernisasi koperasi. Langkah-langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha kecil, memperluas akses pasar, dan menciptakan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan inovasi digital dan kolaborasi lintas sektor, UMKM […]

expand_less