Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Ketua Umum PERADI Profesional Prof Dr Harris Arthur Haedar SH, MH: Organisasi ini telah memperoleh legitimasi penuh dari negara

Ketua Umum PERADI Profesional Prof Dr Harris Arthur Haedar SH, MH: Organisasi ini telah memperoleh legitimasi penuh dari negara

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
  • visibility 422
  • comment 0 komentar

Jakarta – Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional atau PERADI Profesional resmi dikukuhkan melalui pelantikan pengurus di Fairmont Hotel Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026. Pengukuhan tersebut menandai upaya menghadirkan standar baru profesi advokat yang lebih adaptif, modern, dan berorientasi pada kualitas.

Ketua Umum PERADI Profesional Harris Arthur Haedar mengatakan organisasi tersebut telah memperoleh legitimasi negara melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0000086.AH.01.07.TAHUN 2026. Keputusan itu ditetapkan pada 27 Januari 2026.

“PERADI Profesional hadir bukan untuk menciptakan fragmentasi organisasi advokat, melainkan memperkuat ekosistem profesi hukum melalui standar yang lebih adaptif, modern, dan berorientasi pada kualitas,” kata Harris dalam keterangannya. Ia menjelaskan PERADI Profesional bergerak memperkuat kualitas dan integritas profesi advokat di tengah tantangan hukum yang semakin kompleks. Organisasi juga ingin membangun sistem profesi hukum yang terintegrasi dengan pendidikan, kebijakan publik, dan sektor ekonomi.

Dalam waktu singkat sejak berdiri, PERADI Profesional telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga strategis. Organisasi tersebut tercatat bekerja sama dengan 39 perguruan tinggi, membentuk kepengurusan di 30 provinsi, serta menjalin sinergi dengan enam kementerian dan lembaga negara.

Selain itu, PERADI Profesional juga menggandeng dua institusi perbankan untuk memperkuat pengembangan kelembagaan organisasi. Langkah tersebut disebut menjadi bagian konsolidasi nasional profesi advokat di Indonesia.Salah satu fokus utama organisasi ialah pembaruan sistem pendidikan advokat melalui Program Pendidikan Advokat (PPA). Program itu dirancang untuk melahirkan advokat yang memiliki kesiapan praktik, kompetensi profesional terukur, dan integritas tinggi.

PERADI Profesional menilai pembaruan pendidikan diperlukan untuk menjawab kesenjangan antara teori dan praktik di lapangan. Organisasi juga menegaskan komitmennya membangun profesi advokat yang bermutu, beretika, dan berintegritas.

Dalam rangkaian pelantikan pengurus, PERADI Profesional turut memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh penegak hukum. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi menjaga integritas dan keadilan dalam penegakan hukum nasional.Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI Profesional) resmi dikukuhkan melalui pelantikan pengurus yang digelar Jumat (8/5/2026) di Fairmont Hotel Jakarta.

Pengukuhan ini menandai babak baru upaya peningkatan kualitas dan integritas profesi advokat di Indonesia.

Momentum ini tidak sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi sinyal kuat hadirnya standar baru dalam praktik advokat di tengah lanskap hukum yang semakin kompleks, dinamis, dan menuntut profesionalisme tinggi.

Ketua Umum PERADI Profesional Prof Dr Harris Arthur Haedar SH, MH menegaskan, organisasi ini telah memperoleh legitimasi penuh dari negara melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0000086.AH.01.07.TAHUN 2026 yang ditetapkan pada 27 Januari 2026.“PERADI Profesional hadir bukan untuk menciptakan fragmentasi organisasi advokat, melainkan untuk memperkuat ekosistem profesi hukum melalui standar yang lebih adaptif, modern, dan berorientasi pada kualitas,” kata Prof Harris.

Ekspansi Cepat, Konsolidasi Nasional

Dalam waktu singkat sejak berdiri, PERADI Profesional menunjukkan akselerasi yang signifikan di tingkat nasional.

Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, PERADI Profesional sudah menandatangani sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) dengan berbagai pihak strategis, mulai dari kementerian, perguruan tinggi, hingga sektor perbankan.Hingga saat ini, organisasi telah menjalin kerja sama dengan 39 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, membentuk kepengurusan di 30 provinsi, mengembangkan sinergi dengan 6 kementerian/lembaga negara dan menjalin kemitraan dengan 2 institusi perbankan. Langkah ini menegaskan posisi advokat tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem hukum yang terintegrasi dengan dunia pendidikan, kebijakan publik, dan sektor ekonomi.

Dorong Reformasi Pendidikan Advokat

Salah satu fokus utama PERADI Profesional adalah pembaruan sistem pendidikan advokat.Melalui evaluasi terhadap implementasi Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), organisasi ini menghadirkan pendekatan baru melalui Program Pendidikan Advokat (PPA).

Program ini dirancang untuk melahirkan advokat yang tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki kesiapan praktik yang kuat, kompetensi profesional yang terukur dan integritas tinggi dalam penegakan hukum

Dengan pendekatan ini, PERADI Profesional ingin menjawab tantangan utama profesi advokat: kesenjangan antara teori dan praktik di lapangan.Dalam rangkaian acara pelantikan, PERADI Profesional juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh penegak hukum sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga integritas dan keadilan.

Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk membangun profesi advokat yang berlandaskan tiga nilai utama yaitu Bermutu, Beretika, dan Berintegritas Nilai-nilai tersebut akan menjadi fondasi dalam setiap kebijakan, program, serta arah strategis organisasi ke depan.

Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI Profesional) adalah organisasi advokat yang berfokus pada penguatan kualitas, integritas, dan profesionalisme melalui pendidikan adaptif, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan sistem organisasi yang modern dan akuntabel. /supri 08

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Memulai Bisnis Jam Tangan Grosir yang Menguntungkan

    Cara Memulai Bisnis Jam Tangan Grosir yang Menguntungkan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Slug: cara-memulai-bisnis-jam-tangan-grosir-yang-menguntungkan Bisnis jam tangan grosir menjadi salah satu pilihan menarik bagi para pengusaha di Indonesia. Dengan permintaan pasar yang stabil dan potensi keuntungan yang cukup besar, bisnis ini bisa menjadi peluang yang sangat menguntungkan jika dikelola dengan baik. Namun, memulai bisnis jam tangan grosir tidak semudah yang dibayangkan. Dibutuhkan strategi, pengetahuan tentang pasar, serta […]

  • BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah: Analisis Terkini

    BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah: Analisis Terkini

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang semakin kompleks, Bank Indonesia (BI) kembali menyoroti pentingnya memantau dampak kebijakan moneter internasional terhadap stabilitas rupiah. Kebijakan moneter yang diterapkan oleh bank sentral di berbagai negara, terutama Amerika Serikat (AS), telah memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan kondisi pasar keuangan domestik. BI mengambil langkah-langkah proaktif untuk menjaga stabilitas […]

  • Wamendagri Bima Arya Tegaskan ASN Jangan Hanya Kejar Output, Pastikan Program Berdampak bagi Warga

    Wamendagri Bima Arya Tegaskan ASN Jangan Hanya Kejar Output, Pastikan Program Berdampak bagi Warga

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya transformasi pelayanan publik melalui penguatan orientasi pelayanan, empati, dan inovasi di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Hal ini penting termasuk dalam mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan dan kesehatan. Penjelasan itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Design Thinking bagi ASN Pemerintah […]

  • Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit

    Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Medan – Penunjukan Erfin Fachrurrazi sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan mendapat sorotan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pagar UNRI Prabowo-Gibran untuk Rakyat Indonesia. Adi Warman Lubis menilai, meskipun jabatan Plh Sekda bersifat sementara, keputusan tersebut tetap […]

  • Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan tanda-tanda positif yang cukup menggembirakan. Salah satu indikator utamanya adalah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terus menunjukkan kecenderungan stabil dan bahkan meningkat. Dalam survei terbaru Bank Indonesia, IKK mencatat angka 121,2 pada Oktober 2025, naik dari 115,0 pada September. Angka ini menandai kenaikan signifikan yang menjadi sinyal kuat […]

  • Pemerintah Antisipasi Tekanan Inflasi Musiman Jelang Nataru 2026

    Pemerintah Antisipasi Tekanan Inflasi Musiman Jelang Nataru 2026

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Jelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY, memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga. Upaya ini dilakukan melalui Rapat Koordinasi Daerah dan High Level Meeting (HLM) TPID DIY […]

expand_less