Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Viral di Rohil! Arjuna Sitepu C.PAR: Jangan Mainkan Isu Asusila untuk Mengaburkan Masalah Legalitas Jabatan

Viral di Rohil! Arjuna Sitepu C.PAR: Jangan Mainkan Isu Asusila untuk Mengaburkan Masalah Legalitas Jabatan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Kab. Rokan Hilir, Riau – Menanggapi pernyataan Muhajirin Siringo Ringo terkait desakan pembebastugasan H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir atas dugaan video asusila tahun 2024, pernyataan tersebut patut dipertanyakan secara serius.

Arjuna Sitepu menyatakan, perlu kejelasan apakah desakan tersebut benar-benar demi kehormatan daerah atau justru merupakan bentuk pengalihan isu dari persoalan yang lebih fundamental.

“Rokan Hilir bukan panggung sandiwara opini. Daerah ini berdiri di atas hukum, bukan desakan viral,” tegas Arjuna pada Jumat (13/2/2026).

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan Sekda bersalah. Tidak ada penetapan tersangka. Tidak ada hasil forensik digital yang diumumkan secara resmi kepada publik.

Namun demikian, opini publik terus diarahkan pada kesimpulan moral tertentu. Menurut Arjuna, kondisi ini berbahaya karena berpotensi mengarah pada pembunuhan karakter dan fitnah tanpa dasar pembuktian hukum yang sah.
Dalam negara hukum, penghukuman tanpa proses peradilan merupakan pelanggaran terhadap prinsip keadilan.

Terlebih lagi, terdapat indikasi bahwa video yang beredar diduga merupakan rekayasa berbasis Artificial Intelligence (AI), yakni teknologi manipulatif yang mampu menciptakan video palsu dengan tingkat kemiripan tinggi.

 

 

Pernyataan Sikap Arjuna Sitepu C.PAR

1. Supremasi Hukum Tidak Boleh Dikalahkan oleh Opini Viral
Negara Republik Indonesia berdiri di atas prinsip praduga tak bersalah (presumption of innocence). Tidak boleh ada pejabat publik yang dihukum secara sosial maupun administratif hanya berdasarkan isu yang belum terbukti secara hukum.
Sampai saat ini, dugaan video tersebut belum memiliki putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Bahkan terdapat indikasi kuat bahwa video tersebut merupakan rekayasa berbasis Artificial Intelligence (AI).

2. Penjelasan Mengenai Artificial Intelligence (AI)
Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan adalah sistem teknologi berbasis algoritma dan machine learning yang mampu meniru kecerdasan manusia, termasuk dalam menghasilkan gambar, suara, dan video yang tampak autentik.
Teknologi yang umum digunakan antara lain:
Deep Learning
Neural Network
Generative Adversarial Network (GAN)
Deepfake Technology.Melalui teknologi tersebut, video dapat direkayasa secara realistis sehingga sulit dibedakan dari yang asli.Dalam konteks hukum, apabila benar video tersebut merupakan hasil rekayasa digital, maka persoalan yang muncul bukanlah persoalan moral pejabat, melainkan dugaan tindak pidana siber dan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam:
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU No. 11 Tahun 2008 jo. UU No. 19 Tahun 2016 jo. UU No. 1 Tahun 2024) KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023).

3. Jangan Alihkan Fokus dari Isu Legalitas yang Lebih Fundamental
Arjuna juga menilai bahwa isu yang lebih mendesak untuk dikawal publik adalah proses hukum atas laporan dugaan ijazah palsu Bupati Rokan Hilir yang dilaporkan ke Mabes Polri sejak 5 Mei 2025.

Persoalan ini menyangkut legalitas jabatan kepala daerah, yang merupakan fondasi tata kelola pemerintahan. Apabila laporan tersebut benar dan tidak diproses secara transparan, maka berpotensi menyangkut dugaan:
Pemalsuan surat (Pasal 263 KUHP lama / Pasal 391 KUHP baru)
Penyalahgunaan kewenangan apabila terjadi pembiaran (Pasal 421 KUHP)

Menurut Arjuna, legalitas kepala daerah adalah persoalan struktural dan fundamental, bukan isu sensasional.

Penutup
Arjuna Sitepu C.PAR mengingatkan seluruh pihak agar tidak gegabah membentuk opini tanpa dasar hukum yang jelas. Demokrasi tidak boleh dikotori oleh fitnah dan manipulasi digital. Supremasi hukum harus ditegakkan, dan setiap tuduhan wajib dibuktikan melalui mekanisme peradilan yang sah.

“Jika memang terdapat dugaan tindak pidana, silakan tempuh jalur hukum. Namun jangan menghakimi sebelum ada putusan. Karena fitnah dan penyebaran informasi tanpa bukti juga memiliki konsekuensi pidana,” tutupnya.

(Stp/Red)

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Perbedaan E-Commerce dan Marketplace? Ini Penjelasan Lengkapnya

    Apa Perbedaan E-Commerce dan Marketplace? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia bisnis. Salah satu inovasi yang muncul adalah e-commerce dan marketplace, dua konsep yang seringkali disamakan, tetapi memiliki perbedaan mendasar. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa perbedaan antara e-commerce dan marketplace, serta mengapa keduanya penting dalam perekonomian […]

  • Perekonomian Triwulan III 2025 Dinyatakan Resilien: Analisis dan Implikasi

    Perekonomian Triwulan III 2025 Dinyatakan Resilien: Analisis dan Implikasi

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Perekonomian Indonesia kembali menunjukkan tanda-tanda kekuatan di tengah tantangan global. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada triwulan III tahun 2025 mencapai 5,04% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini menunjukkan bahwa perekonomian nasional berhasil menjaga momentum pertumbuhan meskipun menghadapi berbagai tekanan eksternal seperti inflasi global dan ketidakpastian pasar keuangan. […]

  • Diversifikasi Produk Ekspor Manufaktur: Strategi Utama untuk Q4 2025

    Diversifikasi Produk Ekspor Manufaktur: Strategi Utama untuk Q4 2025

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika global yang terus berubah, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor manufaktur melalui strategi diversifikasi produk ekspor. Tidak hanya sebagai upaya menghadapi ketidakpastian pasar, diversifikasi ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing dan stabilitas ekonomi nasional. Khususnya di kuartal keempat tahun 2025, pemerintah dan pelaku usaha telah menjadikan pengembangan portofolio produk […]

  • Tabel Angsuran KPR BPJS Ketenagakerjaan: Panduan Lengkap untuk Pemohon Kredit

    Tabel Angsuran KPR BPJS Ketenagakerjaan: Panduan Lengkap untuk Pemohon Kredit

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pemilik penghasilan tetap, terutama para pekerja yang terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan, kini memiliki kesempatan lebih besar untuk memiliki rumah. Salah satu opsi yang bisa dimanfaatkan adalah KPR BPJS Ketenagakerjaan. Tabel angsuran KPR BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu alat penting dalam memperkirakan biaya cicilan bulanan yang akan dibayarkan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang […]

  • Bisnis Konstruksi Menghadapi Kenaikan Harga Material Utama: Strategi Mengatasi Tantangan

    Bisnis Konstruksi Menghadapi Kenaikan Harga Material Utama: Strategi Mengatasi Tantangan

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Dalam dunia konstruksi, harga material bangunan merupakan salah satu aspek yang paling krusial. Mengetahui harga terbaru dari berbagai material tidak hanya penting bagi kontraktor dan pembangun rumah, tetapi juga bagi masyarakat umum yang sedang merencanakan pembangunan atau renovasi rumah mereka. Fluktuasi harga dapat mempengaruhi anggaran proyek secara signifikan, dan ketidakpastian dalam harga dapat mengakibatkan biaya […]

  • Apa Itu Teknologi Finansial dan Mengapa Penting untuk Bisnis?

    Apa Itu Teknologi Finansial dan Mengapa Penting untuk Bisnis?

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Teknologi finansial, atau yang lebih dikenal dengan istilah fintech, adalah inovasi teknologi yang digunakan dalam sektor keuangan. Dengan adanya perkembangan pesat di bidang digital, fintech telah mengubah cara masyarakat dan bisnis berinteraksi dengan layanan keuangan. Di Indonesia, peran fintech semakin penting karena memberikan akses yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat luas. Apa Itu […]

expand_less