Breaking News
light_mode
Beranda » Bisnis » HASIL RUPS TAHUNAN 2026: PEMEGANG SAHAM PT MAJA AGUNG LATEXINDO, Tbk SETUJUI LAPORAN KEUANGAN TAHUN BUKU 2025

HASIL RUPS TAHUNAN 2026: PEMEGANG SAHAM PT MAJA AGUNG LATEXINDO, Tbk SETUJUI LAPORAN KEUANGAN TAHUN BUKU 2025

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
  • visibility 350
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, PT Maja Agung Latexindo, Tbk, emiten produsen sarung tangan telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang telah dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2026. Salah satu agenda RUPS yang telah disetujui oleh seluruh pemegang saham yaitu Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

Pada RUPS disampaikan bahwa Perseroan telah berhasil mencetak pendapatan sekitar Rp 150,2 Miliar. Engel Stefan selaku anggota Direksi menyampaikan “Aktivitas pasar yang kembali bergairah serta optimalisasi kapasitas produksi menjadi pendorong utama meroketnya pendapatan perseroan. Sepanjang tahun 2025, SURI berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 150,2 Miliar, naik signiRikan dari perolehan tahun sebelumnya yang tertahan di angka Rp 116,7 Miliar. Kenaikan volume penjualan ke pasar domestik maupun ekspor menjadi motor penggerak utama pertumbuhan tersebut.

Kendati laba kotor mengalami tekanan kontraktif sebesar 22,9% menjadi Rp 8,1 Miliar akibat Rluktuasi harga bahan baku latex global pada pertengahan tahun, SURI terbukti mampu menjalankan eRisiensi biaya operasional yang agresif. Dampaknya, angka EBITDA membaik sebesar 6,7% dan rugi bersih tahun berjalan berhasil ditekan menyusut sebesar 12,8% menjadi Rp 3,4 Miliar dibandingkan rugi bersih tahun 2024 yang mencapai Rp 3,9 Miliar.

Kerja keras manajemen dalam melakukan transformasi bisnis akhirnya membuahkan hasil manis di awal tahun 2026. Memasuki periode tiga bulan pertama (Q1-2026), kondisi finansial perseroan secara resmi mencatatkan status turnaround (pembalikan arah) ke zona profitabilitas yang tebal.

Pendapatan kuartalan pada Q1 2026 tumbuh stabil menjadi Rp 36,0 Miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 34,1 Miliar. Kejutan terbesar datang dari pos laba

bersih, di mana SURI secara spektakuler sukses mengantongi laba bersih senilai Rp 3,62 Miliar. Angka ini melonjak tajam dari raihan Q1 2025 yang hanya berada di angka kisaran

Rp 420 Juta.

Efisiensi rantai pasok dan pemulihan harga jual rata-rata (Average Selling Price / ASP)

produk sarung tangan latex berhasil mendongkrak Margin Laba Bersih (Net Profit Margin / NPM) SURI secara dramatis ke level 10,05% pada awal tahun 2026. Ini merupakan level margin kuartalan tertinggi perseroan dalam beberapa tahun terakhir.Di samping perbaikan profitabilitas, kekuatan utama PT Maja Agung Latexindo Tbk terletak pada manajemen risiko keuangan yang sangat konservatif. Posisi neraca per akhir Desember

2025 menunjukkan total aset perseroan berada di angka Rp 386,5 Miliar, ditopang oleh struktur modal yang solid dengan total ekuitas mencapai Rp 340,5 Miliar.

Perseroan juga mempertahankan tingkat utang (leverage) yang sangat minimal. Dengan

utang jangka pendek sebesar Rp 41,0 Miliar dan utang jangka panjang yang hanya Rp 5,0

Miliar, Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt to Equity Ratio / DER) SURI tercatat di level 0,14

kali. Posisi ini memberikan ruang likuiditas dan fleksibilitas yang sangat luas bagi perusahaan untuk mendanai ekspansi pabrik ke depan tanpa terbebani oleh risiko bunga

tinggi.

Ditengah ketidakstabilan kondisi politik dan ekonomi global, Perseroan masih cukup optimis memandang prospek bisnis produksi sarung tangan yang telah digeluti PT Maja Agung

Latexindo, Tbk selama puluhan tahun. Dengan pengalaman yang cukup panjang Perseroan mempercayai bahwa kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan masih akan terus berkembang di kancah internasional

 

Theresia

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil dan Aktivitas PT Industri Asia Indoparts Terkini

    Profil dan Aktivitas PT Industri Asia Indoparts Terkini

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 549
    • 0Komentar

    PT Industri Asia Indoparts adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif, khususnya dalam penyediaan suku cadang kendaraan. Meskipun tidak secara eksplisit disebutkan dalam referensi, nama ini sering dikaitkan dengan merek INDOPARTS yang dikenal sebagai penyedia suku cadang berkualitas dengan harga terjangkau. Dalam konteks bisnis Indonesia, perusahaan ini memiliki peran penting dalam memenuhi […]

  • Kendaraan Listrik Makin Murah di Maret 2026, Saatnya Ganti Mobil Bensin?

    Kendaraan Listrik Makin Murah di Maret 2026, Saatnya Ganti Mobil Bensin?

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Di tengah tren perubahan iklim dan kebijakan pemerintah yang semakin mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan, pasar otomotif Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda pergeseran signifikan. Salah satu indikator terbesarnya adalah harga kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) yang kini semakin terjangkau. Tahun 2026 menjadi titik penting dalam perjalanan industri ini, khususnya pada bulan Maret, ketika banyak produsen mobil […]

  • Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Lanjutan untuk Semester II 2025

    Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Lanjutan untuk Semester II 2025

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2025 tercatat lebih rendah dari ekspektasi, dengan proyeksi sebesar 4,8% secara year-on-year (YoY). Hal ini memicu pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi di semester II/2025. Salah satu langkah utama yang akan diambil adalah pengeluaran paket stimulus ekonomi lanjutan. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai lembaga dan ekonom telah […]

  • BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Indonesia kembali menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks, terutama akibat kebijakan moneter global yang semakin ketat. Bank Indonesia (BI) telah memperingatkan bahwa dampak dari kebijakan moneter di tingkat dunia bisa berdampak signifikan pada stabilitas nilai tukar rupiah. Dalam situasi ini, BI harus menyeimbangkan antara menjaga inflasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Deputi Gubernur BI, Dody […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng 2024: Syarat, Cara dan Jadwal Terbaru

    Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng 2024: Syarat, Cara dan Jadwal Terbaru

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Jika Anda tinggal di Jawa Tengah dan memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor, kini saatnya untuk mengikuti program pemutihan pajak yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program ini memberikan kesempatan bagi wajib pajak untuk melunasi tunggakan pajak tanpa dikenakan denda tambahan. Berikut informasi lengkap mengenai syarat, cara, dan jadwal pemutihan pajak kendaraan Jateng 2024. […]

  • Masalah Dominan yang Terdapat di Sektor Ketenagakerjaan Indonesia dan Solusinya

    Masalah Dominan yang Terdapat di Sektor Ketenagakerjaan Indonesia dan Solusinya

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, sektor ketenagakerjaan Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan perhatian serius. Masalah dominan yang terdapat di sektor ini tidak hanya memengaruhi kualitas hidup pekerja, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam konteks ini, penting untuk memahami tantangan utama serta solusi yang dapat diterapkan. Salah satu masalah utama dalam […]

expand_less