Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » OJK Dorong Sinergisme dalam Adopsi Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

OJK Dorong Sinergisme dalam Adopsi Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
  • visibility 367
  • comment 0 komentar

Di tengah transformasi digital yang semakin pesat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memainkan peran penting dalam mendorong sinergisme antara pelaku industri dan regulator. Dengan fokus pada adopsi teknologi di sektor jasa keuangan, OJK tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, tetapi juga memastikan bahwa inovasi dapat berjalan secara harmonis dengan regulasi yang ada.

Sebagai lembaga pengawas utama di bidang jasa keuangan, OJK telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku industri, termasuk bank, fintech, dan asosiasi teknologi. Salah satu contoh nyata adalah penunjukan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) sebagai asosiasi penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK). Keputusan ini menunjukkan komitmen OJK terhadap penguatan ekosistem blockchain di Indonesia, yang kini menjadi bagian dari inovasi yang semakin mendalam.

Dalam surat resmi nomor S-335/IK.01/2025 tanggal 25 Juni 2025, OJK menetapkan ABI sebagai asosiasi penyelenggara ITSK. Hal ini menandai awal baru bagi ABI dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai mitra strategis OJK dalam membentuk masa depan inovasi keuangan digital Indonesia. Ketua Umum ABI, Robby, menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan kesempatan besar untuk memperkuat posisi ABI sebagai penghubung antara industri dan pembuat kebijakan.

“Penunjukan ini bukan sekadar pengakuan resmi, tapi juga mempertegas posisi ABI sebagai penghubung strategis antara industri dan pembuat kebijakan,” ujar Robby. Dengan tanggung jawab baru ini, ABI akan melakukan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap anggotanya, termasuk pemantauan kepatuhan pelaporan, penyusunan kode etik, dan pelatihan serta edukasi. Selain itu, ABI juga akan menyusun mekanisme evaluasi mandiri dan menjalin kerja sama strategis baik domestik maupun internasional.

Selain itu, OJK juga terus mendorong pengembangan tokenisasi aset di sektor keuangan. Tokenisasi, yang merupakan proses mengkonversi aset fisik atau riil menjadi aset digital melalui jaringan blockchain, menciptakan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan likuiditas. Co-CEO D3 Labs, Tigran Adhiwirya, menyatakan bahwa tokenisasi membawa nilai tambah nyata untuk industri keuangan, khususnya dalam aspek likuiditas dan inklusivitas. Dengan minat pasar yang tinggi terhadap solusi dari tokenisasi dan dukungan regulator yang progresif terhadap blockchain, antara lain melalui pelaksanaan regulatory sandbox (ruang uji coba), potensi pengembangan tokenisasi di Indonesia masih sangat besar.

Salah satu contoh implementasi tokenisasi di Indonesia adalah kolaborasi BTN bersama penyedia solusi teknologi finansial berbasis blockchain D3 Labs dalam mengembangkan produk tokenisasi aset properti pertama di Indonesia. Melalui skema Dana Investasi Real Estat (DIRE) berbasis teknologi blockchain, BTN mempersiapkan tokenisasi aset properti. Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menuturkan bahwa implementasi tokenisasi di sektor properti bisa berdampak pada kontribusi industri yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Djoko Kurnijanto, menjelaskan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan regulasi untuk memastikan kemajuan blockchain di Indonesia, termasuk tokenisasi. “Rem yang pakem mendukung industry kripto dan blockchain bertumbuh dengan baik. Di sisi lain, jangan sampe rem terus, tapi tidak punya gas, karena kita butuh layanan yang cepat, efisien, dan transparan, dan (ini) terjawab dengan teknologi blockchain. Ke depan teknologi ini akan mewarnai semua ranah kehidupan.”

Di luar industri keuangan, tokenisasi juga memiliki potensi untuk dikembangkan di sektor strategis lain, seperti komoditas. Terlebih, Indonesia merupakan eksportir terbesar dunia untuk komoditas seperti minyak sawit dan batu bara. Dengan adanya tokenisasi, aset-aset tersebut dapat dikelola secara lebih efisien dan transparan, memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Tidak hanya itu, OJK juga bekerja sama dengan berbagai institusi dan pelaku industri untuk mendorong adopsi teknologi di sektor jasa keuangan. Contohnya, Bank DKI bekerja sama dengan Fidac Inovasi Teknologi sebagai penyalur pinjaman (channeling agent) atas pemberian pinjaman kepada calon debitur. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong akselerasi bisnis Bank DKI, khususnya dalam meraih target pasar Kredit Multi Guna (KMG) bagi ASN. Dengan adanya kolaborasi ini, Bank DKI dapat menyalurkan fasilitas KMG lebih luas kepada ASN di seluruh Indonesia.

Melalui aplikasi DUMI yang dapat diunduh melalui Playstore, Fidac juga telah bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam komitmennya memfasilitasi layanan pinjaman finansial berbasis teknologi bagi ASN di seluruh Indonesia. Direktur PT Fidac Inovasi Teknologi, Harry Fardan Zaini, mengatakan bahwa skema channeling yang dibangun kedua belah pihak selain mendorong pencapaian bisnis, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemenuhan kebutuhan pembiayaan bagi ASN.

Dengan adanya kolaborasi antara OJK dan pelaku industri, seperti Bank DKI dan Fidac, diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bentuk komitmen OJK dalam mendukung transformasi digital di sektor jasa keuangan, yang menjadi salah satu prioritas utama dalam roadmap pengembangan ekonomi digital Indonesia.

FAQ

  1. Apa tujuan OJK dalam mendorong sinergisme adopsi teknologi di sektor jasa keuangan?
    Tujuan OJK adalah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan melalui kolaborasi antara pelaku industri dan regulator.

  2. Apa peran Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dalam adopsi teknologi di sektor jasa keuangan?
    ABI bertanggung jawab untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap anggotanya, termasuk pemantauan kepatuhan pelaporan, penyusunan kode etik, dan pelatihan serta edukasi.

  3. Bagaimana tokenisasi aset berkontribusi pada sektor keuangan?
    Tokenisasi aset meningkatkan efisiensi, transparansi, dan likuiditas, serta mendorong inklusi keuangan dan pendalaman pasar keuangan.

  4. Apa manfaat dari kerja sama antara Bank DKI dan Fidac Inovasi Teknologi?
    Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong akselerasi bisnis Bank DKI, khususnya dalam meraih target pasar Kredit Multi Guna (KMG) bagi ASN.

  5. Bagaimana OJK mendukung pengembangan teknologi di sektor jasa keuangan?
    OJK mendukung pengembangan teknologi melalui regulasi yang progresif, pelaksanaan regulatory sandbox, dan kerja sama dengan pelaku industri.

Tagging

OJK #InovasiTeknologi #SektorJasaKeuangan #TokenisasiAset #Blockchain #FinTech #RegulasiKeuangan #DigitalTransformation #InklusiKeuangan #PengembanganEkonomiDigital

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waktu Kerja Bursa Saham: Informasi Lengkap untuk Investor Pemula

    Waktu Kerja Bursa Saham: Informasi Lengkap untuk Investor Pemula

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Pendahuluan Bagi para investor pemula, memahami jadwal dan waktu kerja bursa saham sangat penting. Tidak hanya membantu dalam mengatur strategi investasi, tetapi juga memastikan bahwa transaksi bisa dilakukan secara efisien. Artikel ini akan memberikan informasi lengkap tentang jam kerja bursa saham di Indonesia serta dampaknya terhadap aktivitas pasar modal. Pembukaan Jam kerja bursa saham menjadi […]

  • Cara Mengecek Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah

    Cara Mengecek Nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Nomor KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) merupakan identitas penting bagi setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan. Nomor ini digunakan untuk berbagai keperluan administratif, seperti klaim jaminan sosial, pembaruan data pribadi, dan lainnya. Bagi Anda yang baru bergabung atau lupa dengan nomor tersebut, berikut beberapa cara mudah untuk mengecek nomor KPJ BPJS Ketenagakerjaan. 1. Melalui Aplikasi JMO Salah satu […]

  • 403 Kasus Narkoba Dibongkar, Polresta Deli Serdang Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pengedar

    403 Kasus Narkoba Dibongkar, Polresta Deli Serdang Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pengedar

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Deli Serdang – Komitmen Polresta Deli Serdang dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya terus digencarkan. Hingga periode Januari–Agustus 2026, jajaran Satres Narkoba Polresta Deli Serdang mencatat sebanyak 403 kasus narkotika berhasil diungkap. Senin (31/8/2026). Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, ketika aparat mengungkap sebanyak 258 kasus. Peningkatan […]

  • Diduga Keluarga Tersangka Penganiayaan Berat Menyembunyikan DPO

    Diduga Keluarga Tersangka Penganiayaan Berat Menyembunyikan DPO

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Medan – Kasus penganiayaan berat yang dilakukan tersangka, LS yang kini ditetapkan sebagai DPO Polrestabes Medan terus bergulir. Publik berasumsi, DPO penganiayaan berat, LS diduga disembunyikan oleh pihak keluarga,”(17/07/26). Indikasi ini diyakini warga karena sampai sekarang, LS tak kunjung menyerahkan diri meski sudah berstatus DPO. “Bisa saja, LS yang kini berstatus sebagai buronan Polrestabes […]

  • OJK Dorong Sinergisme dalam Adopsi Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

    OJK Dorong Sinergisme dalam Adopsi Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Di tengah arus transformasi digital yang semakin pesat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperkuat sinergisme antar pemangku kepentingan dalam mengadopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan inklusi keuangan. Dalam beberapa waktu terakhir, OJK telah meluncurkan berbagai inisiatif dan regulasi yang bertujuan memastikan bahwa teknologi dapat digunakan secara optimal tanpa mengorbankan stabilitas sistem keuangan. Salah satu […]

  • Cara Pelaku UMKM Mengoptimalkan Adopsi Platform Digital untuk Pertumbuhan Bisnis

    Cara Pelaku UMKM Mengoptimalkan Adopsi Platform Digital untuk Pertumbuhan Bisnis

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Di tengah transformasi digital yang semakin pesat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dihadapkan pada tantangan dan peluang baru. Adopsi platform digital menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing, efisiensi, dan pertumbuhan bisnis. Dengan berbagai alat dan teknologi yang tersedia, UMKM tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu, melainkan bisa menjangkau pasar yang […]

expand_less