Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » OJK Dorong Sinergisme dalam Adopsi Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

OJK Dorong Sinergisme dalam Adopsi Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
  • visibility 441
  • comment 0 komentar

Di tengah transformasi digital yang semakin pesat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memainkan peran penting dalam mendorong sinergisme antara pelaku industri dan regulator. Dengan fokus pada adopsi teknologi di sektor jasa keuangan, OJK tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, tetapi juga memastikan bahwa inovasi dapat berjalan secara harmonis dengan regulasi yang ada.

Sebagai lembaga pengawas utama di bidang jasa keuangan, OJK telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku industri, termasuk bank, fintech, dan asosiasi teknologi. Salah satu contoh nyata adalah penunjukan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) sebagai asosiasi penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK). Keputusan ini menunjukkan komitmen OJK terhadap penguatan ekosistem blockchain di Indonesia, yang kini menjadi bagian dari inovasi yang semakin mendalam.

Dalam surat resmi nomor S-335/IK.01/2025 tanggal 25 Juni 2025, OJK menetapkan ABI sebagai asosiasi penyelenggara ITSK. Hal ini menandai awal baru bagi ABI dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai mitra strategis OJK dalam membentuk masa depan inovasi keuangan digital Indonesia. Ketua Umum ABI, Robby, menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan kesempatan besar untuk memperkuat posisi ABI sebagai penghubung antara industri dan pembuat kebijakan.

“Penunjukan ini bukan sekadar pengakuan resmi, tapi juga mempertegas posisi ABI sebagai penghubung strategis antara industri dan pembuat kebijakan,” ujar Robby. Dengan tanggung jawab baru ini, ABI akan melakukan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap anggotanya, termasuk pemantauan kepatuhan pelaporan, penyusunan kode etik, dan pelatihan serta edukasi. Selain itu, ABI juga akan menyusun mekanisme evaluasi mandiri dan menjalin kerja sama strategis baik domestik maupun internasional.

Selain itu, OJK juga terus mendorong pengembangan tokenisasi aset di sektor keuangan. Tokenisasi, yang merupakan proses mengkonversi aset fisik atau riil menjadi aset digital melalui jaringan blockchain, menciptakan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan likuiditas. Co-CEO D3 Labs, Tigran Adhiwirya, menyatakan bahwa tokenisasi membawa nilai tambah nyata untuk industri keuangan, khususnya dalam aspek likuiditas dan inklusivitas. Dengan minat pasar yang tinggi terhadap solusi dari tokenisasi dan dukungan regulator yang progresif terhadap blockchain, antara lain melalui pelaksanaan regulatory sandbox (ruang uji coba), potensi pengembangan tokenisasi di Indonesia masih sangat besar.

Salah satu contoh implementasi tokenisasi di Indonesia adalah kolaborasi BTN bersama penyedia solusi teknologi finansial berbasis blockchain D3 Labs dalam mengembangkan produk tokenisasi aset properti pertama di Indonesia. Melalui skema Dana Investasi Real Estat (DIRE) berbasis teknologi blockchain, BTN mempersiapkan tokenisasi aset properti. Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menuturkan bahwa implementasi tokenisasi di sektor properti bisa berdampak pada kontribusi industri yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Djoko Kurnijanto, menjelaskan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan regulasi untuk memastikan kemajuan blockchain di Indonesia, termasuk tokenisasi. “Rem yang pakem mendukung industry kripto dan blockchain bertumbuh dengan baik. Di sisi lain, jangan sampe rem terus, tapi tidak punya gas, karena kita butuh layanan yang cepat, efisien, dan transparan, dan (ini) terjawab dengan teknologi blockchain. Ke depan teknologi ini akan mewarnai semua ranah kehidupan.”

Di luar industri keuangan, tokenisasi juga memiliki potensi untuk dikembangkan di sektor strategis lain, seperti komoditas. Terlebih, Indonesia merupakan eksportir terbesar dunia untuk komoditas seperti minyak sawit dan batu bara. Dengan adanya tokenisasi, aset-aset tersebut dapat dikelola secara lebih efisien dan transparan, memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Tidak hanya itu, OJK juga bekerja sama dengan berbagai institusi dan pelaku industri untuk mendorong adopsi teknologi di sektor jasa keuangan. Contohnya, Bank DKI bekerja sama dengan Fidac Inovasi Teknologi sebagai penyalur pinjaman (channeling agent) atas pemberian pinjaman kepada calon debitur. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong akselerasi bisnis Bank DKI, khususnya dalam meraih target pasar Kredit Multi Guna (KMG) bagi ASN. Dengan adanya kolaborasi ini, Bank DKI dapat menyalurkan fasilitas KMG lebih luas kepada ASN di seluruh Indonesia.

Melalui aplikasi DUMI yang dapat diunduh melalui Playstore, Fidac juga telah bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam komitmennya memfasilitasi layanan pinjaman finansial berbasis teknologi bagi ASN di seluruh Indonesia. Direktur PT Fidac Inovasi Teknologi, Harry Fardan Zaini, mengatakan bahwa skema channeling yang dibangun kedua belah pihak selain mendorong pencapaian bisnis, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemenuhan kebutuhan pembiayaan bagi ASN.

Dengan adanya kolaborasi antara OJK dan pelaku industri, seperti Bank DKI dan Fidac, diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bentuk komitmen OJK dalam mendukung transformasi digital di sektor jasa keuangan, yang menjadi salah satu prioritas utama dalam roadmap pengembangan ekonomi digital Indonesia.

FAQ

  1. Apa tujuan OJK dalam mendorong sinergisme adopsi teknologi di sektor jasa keuangan?
    Tujuan OJK adalah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan melalui kolaborasi antara pelaku industri dan regulator.

  2. Apa peran Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dalam adopsi teknologi di sektor jasa keuangan?
    ABI bertanggung jawab untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap anggotanya, termasuk pemantauan kepatuhan pelaporan, penyusunan kode etik, dan pelatihan serta edukasi.

  3. Bagaimana tokenisasi aset berkontribusi pada sektor keuangan?
    Tokenisasi aset meningkatkan efisiensi, transparansi, dan likuiditas, serta mendorong inklusi keuangan dan pendalaman pasar keuangan.

  4. Apa manfaat dari kerja sama antara Bank DKI dan Fidac Inovasi Teknologi?
    Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong akselerasi bisnis Bank DKI, khususnya dalam meraih target pasar Kredit Multi Guna (KMG) bagi ASN.

  5. Bagaimana OJK mendukung pengembangan teknologi di sektor jasa keuangan?
    OJK mendukung pengembangan teknologi melalui regulasi yang progresif, pelaksanaan regulatory sandbox, dan kerja sama dengan pelaku industri.

Tagging

OJK #InovasiTeknologi #SektorJasaKeuangan #TokenisasiAset #Blockchain #FinTech #RegulasiKeuangan #DigitalTransformation #InklusiKeuangan #PengembanganEkonomiDigital

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pahami Berapa Lembar dalam 1 Lot Saham dan Pentingnya dalam Investasi

    Pahami Berapa Lembar dalam 1 Lot Saham dan Pentingnya dalam Investasi

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Investasi di pasar modal sering kali menimbulkan pertanyaan bagi para pemula, terutama mengenai istilah-istilah teknis seperti “lot”. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, “1 lot saham berapa lembar?” Memahami konsep ini sangat penting karena menjadi dasar dalam melakukan transaksi saham. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang apa itu lot saham, bagaimana […]

  • Aliansi Pandawa Desak Kejaksaan Agung Evaluasi Penanganan Dugaan Korupsi RSUD Parung

    Aliansi Pandawa Desak Kejaksaan Agung Evaluasi Penanganan Dugaan Korupsi RSUD Parung

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Bogor – Aliansi Pandawa mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mengambil langkah tegas dalam mengawasi dan mengevaluasi penanganan kasus dugaan korupsi di RSUD Parung, Kabupaten Bogor.yang hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan. (07/07/2026). Menurut Aliansi Pandawa, lambannya proses penanganan perkara tersebut menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Mereka menilai, setelah bukti-bukti dikumpulkan dan […]

  • IFG dan Kejaksaan Tinggi Banten Teken PKS, Jasa Raharja Dukung Penguatan Tata Kelola Layanan Publik

    IFG dan Kejaksaan Tinggi Banten Teken PKS, Jasa Raharja Dukung Penguatan Tata Kelola Layanan Publik

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Tangerang — Indonesia Financial Group (IFG) bersama Kejaksaan Tinggi Banten menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah memperkuat sinergi, tata kelola, dan akuntabilitas penyelenggaraan usaha di lingkungan BUMN. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)/IFG, Rizal Ariansyah, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. […]

  • Apa Perbedaan E-Commerce dan E-Business? Penjelasan Lengkap

    Apa Perbedaan E-Commerce dan E-Business? Penjelasan Lengkap

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Di era digital yang semakin berkembang, istilah seperti e-commerce dan e-business seringkali digunakan secara bergantian. Namun, meskipun keduanya terkait dengan dunia bisnis online, sebenarnya ada perbedaan mendasar antara keduanya. Untuk memahami lebih dalam, mari kita bahas apa saja perbedaan e-commerce dan e-business serta bagaimana keduanya saling melengkapi. Pengertian E-Commerce E-commerce atau perdagangan elektronik merujuk pada […]

  • Cara Daftar Bantuan UMKM 2022 yang Mudah dan Terbaru

    Cara Daftar Bantuan UMKM 2022 yang Mudah dan Terbaru

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Slug: cara-daftar-bantuan-umkm-2022 Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, pemerintah Indonesia kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) UMKM tahun 2022. Dengan besaran dana sebesar Rp1,2 juta, bantuan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil-menengah yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Bagi pelaku UMKM yang belum tahu cara daftar bantuan UMKM 2022, artikel ini akan membantu […]

  • Gencar Brantas Narkoba, Gudang Narkoba Dibongkar Ditresnarkoba Polda Riau

    Gencar Brantas Narkoba, Gudang Narkoba Dibongkar Ditresnarkoba Polda Riau

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Riau – Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Satresnarkoba Polres Kampar berkomitmen dengan gencar nya bratas narkoba kali ini berhasil mengamankan seorang kurir narkoba berinisial YY (42) serta menyita berbagai barang haram dari pria tersebut. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan tersebut berdasarkan informasi yang diterima […]

expand_less