Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Remisi Kemerdekaan di Lapas Cikarang, 21 Narapidana Langsung Bebas!

Remisi Kemerdekaan di Lapas Cikarang, 21 Narapidana Langsung Bebas!

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Sebanyak 1.110 warga binaan Lapas Kelas IIA Cikarang menerima remisi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Dari jumlah tersebut, 1.080 orang menerima Remisi Umum I dan 30 orang menerima Remisi Umum II.

Yang menarik perhatian, 21 narapidana langsung dinyatakan bebas setelah memperoleh Remisi Umum II dan menerima Surat Keputusan (SK) remisi. Sementara sembilan penerima lainnya masih harus menjalani pidana pengganti denda.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang Urip Dharma Yoga menjelaskan, remisi diberikan kepada warga binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif, berkelakuan baik, serta aktif mengikuti program pembinaan. Penilaian juga dilakukan melalui Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) dan asesmen ISPN.

 

Momentum kemerdekaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima remisi untuk terus memperbaiki diri dan, khusus bagi mereka yang bebas, kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat dengan lebih baik.Remisi tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan masa pidana namun juga bentuk penghargaan terhadap warga binaan yang menunjukkan kemajuan dalam proses pembinaan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

 

“Remisi diharapkan dapat mendorong warga binaan untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun lingkungan,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang Urip Dharma Yoga di Cikarang Kabupaten Bekasi, Senin.

 

Pihaknya berharap kebebasan tersebut dapat menjadi awal baru bagi para penerima remisi untuk menerapkan berbagai pembelajaran selama menjalani pembinaan di dalam Lapas.

 

“Kami berharap seluruh warga binaan dapat menjadikan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai motivasi untuk terus berubah menjadi lebih baik. Bagi yang memperoleh remisi, kami harapkan dapat mempertahankan perilaku baiknya,” kata dia.

 

Sebanyak 21 warga binaan Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang, Kabupaten Bekasi bebas tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia usai menerima remisi umum bersama 1.100 narapidana setempat lain.

 

“Total ada 1.110 narapidana yang mendapat remisi umum dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan tahun ini, 21 di antaranya langsung bebas,” kata Urip Dharma Yoga.

 

Dari jumlah tersebut, 1.080 warga menerima Remisi Umum (RU) I sedangkan 30 lainnya RU II. Sebanyak 21 warga penerima RU II dinyatakan langsung bebas melalui Surat Keputusan (SK) Remisi sementara sembilan narapidana masih harus menjalani subsider penjara pengganti denda.

 

Sebanyak 12 warga binaan berkesempatan mengikuti kegiatan pemberian remisi yang diserahkan langsung Plt. Bupati Bekasi dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus penanda mereka yang telah memenuhi persyaratan dapat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyerahkan SK Remisi kepada 12 warga binaan Lapas Kelas IIA Cikarang bertepatan rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Senin (17/8/2026).ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Urip mengatakan pemberian remisi merupakan bagian dari pemenuhan hak narapidana sekaligus bentuk penghargaan negara terhadap warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku dan mengikuti program pembinaan dengan baik.

 

Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, berkelakuan baik, tidak tercatat dalam Register F sebagai pelanggaran disiplin serta aktif mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas IIA Cikarang.

 

Ia menjelaskan proses pemberian remisi ini tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif namun juga melalui penilaian secara objektif mengacu Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) dan hasil asesmen Instrumen Screening Penempatan Narapidana (ISPN).

 

SPPN untuk melihat perkembangan perilaku dan keberhasilan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan, baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian. Sementara asesmen ISPN menjadi salah satu instrumen untuk melihat perkembangan tingkat risiko warga binaan selama menjalani masa pidana.

“Pemberian remisi dilakukan secara objektif dan terukur. Selain memastikan terpenuhi persyaratan administratif dan substantif, kami juga memperhatikan hasil penilaian pembinaan melalui SPPN serta perkembangan tingkat risiko berdasarkan asesmen ISPN,” katanya

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan tanda-tanda positif yang cukup menggembirakan. Salah satu indikator utamanya adalah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terus menunjukkan kecenderungan stabil dan bahkan meningkat. Dalam survei terbaru Bank Indonesia, IKK mencatat angka 121,2 pada Oktober 2025, naik dari 115,0 pada September. Angka ini menandai kenaikan signifikan yang menjadi sinyal kuat […]

  • Penurunan Rasio Kredit Bermasalah (NPL) Terus Berlanjut: Tren dan Dampak terhadap Sektor Perbankan

    Penurunan Rasio Kredit Bermasalah (NPL) Terus Berlanjut: Tren dan Dampak terhadap Sektor Perbankan

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, tren penurunan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) di sektor perbankan Indonesia menjadi kabar baik bagi para pelaku usaha dan masyarakat. Meskipun kondisi perekonomian masih menghadapi tekanan, angka NPL yang terus menurun menunjukkan bahwa sistem perbankan nasional berhasil menjaga stabilitas dan kualitas kredit. Dalam beberapa bulan terakhir, data […]

  • Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) Mendukung Peryataan Hotman Paris Hutapea

    Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) Mendukung Peryataan Hotman Paris Hutapea

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Medan – Massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (Hotma) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jl. Jendral AH Nasution Medan, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Selasa (21/7). Dalam salah satu tuntutanya, massa Hotma mendukung pernyataan, Hotman Paris Hutapea sebagai Tim Kuasa Hukum mantan Jaksa […]

  • Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Produk Industri PT Tamron Akuatik

    Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Produk Industri PT Tamron Akuatik

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 525
    • 0Komentar

    PT Tamron Akuatik adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri, khususnya dalam produksi dan pemasaran produk-produk berkualitas tinggi. Dengan fokus pada inovasi dan kepuasan pelanggan, PT Tamron Akuatik telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri ini. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai produk industri PT Tamron Akuatik, mulai dari latar belakang […]

  • Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi membuka Rakernis Reskrim Polri T.A. 2026 yang mengusung tema “Optimalisasi

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi membuka Rakernis Reskrim Polri T.A. 2026 yang mengusung tema “Optimalisasi

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Pelayanan fungsi reserse yang bermanfaat untuk masyrakat guna mewujudkan penegakan hukum yang responsif beretika dan berkeadilan dalam rangka mendukung serta menyukseskan rencana kerja pemerintah 2026”, di Mabes Polri,Turut hadir, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia Meutya Viada Hafid, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo, […]

  • Industri Padat Karya dan Insentif PPh Pasal 21 yang Ditanggung Pemerintah

    Industri Padat Karya dan Insentif PPh Pasal 21 yang Ditanggung Pemerintah

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional, pemerintah terus berupaya memberikan dukungan kepada sektor-sektor strategis yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Salah satu langkah penting yang diambil adalah pemberian insentif pajak bagi industri padat karya melalui pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang ditanggung pemerintah (DTP). Kebijakan ini diterbitkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 10 Tahun […]

expand_less