Breaking News
light_mode
Beranda » General » 79 Narapidana Risiko Tinggi dari Sulawesi Selatan Dipindahkan ke Nusakambangan

79 Narapidana Risiko Tinggi dari Sulawesi Selatan Dipindahkan ke Nusakambangan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Sebanyak 79 narapidana beresiko tinggi di Sulawesi Selatan, dipindahkan ke Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

79 narapidana risiko tinggi ini berasal sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan (Lapas) di Sulawesi Selatan.

Mereka terdiri dari narapidana kasus pidana umum dan narkoba.

D iantaranya dari Lapas Kelas I Makassar, Lapas Kelas IIB Maros, Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Lapas Kelas IIA Palopo, Rutan Kelas I Makassar, dan Rutan Kelas IIB Masamba.

Sebelum diberangkatkan, seluruh narapidana telah menjalani pemeriksaan administrasi, kesehatan, serta penggeledahan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

 

Pelaksanaan pemindahan melibatkan sinergi berbagai unsur pengamanan yang terdiri atas 22 personel Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Dirpamintel) dan Direktorat Kepatuhan Internal (Patnal) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, 10 petugas Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan.

 

Proses pemindahan lapas itu juga melibatkan 25 personel Gegana Satbrimob Polda Sulawesi Selatan.

 

Para narapidana ini tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, (21/7/2026).

 

Mereka tiba setelah menempuh perjalanan laut selama dua hari dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, pada Jumat (21/7/2026).

 

Dalam dokumentasi foto yang diterima, tampak pada narapidana mengenakan pakaian biru dengan wajah tertutup topeng.

 

Setibanya di Surabaya, seluruh narapidana menjalani proses transit dan konsolidasi di Lapas Kelas I Surabaya.

Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menuju Nusakambangan dengan pengawalan ketat yang dipimpin langsung oleh Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Brigjen Pol Tatan Dirsan Atmaja.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Lengkap Kode KBLI untuk Ekspor dan Impor di Indonesia

    Panduan Lengkap Kode KBLI untuk Ekspor dan Impor di Indonesia

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Slug: panduan-lengkap-kode-kbli-untuk-ekspor-dan-impor-di-indonesia Dalam dunia bisnis internasional, pemahaman tentang klasifikasi usaha menjadi sangat penting. Salah satu sistem yang digunakan di Indonesia adalah KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia). Kode KBLI tidak hanya membantu pengusaha dalam mengelompokkan aktivitas bisnis mereka, tetapi juga menjadi dasar dalam proses ekspor dan impor. Dengan memahami kode KBLI, pelaku bisnis dapat mempercepat […]

  • PHK yang Rendah Menunjukkan Stabilitas Pasar Tenaga Kerja Meskipun Ada Sektor Kontraksi

    PHK yang Rendah Menunjukkan Stabilitas Pasar Tenaga Kerja Meskipun Ada Sektor Kontraksi

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai indikator ekonomi yang menunjukkan pelemahan, angka PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang relatif rendah menjadi sinyal penting bagi stabilitas pasar tenaga kerja di Indonesia. Meskipun sejumlah sektor seperti manufaktur dan otomotif mengalami kontraksi, data terkini menunjukkan bahwa jumlah PHK tidak meningkat secara signifikan, memberikan harapan bahwa perekonomian masih mampu menjaga keseimbangan antara tekanan […]

  • KEPALA BNN RI BERI KULIAH UMUM DI AULA JAYANG TINGANG, PERKUAT KOMITMEN GENERASI MUDA PERANGI NARKOBA

    KEPALA BNN RI BERI KULIAH UMUM DI AULA JAYANG TINGANG, PERKUAT KOMITMEN GENERASI MUDA PERANGI NARKOBA

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, PALANGKA RAYA, 20 AGUSTUS 2026 — Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Suyudi Ario Seto memberikan kuliah umum di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026) dalam rangkaian kegiatan Gebyar Ananda Bersinar. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kepala BNN RI di Kalimantan Tengah tersebut turut […]

  • Pembangunan Tol Baru PSN Mendorong Permintaan Sektor Konstruksi di Indonesia

    Pembangunan Tol Baru PSN Mendorong Permintaan Sektor Konstruksi di Indonesia

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan efisiensi logistik. Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah digarap, seperti Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Solo-Yogyakarta-NYIA, dan Jakarta-Cikampek II Selatan, menunjukkan bahwa pemerintah dan pelaku usaha memahami betul pentingnya konektivitas dalam menggerakkan roda perekonomian. Kehadiran jalan tol tidak […]

  • Pengertian dan Peran Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    Pengertian dan Peran Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, memiliki sejarah panjang dalam membentuk sistem ekonomi yang sesuai dengan karakteristik dan cita-cita bangsanya. Salah satu periode penting dalam sejarah perekonomian Indonesia adalah masa demokrasi liberal, yang berlangsung dari tahun 1950 hingga 1959. Pada masa ini, pemerintah menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks akibat warisan […]

  • Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Pembahasan mengenai upah minimum provinsi (UMP) 2026 semakin hangat dibicarakan, terutama setelah kalangan buruh dan serikat pekerja menyampaikan tuntutan kenaikan sebesar 8,5% hingga 10,5%. Namun, di balik tuntutan tersebut, ada pertanyaan penting yang muncul: bagaimana kenaikan UMP ini akan memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia? Artikel ini akan membahas secara mendalam dampak potensial dari kenaikan UMP […]

expand_less