Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Polda Metro Jaya Perkuat Pemahaman KUHAP Baru Lewat Seminar Hukum dan Tingkatkan Mitigasi Kamtibmas

Polda Metro Jaya Perkuat Pemahaman KUHAP Baru Lewat Seminar Hukum dan Tingkatkan Mitigasi Kamtibmas

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Polda Metro Jaya menggelar Seminar Hukum Tahun Anggaran 2026 bertema Perluasan Objek Praperadilan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026). Seminar yang dibuka Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel dalam memahami perubahan mendasar yang diatur dalam KUHAP baru.

Dalam sambutannya, Wakapolda menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penegakan hukum agar setiap tindakan kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, pemahaman terhadap hukum acara pidana harus terus diperbarui seiring perkembangan regulasi.

 

“Dalam tahapan penegakan hukum, banyak hal yang seharusnya dikuasai lebih mendalam oleh anggota kita. Penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan tahapan lainnya harus dipahami secara substansial,” ujar Brigjen Pol. Dekananto.

 

Seminar menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Khairul Anam, Dr. Albert Aries, dan Prof. Dr. Jamin Ginting dengan moderator Dr. Lucia Sulastri. Melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab, para peserta mendalami berbagai implikasi penerapan KUHAP baru, khususnya terkait mekanisme praperadilan.

 

Kabidkum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Abrianto Pardede menjelaskan bahwa seminar ini juga menjadi forum untuk membangun kesamaan persepsi antara kalangan akademisi, praktisi hukum, dan penyidik sehingga implementasi KUHAP baru dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian hukum.

 

“Kegiatan ini bertujuan memahami perubahan tentang perluasan objek praperadilan, mengkaji keterlibatan korban, pelapor, penasihat hukum, dan keluarga dalam pengajuan praperadilan, serta menyelaraskan pemahaman akademisi, hakim, dan penyidik,” jelas Kombes Pol. Abrianto.

 

Seminar diikuti para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, di antaranya Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Reserse Narkoba, Direktur Reserse Siber, Direktur PPA/PPO, Direktur Lalu Lintas, Direktur Polairud, Kabidkum, serta para Kapolres jajaran yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom dari wilayah masing-masing. Polda Metro Jaya membentuk tim preventive strike (serangan pencegahan) dan meningkatkan intensitas patroli sebagai langkah mitigasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga tetap kondusif menjelang Agustus.

 

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas beredarnya narasi di media sosial mengenai isu peningkatan pengamanan di pusat perbelanjaan (mal) dan perkantoran.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana aksi. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan informasi di ruang digital.

 

“Polda Metro Jaya sampai saat ini belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana aksi. Meski demikian, kami tidak berhenti di situ dan tetap melakukan pemantauan di ruang digital melalui Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse Kriminal Umum,” kata Budi di Jakarta.Menurut dia, kepolisian terus mendalami berbagai selebaran (flyer) dan ajakan yang beredar di media sosial untuk memastikan apakah informasi tersebut hanya sebatas narasi digital atau berpotensi berkembang menjadi aksi nyata. “Analisis perkiraan intelijen juga terus diperbarui secara berkala,” ujar dia.

 

Sebagai bentuk antisipasi dini, Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan pembentukan tim preventive strike yang melibatkan seluruh direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya.

 

“Mitigasi awal sudah dilakukan. Apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan atau menciptakan situasi tidak aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk wilayah penyangga, kami akan melakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur,” tegas Budi.

 

Selain membentuk tim khusus, Polda Metro Jaya juga meningkatkan skala patroli mulai dari skala kecil, sedang, hingga besar. Patroli difokuskan di sejumlah titik strategis, terutama wilayah perbatasan dan daerah penyangga, seperti Bekasi dan Depok yang berbatasan dengan Jawa Barat, serta Tangerang yang berbatasan dengan Banten.

 

Budi menegaskan bahwa kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya hingga kini tetap aman dan terkendali. Situasi tersebut, menurutnya, merupakan hasil sinergi antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi saja, melainkan sinergi berbagai institusi termasuk peran aktif dari masyarakat,” kata Budi.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya Mengalami Kemajuan Pesat?

    Mengapa Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya Mengalami Kemajuan Pesat?

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan yang pesat terutama karena letaknya yang strategis di jalur pelayaran internasional. Sejak abad ke-7 Masehi, Sriwijaya menjadi salah satu pusat perdagangan terpenting di Asia Tenggara. Letak geografisnya yang berada di tepian Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, memberikan akses mudah ke laut dan memungkinkan kerajaan ini untuk menjadi penghubung antara […]

  • Tempat Penukaran Uang Baru Hari Ini: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

    Tempat Penukaran Uang Baru Hari Ini: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Pada momen Lebaran 2024, kebutuhan masyarakat akan uang kertas baru yang layak edar semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) telah membuka program penukaran uang baru melalui berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Program ini diberi nama SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri), yang merupakan bagian dari upaya BI dalam memastikan kelancaran peredaran […]

  • Pertemuan KSSK Keempat 2025: Fokus pada Risiko Downside dan Solusi Strategis

    Pertemuan KSSK Keempat 2025: Fokus pada Risiko Downside dan Solusi Strategis

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Pertemuan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) keempat tahun 2025 menjadi momen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dalam pertemuan ini, berbagai risiko yang bisa menghambat pertumbuhan ekonomi, khususnya downside risks, menjadi fokus utama pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, selaku Koordinator KSSK, menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai lebih dari 5,5 persen pada […]

  • Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

    Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Jambi – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat transformasi pelayanan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, Kepolisian, serta penguatan kapasitas internal organisasi. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui rangkaian kunjungan kerja Komisaris Utama Irjen Pol. (Purn.) Aan Suhanan bersama Direktur Utama Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional, Ariyandi, diProvinsi Jambi, pada Jumat (24/7/2026). Rangkaian kegiatan […]

  • Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan dengan Memperkuat Daya Beli: Strategi dan Dampak Ekonomi

    Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan dengan Memperkuat Daya Beli: Strategi dan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus bergerak positif menjadi salah satu indikator utama kesejahteraan rakyat. Dalam situasi perekonomian yang dinamis, pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan investasi atau ekspor, tetapi juga menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat daya beli masyarakat. Hal ini sangat penting karena daya beli langsung berdampak pada konsumsi rumah tangga, yang merupakan komponen terbesar […]

  • Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat, sektor ini semakin menunjukkan potensi besar dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Berikut adalah alasan mengapa ekonomi kreatif dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Pertama, ekonomi kreatif memanfaatkan kreativitas sebagai […]

expand_less