Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Ada Apa Dengan LPM Kelurahan Sumur Batu “Media yang Ingin Konfirmasi dan Bersilahturahmi Harus Ber KTP Kota Bekasi”   

Ada Apa Dengan LPM Kelurahan Sumur Batu “Media yang Ingin Konfirmasi dan Bersilahturahmi Harus Ber KTP Kota Bekasi”   

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Bekasi – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, aktif terlibat dalam Tim Monitoring bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk mengawasi operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, evaluasi infrastruktur fisik, serta penanganan aspirasi dan lingkungan warga.

Peran dan Kegiatan LPM Sumur Batu Pengawasan TPA Ikut serta dalam monitoring dan evaluasi kegiatan pengelolaan sampah serta operasional di TPA Sumur Batu dan TPST Bantargebang.

Pembangunan Wilayah Mengawasi perbaikan infrastruktur lingkungan seperti pengecoran jalan dan pembangunan turab, Koordinasi Sosial Berperan dalam sinergi bersama pihak kelurahan, babinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Beberapa awak media yang datang ke kediaman ketua LPM Sumur Batu Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi Sarmili Senin 06/07/2026 ingin bersilahturami, ditolak anggpta LPM Sumur Batu dengan cara meminta KTP Wartawan. “Kami tidak melayani Wartawan maupun LSM yang tidak ber KTP Kota Bekasi” ini perintah Ketua ucapnya

 

 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Peduli Anti Korupsi Republik Indonesia (DPP LPAK-RI) Ramuddin Bagariang, S.H, M,H yang di temui awak Media dikantornya yang berlokasi di Jalan Tole Iskandar No. 40 Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Sukmajaya Depok mengatakan Sesuai dengan Amandemen kedua Undang Undang Dasar 1945 (UUD 1945) Pasal 28F yang mengatakan bahwa “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segalajenis yang tersedia”.

 

Dilanjutkan Ramuddin Bagariang, S.H, M.H lagi mengatakan “Ada apa dengan LPM Kelurahan Saumur Batu Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi ”jadi penuh tandatanya dengan penyerapan dana kompensasi yang turung setiap tiga bulan sekali”. Ramuddin Bagariang, S.H, M.H akan memerintahkan Ketua Investigasi DPP LPAK-RI untuk menginvestigasi terkait dengan pemberitaan di media sosial tentang penyerapan dana Kompensaisi yang di terima LPM Kelurahan Sumur Batu setiap tahun tutupnya. JG

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilayah yang Umumnya Menyimpan Kegiatan Industri Seperti Pabrik

    Wilayah yang Umumnya Menyimpan Kegiatan Industri Seperti Pabrik

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Industri merupakan tulang punggung perekonomian suatu negara. Dalam konteks Indonesia, kegiatan industri seperti pabrik banyak terdapat di wilayah-wilayah tertentu yang memiliki faktor-faktor pendukung yang memadai. Pemilihan lokasi pabrik bukan hanya sekadar pertimbangan geografis, tetapi juga melibatkan berbagai aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Wilayah yang menyimpan kegiatan industri seperti pabrik biasanya dipilih karena kemudahan akses terhadap […]

  • investasi di pasar modal untuk pemula

    investasi di pasar modal untuk pemula

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Panduan Lengkap Investasi di Pasar Modal untuk Pemula Investasi di pasar modal adalah salah satu cara terbaik untuk memperkaya kekayaan dan mencapai tujuan finansial jangka panjang. Namun, bagi pemula, dunia pasar modal bisa terasa rumit dan penuh risiko. Untuk itu, artikel ini akan memberikan panduan lengkap yang mudah dipahami agar Anda dapat memulai investasi dengan […]

  • OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Di tengah arus digitalisasi yang semakin mengglobal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya mempercepat adopsi teknologi dalam industri jasa keuangan yang bersifat inklusif. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa layanan keuangan bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, termasuk kelompok yang sebelumnya tidak terjangkau oleh sistem perbankan konvensional. Perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah menjadi […]

  • Pengertian Ekonomi Mikro dan Makro: Perbedaan serta Contoh Terlengkap

    Pengertian Ekonomi Mikro dan Makro: Perbedaan serta Contoh Terlengkap

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Dalam dunia bisnis, pemahaman tentang ilmu ekonomi sangat penting. Dua cabang utama yang sering dibahas adalah ekonomi mikro dan makro. Kedua konsep ini memiliki perbedaan signifikan, namun keduanya saling terkait dan berperan dalam membentuk perekonomian suatu negara. Untuk itu, mari kita bahas secara lengkap pengertian ekonomi mikro dan makro, serta perbedaannya. Pengertian Ekonomi Mikro Ekonomi […]

  • Pasar Properti Menghadapi Tantangan Dinamika Sosial di Akhir Kuartal III

    Pasar Properti Menghadapi Tantangan Dinamika Sosial di Akhir Kuartal III

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Pasar properti di Indonesia kembali menjadi sorotan, terutama menjelang akhir kuartal III tahun ini. Tren pemulihan yang mulai menunjukkan kestabilan, disertai dengan perbaikan kondisi KPR dan strategi promosi pengembang, membuat sejumlah ahli optimis bahwa pasar properti akan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Namun, di balik sinyal positif tersebut, ada tantangan dinamika sosial yang harus dihadapi oleh […]

  • 79 Narapidana Risiko Tinggi dari Sulawesi Selatan Dipindahkan ke Nusakambangan

    79 Narapidana Risiko Tinggi dari Sulawesi Selatan Dipindahkan ke Nusakambangan

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Sebanyak 79 narapidana beresiko tinggi di Sulawesi Selatan, dipindahkan ke Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. 79 narapidana risiko tinggi ini berasal sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan (Lapas) di Sulawesi Selatan. Mereka terdiri dari narapidana kasus pidana umum dan narkoba. D iantaranya dari Lapas Kelas I Makassar, Lapas Kelas IIB Maros, Lapas Narkotika Kelas […]

expand_less