Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Jasa Raharja dan Kejati Sumut Perkuat Sinergi Kelembagaan dan Tata Kelola Perusahaan

Jasa Raharja dan Kejati Sumut Perkuat Sinergi Kelembagaan dan Tata Kelola Perusahaan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 18 Okt 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com,vMedan – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat sinergi kelembagaan guna mendorong kepatuhan hukum, mitigasi risiko, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui diskusi antara Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, S.H., M.H., di Kantor Kejati Sumatera Utara, Medan, Jumat (9/10/2026).

 

Dalam pertemuan tersebut, Harwan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi jajaran Kejaksaan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, peran Kejaksaan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) sangat penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan serta mendorong kepatuhan para pihak terhadap Jasa Raharja demi kepentingan masyarakat luas.

 

Sementara itu, Kajati Sumatera Utara, Muhibuddin, S.H., M.H., menegaskan pentingnya peran Jaksa Pengacara Negara sebagai mitra hukum strategis (strategic legal partner). Pendampingan hukum sejak awal proses bisnis diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi risiko, memberikan pertimbangan hukum, serta meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengambilan keputusan tanpa mengambil alih kewenangan manajemen perusahaan.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi yang diinisiasi Indonesia Financial Group (IFG) bersama Kejaksaan, yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kejati Sumatera Utara, IFG, dan sejumlah anak perusahaannya.

 

Direktur SDM dan Hukum IFG, Rizal Ariansyah, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan dan regulasi, sekaligus tetap mendukung ruang gerak bisnis.

Melalui kolaborasi bersama Kejaksaan dan IFG, Jasa Raharja berkomitmen memperkuat kepatuhan hukum, manajemen risiko, serta tata kelola perusahaan yang profesional dan akuntabel.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat berjalan optimal.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Macam Macam Ekonomi Kreatif yang Bisa Anda Kembangkan

    Macam Macam Ekonomi Kreatif yang Bisa Anda Kembangkan

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Macam-Macam Ekonomi Kreatif yang Bisa Anda Kembangkan Dalam era digital yang semakin berkembang, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang menawarkan peluang besar bagi para pelaku bisnis. Tidak hanya menghasilkan produk atau layanan yang bernilai tinggi, ekonomi kreatif juga mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bagaimana macam-macam ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan oleh […]

  • Jelaskan Perbedaan Tabungan dan Investasi dengan Jelas dan Mudah Dipahami

    Jelaskan Perbedaan Tabungan dan Investasi dengan Jelas dan Mudah Dipahami

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, dua konsep yang sering muncul adalah tabungan dan investasi. Meski keduanya terkait dengan pengelolaan uang, keduanya memiliki tujuan, risiko, dan manfaat yang berbeda. Memahami perbedaan tabungan dan investasi sangat penting untuk mencapai tujuan finansial yang lebih baik. Artikel ini akan menjelaskan secara jelas dan mudah dipahami apa saja perbedaan antara tabungan dan […]

  • Beras SPHP Melimpah Tapi Harga Masih Goyang? Ini Penjelasan Bulog

    Beras SPHP Melimpah Tapi Harga Masih Goyang? Ini Penjelasan Bulog

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Di tengah wacana impor beras yang sempat menggemparkan masyarakat, harga beras di berbagai daerah masih terlihat fluktuatif. Meski stok beras dalam negeri melimpah, khususnya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang telah didistribusikan, harga di pasar tradisional belum sepenuhnya stabil. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kebijakan pemerintah untuk menyediakan beras SPHP cukup efektif? Berdasarkan […]

  • Stabilitas Ekonomi Mendorong Investor Domestik Percaya Diri di Pasar Saham

    Stabilitas Ekonomi Mendorong Investor Domestik Percaya Diri di Pasar Saham

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Stabilitas Ekonomi Mendorong Investor Domestik Percaya Diri di Pasar Saham Di tengah dinamika pasar keuangan yang seringkali penuh ketidakpastian, stabilitas ekonomi menjadi faktor kunci yang memengaruhi kepercayaan investor. Di Indonesia, khususnya dalam konteks pasar saham, kondisi ekonomi yang stabil tidak hanya memberikan rasa aman bagi pelaku bisnis tetapi juga mendorong para investor domestik untuk lebih […]

  • PHK yang Rendah Menunjukkan Stabilitas Pasar Tenaga Kerja Meskipun Ada Sektor Kontraksi

    PHK yang Rendah Menunjukkan Stabilitas Pasar Tenaga Kerja Meskipun Ada Sektor Kontraksi

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Di tengah berbagai indikator ekonomi yang menunjukkan pelemahan, angka PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang relatif rendah menjadi sinyal penting bagi stabilitas pasar tenaga kerja di Indonesia. Meskipun sejumlah sektor seperti manufaktur dan otomotif mengalami kontraksi, data terkini menunjukkan bahwa jumlah PHK tidak meningkat secara signifikan, memberikan harapan bahwa perekonomian masih mampu menjaga keseimbangan antara tekanan […]

  • OJK Aktif Awasi Praktik Mis-Selling Produk Keuangan Digital: Apa yang Perlu Diketahui Konsumen?

    OJK Aktif Awasi Praktik Mis-Selling Produk Keuangan Digital: Apa yang Perlu Diketahui Konsumen?

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Di tengah pertumbuhan pesat industri keuangan digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini lebih aktif dalam mengawasi praktik-praktik yang tidak sehat, termasuk mis-selling produk keuangan digital. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan perlindungan konsumen di tengah semakin kompleksnya model bisnis dan teknologi yang digunakan. Pada awal tahun 2025, OJK resmi mengambil alih wewenang pengawasan aset […]

expand_less