Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » OJK Aktif Awasi Praktik Mis-Selling Produk Keuangan Digital: Apa yang Perlu Diketahui Konsumen?

OJK Aktif Awasi Praktik Mis-Selling Produk Keuangan Digital: Apa yang Perlu Diketahui Konsumen?

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

Di tengah pertumbuhan pesat industri keuangan digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini lebih aktif dalam mengawasi praktik-praktik yang tidak sehat, termasuk mis-selling produk keuangan digital. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan perlindungan konsumen di tengah semakin kompleksnya model bisnis dan teknologi yang digunakan.

Pada awal tahun 2025, OJK resmi mengambil alih wewenang pengawasan aset keuangan digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Hal ini menjadi langkah penting dalam menegaskan komitmen OJK untuk menjaga stabilitas sistem keuangan serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, aturan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). “Melalui aturan ini, OJK mengatur dan mengawasi penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) dan aset keuangan digital, termasuk aset kripto,” jelas Ismail dalam keterangan resmi.

OJK pengawasan transaksi digital

Selain itu, OJK juga menyiapkan strategi pengawasan dalam tiga fase. Fase pertama adalah soft landing, yang bertujuan mengelola masa awal peralihan. Fase kedua merupakan fase penguatan, diikuti dengan fase pengembangan sebagai langkah akhir. Pada fase awal, OJK mengadopsi sejumlah ketentuan dari Bappebti dengan berbagai penyempurnaan sesuai standar praktik terbaik di sektor jasa keuangan.

Aturan ini juga menetapkan kewajiban bagi penyelenggara perdagangan aset keuangan digital untuk mendapatkan izin resmi dan menyampaikan laporan berkala. Selain itu, aturan ini mengimbau konsumen dan calon konsumen agar memahami risiko yang terkait dengan aset keuangan digital sebelum bertransaksi.

OJK melindungi konsumen digital

Ismail juga menekankan bahwa OJK mengimbau konsumen dan calon konsumen aset keuangan digital termasuk aset kripto untuk memiliki pemahaman yang baik terkait risiko aset keuangan digital sebagai pertimbangan dalam melakukan transaksi. “OJK juga mendorong penyelenggara aset digital untuk meningkatkan literasi konsumen,” ujarnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menambahkan bahwa OJK akan mengembangkan industri keuangan digital dengan menempatkan prinsip pengaturan dan pengawasan yang adaptif. “Mengingat, industri keuangan digital merupakan ekosistem yang sangat dinamis, dengan perkembangan teknologi yang cepat dan model bisnis yang terus berevolusi,” katanya.

OJK regulasi aset digital

Dalam rangka memperkuat pengawasan, OJK telah menyiapkan sejumlah inisiatif pengaturan lanjutan yang akan melengkapi POJK Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital. Salah satu rencana tersebut adalah Perubahan atas POJK Nomor 27 Tahun 2024 dengan menambahkan pengaturan mengenai derivatif aset keuangan digital, serta POJK mengenai penawaran aset keuangan digital.

Pada tahun 2026, OJK akan menyusun POJK yang mengatur penguatan tata kelola dan manajemen risiko penyelenggara aset keuangan digital. “Serta, POJK terkait produk dan aktivitas aset keuangan digital,” tambah Hasan.

Dengan langkah-langkah ini, OJK bertujuan untuk mendorong inovasi serta pertumbuhan industri secara sehat. “Sekaligus, memastikan penerapan manajemen risiko, prinsip kehati-hatian, dan pelindungan konsumen secara memadai,” imbuhnya.

OJK pengawasan aset digital

Apa yang Harus Diketahui Konsumen?

Bagi konsumen, penting untuk memahami bahwa investasi dalam aset keuangan digital seperti kripto tidak selalu aman. Terlebih lagi, banyak perusahaan atau platform yang menggunakan strategi pemasaran yang tidak transparan, bahkan bisa dikategorikan sebagai mis-selling. Mis-selling merujuk pada tindakan pemasaran yang tidak jujur atau menyesatkan, yang dapat memengaruhi keputusan investor.

Konsumen perlu memastikan bahwa mereka memilih platform atau layanan yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selain itu, penting untuk membaca informasi lengkap sebelum melakukan transaksi, termasuk risiko dan potensi kerugian yang mungkin terjadi.

Tips Menghindari Mis-Selling

  1. Verifikasi Lisensi: Pastikan platform atau layanan yang digunakan sudah memiliki lisensi resmi dari OJK.
  2. Pelajari Risiko: Pahami risiko yang terkait dengan aset keuangan digital sebelum berinvestasi.
  3. Hindari Janji Manis: Jangan tergiur dengan janji imbal hasil tinggi tanpa dasar yang jelas.
  4. Cari Informasi Tambahan: Cari referensi dari sumber yang terpercaya, seperti forum diskusi, artikel, atau ulasan dari pengguna lain.
  5. Gunakan Layanan Edukasi: Ikuti program literasi keuangan yang disediakan oleh OJK atau lembaga terkait.

FAQ

Apa itu mis-selling dalam konteks keuangan digital?

Mis-selling adalah praktik pemasaran yang tidak jujur atau menyesatkan, sering kali dilakukan oleh penyelenggara aset digital untuk menarik konsumen tanpa memberikan informasi yang lengkap dan transparan.

Bagaimana cara mengidentifikasi mis-selling?

Beberapa tanda mis-selling antara lain: janji imbal hasil tinggi tanpa bukti, kurangnya transparansi dalam informasi, dan tekanan untuk segera melakukan investasi.

Apakah OJK mengizinkan aset keuangan digital?

OJK tidak mengizinkan aset keuangan digital, tetapi mengawasi pengoperasian dan pemasaran aset tersebut agar tidak menimbulkan risiko bagi konsumen.

Bagaimana konsumen bisa melaporkan praktik mis-selling?

Konsumen dapat melaporkan praktik mis-selling melalui saluran resmi OJK, seperti website, aplikasi mobile, atau langsung ke kantor OJK setempat.

Apa tanggung jawab penyelenggara aset digital?

Penyelenggara aset digital wajib mematuhi aturan yang ditetapkan oleh OJK, termasuk menyampaikan laporan berkala dan memastikan keamanan sistem informasi serta perlindungan konsumen.


Tag:

OJK #PengawasanDigital #MisSelling #AsetKeuanganDigital #LiterasiKeuangan #PerlindunganKonsumen #InovasiKeuanganDigital

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Lengkap Buku E-Commerce PDF untuk Pemula dan Profesional

    Panduan Lengkap Buku E-Commerce PDF untuk Pemula dan Profesional

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, dunia bisnis semakin mengadopsi pendekatan digital. Salah satu konsep yang semakin populer adalah e-commerce, yang memungkinkan bisnis beroperasi secara online dengan memanfaatkan internet. Buku e-commerce pdf menjadi sumber informasi penting bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam tentang bagaimana bisnis dapat dijalankan melalui platform digital. Dalam artikel ini, […]

  • Infrastruktur Politik Indonesia

    Infrastruktur Politik Indonesia

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Ini Dia yang Bukan Termasuk Infrastruktur Politik Indonesia Dalam dunia politik, infrastruktur politik memainkan peran penting sebagai fondasi yang mendukung proses pengambilan keputusan dan partisipasi masyarakat. Di Indonesia, infrastruktur politik mencakup berbagai elemen seperti partai politik, kelompok kepentingan, dan organisasi kemasyarakatan yang berperan dalam menyampaikan aspirasi rakyat serta membentuk kebijakan negara. Namun, tidak semua lembaga […]

  • SoftBank Alihkan Dana Investasi IKN ke Sumatera Barat: Apa yang Perlu Diketahui?

    SoftBank Alihkan Dana Investasi IKN ke Sumatera Barat: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebelumnya menjadi target utama dari berbagai investor global. Salah satunya adalah SoftBank Group Corp, perusahaan investasi ternama asal Jepang. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa SoftBank memilih untuk mengalihkan dana investasinya dari proyek IKN ke Provinsi Sumatera Barat. Ini menjadi topik yang menarik perhatian publik […]

  • Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Di tengah perjalanan sejarah bangsa Indonesia, masa Demokrasi Liberal (1949-1959) menjadi salah satu periode yang penuh tantangan dan perubahan dalam sistem pemerintahan dan kebijakan ekonomi. Meskipun demikian, kebijakan ekonomi pada masa ini memiliki dampak signifikan terhadap struktur perekonomian negara, termasuk dalam hal pengelolaan uang, nasionalisasi bank, serta upaya membangun kemandirian ekonomi. Perkembangan Ekonomi pada Masa […]

  • OJK Dorong Diversifikasi Instrumen Keuangan di Pasar Modal: Tren dan Implikasi Terkini

    OJK Dorong Diversifikasi Instrumen Keuangan di Pasar Modal: Tren dan Implikasi Terkini

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pasar modal Indonesia terus mengalami perkembangan pesat, khususnya dalam upaya pemerintah dan lembaga pengawas untuk meningkatkan stabilitas serta pertumbuhan sektor keuangan. Salah satu inisiatif utama yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah mendorong diversifikasi instrumen keuangan di pasar modal. Hal ini bertujuan untuk memperluas pilihan investasi bagi para pemodal, sekaligus meningkatkan daya saing pasar […]

  • Apa Itu Laba Perusahaan yang Dibagikan Kepada Pemegang Saham?

    Apa Itu Laba Perusahaan yang Dibagikan Kepada Pemegang Saham?

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Pemahaman tentang laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham menjadi kunci bagi investor dalam mengambil keputusan investasi. Laba ini sering kali dikenal dengan istilah dividen, yaitu bagian dari keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk dibagikan kepada pemegang saham. Dividen merupakan salah satu aspek penting dalam dunia bisnis dan ekonomi Indonesia, terutama bagi mereka yang tertarik […]

expand_less