Breaking News
light_mode
Beranda » Investasi » SoftBank Alihkan Dana Investasi IKN ke Sumatera Barat: Apa yang Perlu Diketahui?

SoftBank Alihkan Dana Investasi IKN ke Sumatera Barat: Apa yang Perlu Diketahui?

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 332
  • comment 0 komentar

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebelumnya menjadi target utama dari berbagai investor global. Salah satunya adalah SoftBank Group Corp, perusahaan investasi ternama asal Jepang. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa SoftBank memilih untuk mengalihkan dana investasinya dari proyek IKN ke Provinsi Sumatera Barat. Ini menjadi topik yang menarik perhatian publik dan pengamat bisnis.

Menurut Ken Miyauchi, Representative Director & Chairman SoftBank Corp, alasan utama pengalihan ini adalah tingkat pengembalian investasi (Return of Investment/ROI) yang dinilai kurang menguntungkan. “Return of Investment adalah alasan utama kami mundur dari proyek yang dimaksud. Dari segi waktu dan besar return investment itu sendiri,” ujar Ken dalam keterangan tertulisnya.

Meski demikian, SoftBank tetap berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan perusahaan rintisan di Indonesia. Menurut informasi yang disampaikan oleh founder-nya, Masayoshi Son, dana yang sebelumnya direncanakan untuk IKN akan dialihkan ke proyek investasi di tingkat provinsi. Salah satu provinsi yang menjadi target adalah Sumatera Barat.

Proses investasi SoftBank di Sumatera Barat

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merespons dengan antusias terhadap rencana investasi ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Adib Alfikri, mengakui bahwa pihaknya sedang menjajaki peluang investasi dari berbagai negara. Meski begitu, ia mengaku heran dengan keputusan SoftBank yang tiba-tiba mengalihkan dana dari IKN ke Sumbar.

“Kok bocor, saya juga heran. Tapi ini mungkin karena informasi yang beredar di kalangan investor,” kata Adib. Ia juga menambahkan bahwa saat ini ada beberapa investor lain yang sedang dijajaki, seperti dari Qatar, Arab, dan Turki.

SoftBank investasi di startup Indonesia

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, belum mengetahui secara detail tentang keputusan SoftBank tersebut. Ia mengatakan bahwa informasi tersebut belum sampai ke pihaknya. “Belum dicopy (diterima),” ujarnya singkat.

Dalam konteks yang lebih luas, keputusan SoftBank ini juga menjadi bagian dari dinamika investasi di Indonesia. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa alasan SoftBank mundur dari IKN adalah karena model investasi yang tidak adil. “Proposal yang ditawarkan, menurut kami, untung bagi dia, nggak untung ke negara,” jelas Bahlil.

Namun, meskipun ditinggal oleh SoftBank, Bahlil tetap optimis bahwa IKN masih menarik minat banyak investor. Ia menyebutkan bahwa ada banyak investor global yang sudah berkomitmen, seperti dari UEA, China, Eropa, Taiwan, dan Korea Selatan.

SoftBank alihkan dana investasi IKN ke Sumatera Barat

Secara keseluruhan, keputusan SoftBank untuk mengalihkan dana investasinya dari IKN ke Sumatera Barat menunjukkan pergeseran strategi dalam dunia investasi. Hal ini juga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk mempersiapkan diri agar dapat memanfaatkan peluang ini secara optimal. Dengan dukungan dari investor global, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat inovasi dan ekonomi baru di Indonesia.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengertian dan Sub Sektor Ekonomi Kreatif yang Menarik di Indonesia

    Pengertian dan Sub Sektor Ekonomi Kreatif yang Menarik di Indonesia

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang menawarkan peluang besar bagi pengembangan bisnis dan inovasi. Di Indonesia, sub sektor ekonomi kreatif telah berkembang pesat dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan 17 subsektor yang telah diakui oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), ekonomi kreatif tidak […]

  • Cara Investasi Saham BCA untuk Pemula yang Mudah Dipahami

    Cara Investasi Saham BCA untuk Pemula yang Mudah Dipahami

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Investasi saham menjadi salah satu pilihan populer bagi masyarakat Indonesia yang ingin meningkatkan penghasilan dan mempersiapkan masa depan finansial. Salah satu saham yang sering diminati oleh para investor, terutama pemula, adalah saham Bank Central Asia (BCA) atau BBCA. Dengan reputasi yang kuat dan konsistensi dalam performa keuangan, saham BCA menawarkan potensi keuntungan yang menarik. Namun, […]

  • Dari Banten untuk Indonesia, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Bacakan Pancasila di HUT ke-81 RI

    Dari Banten untuk Indonesia, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Bacakan Pancasila di HUT ke-81 RI

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) pada Senin (17/08). Dalam upacara tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki turut mengambil bagian penting dengan bertindak sebagai pembaca Pancasila, sebagai simbol […]

  • SBY Berpotensi Absen pada Upacara Hari Pancasila 2026 di Jakarta

    SBY Berpotensi Absen pada Upacara Hari Pancasila 2026 di Jakarta

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Jakarta – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kemungkinan tidak akan menghadiri upacara peringatan Hari Pancasila yang akan digelar di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin (1/6/2026). Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, mengungkapkan bahwa SBY telah menerima undangan resmi untuk menghadiri upacara tersebut. Namun, hingga saat ini SBY telah memiliki agenda […]

  • Kominfo Gencarkan Pemberantasan Konten Negatif untuk Meningkatkan Kepercayaan Digital

    Kominfo Gencarkan Pemberantasan Konten Negatif untuk Meningkatkan Kepercayaan Digital

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Di tengah ledakan penggunaan internet dan media sosial, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memperkuat upayanya dalam menghadapi tantangan digital. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pemberantasan konten negatif guna menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan dapat dipercaya. Dengan berbagai regulasi dan kebijakan yang diterapkan, Kominfo menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga keseimbangan antara […]

  • Menganalisis Manajemen Pergudangan dalam Bisnis Ritel: Strategi dan Pentingnya

    Menganalisis Manajemen Pergudangan dalam Bisnis Ritel: Strategi dan Pentingnya

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Pengelolaan gudang yang baik adalah kunci sukses dalam bisnis ritel. Dalam era kompetitif saat ini, perusahaan harus mampu menjaga kelancaran aliran barang dari pemasok hingga ke tangan pelanggan. Manajemen pergudangan tidak hanya tentang menyimpan barang, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap produk dapat bergerak dengan cepat, tepat, dan efisien. Dengan strategi yang tepat, bisnis ritel […]

expand_less