Waktu Operasional Pasar Saham Amerika yang Perlu Anda Ketahui
- account_circle radarekonomi
- calendar_month Jum, 28 Nov 2025
- visibility 256
- comment 0 komentar

Di tengah semakin berkembangnya pasar keuangan global, para investor di Indonesia mulai melirik peluang dari pasar saham Amerika Serikat. Namun, untuk bisa memaksimalkan kesempatan tersebut, penting bagi Anda untuk memahami jam operasional bursa saham Amerika. Dengan mengetahui waktu buka dan tutup pasar, Anda bisa merencanakan strategi trading yang lebih efektif dan tidak melewatkan momen penting.
Kapan Pasar Saham Amerika Buka?

Pasar saham Amerika Serikat terdiri dari dua bursa utama, yaitu New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq. Meskipun keduanya memiliki struktur yang berbeda, jam operasionalnya hampir sama. Kedua bursa ini buka dan tutup pada jam yang sama setiap hari kerja di waktu setempat.
Namun, perlu diperhatikan bahwa ada pengaruh dari Daylight Saving Time (DST), yaitu periode di mana jam operasional pasar berubah satu jam lebih lambat. Selama DST, jam buka pasar saham Amerika berlangsung dari pukul 21:30 WIB hingga 04:00 WIB. Sementara itu, ketika DST tidak berlaku, jam operasional kembali ke pukul 20:30 WIB hingga 03:00 WIB.
Tiga Sesi Utama dalam Operasional Pasar Saham Amerika
![]()
Pasar saham Amerika memiliki tiga sesi utama dalam sehari yang perlu diketahui oleh investor:
-
Pre-Market Trading Hours
Sesi ini berlangsung sebelum pasar resmi dibuka, biasanya dari pukul 04.00–09.30 EST atau sekitar 16.00–21.30 WIB. Volume transaksi masih rendah, tetapi banyak trader profesional mulai masuk untuk mengambil posisi awal atau merespons berita penting. -
Regular Trading Hours
Ini adalah sesi utama perdagangan dengan volume transaksi paling tinggi. Sesi ini berlangsung dari pukul 09.30–16.00 EST atau 21.30–04.00 WIB. Mayoritas transaksi terjadi di sini, baik dari investor ritel maupun institusi besar. -
After-Hours Trading
Setelah pasar tutup, sesi ini dimanfaatkan oleh sebagian investor untuk merespons berita atau kejadian penting di luar jam kerja. Namun, likuiditas di sesi ini lebih rendah, sehingga risiko harga bergerak tajam tanpa banyak penawaran lebih tinggi.
Kapan Pasar Saham Amerika Libur?

Bursa saham Amerika seperti NYSE dan NASDAQ tidak buka setiap hari kerja sepanjang tahun. Ada hari-hari tertentu di mana pasar tutup penuh, seperti New Year’s Day, Independence Day, Thanksgiving, dan Christmas Day. Selain itu, pasar juga tutup di hari Sabtu dan Minggu, sehingga tidak ada aktivitas perdagangan sama sekali selama dua hari tersebut.
Memperhatikan kalender libur ini sangat penting agar Anda bisa mengatur strategi entry dan exit dengan lebih tepat. Libur pasar juga bisa menjadi waktu yang baik untuk mengevaluasi portofolio dan mempersiapkan rencana trading di minggu berikutnya.
Opsi Trading Saham AS 24 Jam di Reku
Kini, investor dari Indonesia dapat menikmati akses hampir tanpa henti ke pasar saham Amerika berkat fitur 24 Jam Trading di Reku. Fitur ini menggabungkan empat sesi perdagangan, termasuk Overnight, Pre-Market, Reguler, dan After-Hours, yang berjalan berurutan dalam 5 hari seminggu.
Fleksibilitas ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan waktu trading dengan rutinitas harian, tanpa harus terpaku pada jam bursa reguler AS. Namun, perlu diingat bahwa Amerika Serikat menerapkan Daylight Saving Time (DST), yang menyebabkan perbedaan konversi waktu ke WIB sepanjang tahun.
Risiko Perdagangan di Luar Jam Reguler
Meskipun Anda bisa berdagang di Pre-Market dan After-Hours, bukan berarti Anda harus selalu melakukannya. Perdagangan di luar jam reguler punya risiko, seperti volume rendah dan likuiditas terbatas. Ini bisa membuat harga lebih volatil dan spread harga lebih besar, yang mungkin sulit untuk diatasi.
Selain itu, laporan laba perusahaan sering kali diumumkan setelah jam reguler berakhir, yang bisa menyebabkan lonjakan harga mendadak. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhitungkan risiko saat bertransaksi di luar jam reguler.
Kesimpulan
Memahami jam operasional pasar saham Amerika adalah kunci sukses bagi investor yang ingin masuk ke pasar global. Dengan mengetahui waktu-waktu tersebut, Anda bisa merencanakan strategi trading yang lebih efektif dan tidak melewatkan peluang yang muncul.
Pre-Market, Regular Market, dan After-Hours masing-masing memiliki karakteristik dan peluang tersendiri. Namun, jangan lupa untuk selalu memperhitungkan risiko, terutama saat berdagang di luar jam reguler. Pastikan Anda siap dengan strategi yang matang untuk memaksimalkan keuntungan dari perdagangan saham di Amerika.
- Penulis: radarekonomi



Saat ini belum ada komentar