Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Tempat Penukaran Uang Baru Hari Ini: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Tempat Penukaran Uang Baru Hari Ini: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 385
  • comment 0 komentar

Pada momen Lebaran 2024, kebutuhan masyarakat akan uang kertas baru yang layak edar semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) telah membuka program penukaran uang baru melalui berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Program ini diberi nama SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri), yang merupakan bagian dari upaya BI dalam memastikan kelancaran peredaran uang rupiah.

Program penukaran uang baru ini telah dibuka sejak 15 Maret 2024 dan akan berakhir pada 5 April 2024, menjelang libur panjang Idul Fitri. Selain di Bank Indonesia, masyarakat juga dapat melakukan penukaran uang baru di 16 bank mitra yang terlibat dalam program ini, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BCA, BSI, dan lainnya.

Cara Cek Lokasi Penukaran Uang Baru

Untuk mengetahui tempat penukaran uang baru hari ini, masyarakat dapat mengakses laman resmi Bank Indonesia melalui pintar.bi.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke situs PINTAR.
  2. Pilih menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling.”
  3. Pilih provinsi sesuai lokasi Anda.
  4. Klik tombol “Lihat Lokasi” untuk menampilkan daftar titik penukaran.
  5. Pilih lokasi, tanggal, dan waktu yang sesuai dengan kebutuhan.
  6. Isi data diri, termasuk NIK, nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email.
  7. Tentukan jumlah uang yang ingin ditukarkan, sesuai aturan maksimal Rp4 juta per orang.
  8. Lakukan pemesanan dan unduh bukti pemesanan.

Bukti pemesanan ini harus dibawa saat melakukan penukaran uang. Pastikan Anda membawa uang yang sudah dipilah dan dikemas sesuai ketentuan BI, yaitu disusun searah dan tidak menggunakan selotip atau staples.

Syarat dan Ketentuan Penukaran Uang Baru

Masyarakat yang ingin menukar uang harus mematuhi beberapa aturan penting. Pertama, penukaran hanya dapat dilakukan sesuai dengan tanggal, lokasi, dan waktu yang tercantum pada bukti pemesanan. Kedua, penukar wajib menunjukkan bukti pemesanan dalam bentuk digital atau cetak. Ketiga, uang yang akan ditukarkan harus sesuai dengan nominal yang sudah dipesan.

Selain itu, BI juga memberikan penggantian uang dengan nilai nominal yang sama, baik dalam pecahan maupun tahun emisi yang sama atau berbeda. Namun, penggantian hanya bisa dilakukan jika ciri uang asli masih dapat dikenali.

Jadwal Penukaran Uang Baru di BI Lebaran 2024

Berikut adalah jadwal penukaran uang baru di BI untuk wilayah Jabodetabek:

  • 18 Maret 2024: Pasar Senen, Pasar Pramuka, Pasar Rawa Bening, Pasar Koja, KasKel Kep. Seribu
  • 19 Maret 2024: Pasar Palmerah, Pasar Tebet Barat, Pasar Kramat Jati, Pasar Kopro, KasKel Kep. Seribu
  • 20 Maret 2024: Pasar Pramuka, Pasar Rawa Bening, Pasar Koja, Pasar Slipi, KasKel Kep. Seribu
  • 21 Maret 2024: Pasar Senen, Pasar Palmerah, Pasar Tebet Barat, Pasar Kramat Jati, Pasar Surya Kencana, KasKel Kep. Seribu
  • 22 Maret 2024: Pasar Pramuka, Pasar Rawa Bening, Pasar Koja, Pasar Slipi
  • 25 Maret 2024: Pasar Senen, Pasar Tebet Barat, Pasar Kramat Jati, Pasar Kopro
  • 26 Maret 2024: KasKel Karawang
  • 28 Maret 2024: KasKel Terpadu Istora Senayan
  • 29–31 Maret 2024: KasKel Terpadu Istora Senayan
  • 2–5 April 2024: BI Peduli Mudik di Rest Area KM 57

Paket Penukaran Uang Rupiah

Setiap masyarakat dapat menukar uang hingga maksimal Rp4 juta. Pecahan uang yang tersedia antara lain 50.000, 20.000, 10.000, 5.000, 2.000, dan 1.000. Masyarakat juga dapat memilih paket penukaran yang sesuai dengan kebutuhan, termasuk penerimaan uang logam di beberapa lokasi.

Dengan adanya program ini, masyarakat dapat lebih mudah mempersiapkan uang tunai untuk Lebaran. Jangan lupa untuk selalu memperbarui informasi terkini tentang tempat penukaran uang baru hari ini agar tidak ketinggalan kesempatan.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisnis Online yang Masih Langka di Indonesia dan Peluangnya Saat Ini

    Bisnis Online yang Masih Langka di Indonesia dan Peluangnya Saat Ini

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, bisnis online terus berkembang pesat. Namun, tidak semua peluang bisnis online telah dimanfaatkan secara optimal. Di Indonesia, masih banyak ide bisnis online yang belum ada atau belum ditemukan, memberikan peluang besar bagi para pengusaha untuk mengeksplorasi dan mengembangkan inovasi baru. Bisnis online yang belum ada di Indonesia bisa menjadi […]

  • Pengertian dan Peran Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas dalam Pendidikan Bisnis dan Teknologi

    Pengertian dan Peran Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas dalam Pendidikan Bisnis dan Teknologi

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas (IKPIA Perbanas), yang lebih dikenal sebagai Perbanas Institute, merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi ternama di Indonesia yang khusus berfokus pada bidang keuangan, perbankan, dan informatika. Didirikan pada tanggal 23 Oktober 2007, institut ini memiliki sejarah panjang yang dimulai dari Yayasan Pendidikan Perbanas (YPP) yang didirikan pada 19 […]

  • Nonresiden Jual Neto Rp137,71 Triliun di SRBI Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Implikasi

    Nonresiden Jual Neto Rp137,71 Triliun di SRBI Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Implikasi

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, kinerja pasar keuangan Indonesia menunjukkan tren yang menarik. Salah satu indikator pentingnya adalah aktivitas investor asing di instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Pada tahun 2025, nonresiden mencatatkan penjualan neto sebesar Rp137,71 triliun di SRBI, sebuah angka yang menggambarkan pergeseran strategi investasi dan dampak dari berbagai faktor […]

  • Pemerintah Kaji Perluasan Insentif Pajak Kendaraan Listrik: Apa yang Perlu Diketahui?

    Pemerintah Kaji Perluasan Insentif Pajak Kendaraan Listrik: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan global untuk mengurangi emisi karbon dan mendorong penggunaan energi terbarukan, pemerintah Indonesia kini tengah mempertimbangkan perluasan insentif pajak bagi kendaraan listrik. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan bertenaga listrik, sekaligus memberikan dorongan ekonomi bagi industri otomotif nasional. Insentif pajak saat ini telah diberlakukan melalui Peraturan […]

  • 10 Perusahaan Investasi Terbesar di Indonesia yang Wajib Diketahui

    10 Perusahaan Investasi Terbesar di Indonesia yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian Indonesia yang terus berkembang, peran perusahaan investasi menjadi semakin penting. Mereka tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi, tetapi juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi dan memperkuat portofolio keuangan. Berikut adalah daftar 10 perusahaan investasi terbesar di Indonesia yang layak diketahui. Pertama, Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebagai bank terbesar di Indonesia, […]

  • Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi suatu bangsa tidak hanya bergantung pada sektor tradisional seperti pertanian, industri, atau perdagangan. Di tengah perubahan global yang cepat, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Tidak hanya sebagai sumber pendapatan, ekonomi kreatif juga mendorong inovasi, pengembangan SDM, dan memperkuat identitas budaya suatu negara. Lalu, mengapa […]

expand_less