Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Viral di Rohil! Arjuna Sitepu C.PAR: Jangan Mainkan Isu Asusila untuk Mengaburkan Masalah Legalitas Jabatan

Viral di Rohil! Arjuna Sitepu C.PAR: Jangan Mainkan Isu Asusila untuk Mengaburkan Masalah Legalitas Jabatan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 278
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Kab. Rokan Hilir, Riau – Menanggapi pernyataan Muhajirin Siringo Ringo terkait desakan pembebastugasan H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir atas dugaan video asusila tahun 2024, pernyataan tersebut patut dipertanyakan secara serius.

Arjuna Sitepu menyatakan, perlu kejelasan apakah desakan tersebut benar-benar demi kehormatan daerah atau justru merupakan bentuk pengalihan isu dari persoalan yang lebih fundamental.

“Rokan Hilir bukan panggung sandiwara opini. Daerah ini berdiri di atas hukum, bukan desakan viral,” tegas Arjuna pada Jumat (13/2/2026).

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan Sekda bersalah. Tidak ada penetapan tersangka. Tidak ada hasil forensik digital yang diumumkan secara resmi kepada publik.

Namun demikian, opini publik terus diarahkan pada kesimpulan moral tertentu. Menurut Arjuna, kondisi ini berbahaya karena berpotensi mengarah pada pembunuhan karakter dan fitnah tanpa dasar pembuktian hukum yang sah.
Dalam negara hukum, penghukuman tanpa proses peradilan merupakan pelanggaran terhadap prinsip keadilan.

Terlebih lagi, terdapat indikasi bahwa video yang beredar diduga merupakan rekayasa berbasis Artificial Intelligence (AI), yakni teknologi manipulatif yang mampu menciptakan video palsu dengan tingkat kemiripan tinggi.

 

 

Pernyataan Sikap Arjuna Sitepu C.PAR

1. Supremasi Hukum Tidak Boleh Dikalahkan oleh Opini Viral
Negara Republik Indonesia berdiri di atas prinsip praduga tak bersalah (presumption of innocence). Tidak boleh ada pejabat publik yang dihukum secara sosial maupun administratif hanya berdasarkan isu yang belum terbukti secara hukum.
Sampai saat ini, dugaan video tersebut belum memiliki putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Bahkan terdapat indikasi kuat bahwa video tersebut merupakan rekayasa berbasis Artificial Intelligence (AI).

2. Penjelasan Mengenai Artificial Intelligence (AI)
Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan adalah sistem teknologi berbasis algoritma dan machine learning yang mampu meniru kecerdasan manusia, termasuk dalam menghasilkan gambar, suara, dan video yang tampak autentik.
Teknologi yang umum digunakan antara lain:
Deep Learning
Neural Network
Generative Adversarial Network (GAN)
Deepfake Technology.Melalui teknologi tersebut, video dapat direkayasa secara realistis sehingga sulit dibedakan dari yang asli.Dalam konteks hukum, apabila benar video tersebut merupakan hasil rekayasa digital, maka persoalan yang muncul bukanlah persoalan moral pejabat, melainkan dugaan tindak pidana siber dan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam:
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU No. 11 Tahun 2008 jo. UU No. 19 Tahun 2016 jo. UU No. 1 Tahun 2024) KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023).

3. Jangan Alihkan Fokus dari Isu Legalitas yang Lebih Fundamental
Arjuna juga menilai bahwa isu yang lebih mendesak untuk dikawal publik adalah proses hukum atas laporan dugaan ijazah palsu Bupati Rokan Hilir yang dilaporkan ke Mabes Polri sejak 5 Mei 2025.

Persoalan ini menyangkut legalitas jabatan kepala daerah, yang merupakan fondasi tata kelola pemerintahan. Apabila laporan tersebut benar dan tidak diproses secara transparan, maka berpotensi menyangkut dugaan:
Pemalsuan surat (Pasal 263 KUHP lama / Pasal 391 KUHP baru)
Penyalahgunaan kewenangan apabila terjadi pembiaran (Pasal 421 KUHP)

Menurut Arjuna, legalitas kepala daerah adalah persoalan struktural dan fundamental, bukan isu sensasional.

Penutup
Arjuna Sitepu C.PAR mengingatkan seluruh pihak agar tidak gegabah membentuk opini tanpa dasar hukum yang jelas. Demokrasi tidak boleh dikotori oleh fitnah dan manipulasi digital. Supremasi hukum harus ditegakkan, dan setiap tuduhan wajib dibuktikan melalui mekanisme peradilan yang sah.

“Jika memang terdapat dugaan tindak pidana, silakan tempuh jalur hukum. Namun jangan menghakimi sebelum ada putusan. Karena fitnah dan penyebaran informasi tanpa bukti juga memiliki konsekuensi pidana,” tutupnya.

(Stp/Red)

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Berupaya Jaga Yield SBN Tetap Menarik Bagi Investor Asing: Analisis Terkini

    BI Berupaya Jaga Yield SBN Tetap Menarik Bagi Investor Asing: Analisis Terkini

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional yang terus bergerak, Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat langkah-langkahnya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Salah satu fokus utama BI adalah menjaga agar yield Surat Berharga Negara (SBN) tetap menarik bagi investor asing. Langkah ini penting karena SBN menjadi salah satu instrumen utama dalam mendukung kebijakan moneter dan stabilisasi nilai tukar […]

  • Kata-Kata Sindiran Tentang Uang yang Penuh Makna dan Menghibur

    Kata-Kata Sindiran Tentang Uang yang Penuh Makna dan Menghibur

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Dalam kehidupan sehari-hari, uang sering menjadi bagian tak terpisahkan dari segala aktivitas. Namun, tidak semua orang memperlakukan uang dengan cara yang baik. Terkadang, ada orang yang hanya mengingat kita saat butuh uang, lalu menghilang begitu saja. Untuk itu, kata-kata sindiran bisa menjadi cara yang efektif untuk menyadarkan mereka tanpa harus menimbulkan konflik. Berikut ini adalah […]

  • Harga Saham Mandiri Hari Ini: Update Terbaru dan Analisis Pasar

    Harga Saham Mandiri Hari Ini: Update Terbaru dan Analisis Pasar

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Pada hari ini, 18 September 2025, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembali menjadi perhatian investor. Setelah mengalami penurunan signifikan dari level tertinggi tahun ini, saham BMRI ditutup pada harga IDR 4.470, turun 0,89% dari sesi sebelumnya. Volume perdagangan mencapai 92,48 juta saham, di bawah rata-rata volume 30 hari sebesar 177,19 juta saham. Artikel […]

  • Cara Investasi yang Cocok untuk Pelajar Pemula

    Cara Investasi yang Cocok untuk Pelajar Pemula

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Investasi tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa atau mereka yang memiliki penghasilan tetap. Sebagai pelajar, Anda juga bisa memulai langkah awal dalam berinvestasi. Dengan cara yang tepat dan disiplin, investasi bisa menjadi alat untuk mengelola keuangan secara lebih baik dan membangun masa depan yang lebih stabil. Berikut adalah panduan lengkap cara investasi untuk pelajar […]

  • Ekonomi Kreatif Subsektor yang Tidak Termasuk

    Ekonomi Kreatif Subsektor yang Tidak Termasuk

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Ini Dia yang Bukan Termasuk Subsektor Ekonomi Kreatif Ekonomi kreatif semakin menjadi perhatian utama dalam perekonomian Indonesia. Dengan mengandalkan kreativitas, inovasi, dan ide-ide segar, sektor ini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, tidak semua bidang yang berkaitan dengan industri atau jasa bisa dikategorikan sebagai subsektor ekonomi kreatif. Artikel ini akan membahas secara lengkap […]

  • Investasi di Sektor Startup Digital Mengalir Signifikan di Kuartal IV

    Investasi di Sektor Startup Digital Mengalir Signifikan di Kuartal IV

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak, sektor startup digital di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, khususnya pada kuartal IV tahun ini. Investasi yang mengalir ke sektor ini tidak hanya mencerminkan optimisme investor terhadap potensi pertumbuhan teknologi, tetapi juga menunjukkan bahwa startup digital semakin menjadi bagian penting dari perekonomian nasional. Dengan adanya peningkatan investasi, sejumlah […]

expand_less