Breaking News
light_mode
Beranda » General » Pelaku usaha berbagi pengalaman bisnis dan motivasi penghasilan di sebuah pertemuan komunitas

Pelaku usaha berbagi pengalaman bisnis dan motivasi penghasilan di sebuah pertemuan komunitas

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Jakarta 27 April 2026 –Sebuah kegiatan pertemuan komunitas bisnis digelar dengan menghadirkan pemaparan pengalaman usaha, motivasi, serta peluang penghasilan bagi masyarakat. Acara ini diawali dengan sapaan dan ajakan kepada peserta untuk bergabung serta memahami konsep usaha yang ditawarkan.

Dalam pemaparannya, narasumber menceritakan perjalanan usaha yang dimulai sejak masa krisis moneter 1998. Saat itu, banyak perusahaan mengalami kebangkrutan dan masyarakat kehilangan sumber penghasilan. Kondisi tersebut mendorong lahirnya sebuah konsep usaha berbasis komunitas yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh penghasilan tambahan.

Konsep yang diperkenalkan adalah sistem pemasaran berbasis jaringan atau komunitas (time sharing marketing community), di mana setiap anggota memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Peserta cukup bergabung dengan memilih paket usaha yang tersedia, mulai dari nominal Rp500 ribu hingga Rp3,5 juta.

Dalam sistem tersebut, anggota hanya diminta untuk mereferensikan dua orang lainnya. Dari aktivitas tersebut, anggota berpotensi memperoleh berbagai bonus seperti bonus sponsor, bonus pasangan (pairing), bonus reward, dan bonus pengembangan jaringan.

Narasumber juga menjelaskan bahwa sistem ini telah dijalankan sejak tahun 1998 dan diklaim telah membantu banyak orang dari berbagai latar belakang, mulai dari pekerja kecil hingga kalangan profesional, dalam meningkatkan taraf ekonomi mereka.

Selain itu, disampaikan pula bahwa kunci keberhasilan dalam menjalankan usaha ini adalah konsistensi, keberanian mencoba, serta kemampuan membangun jaringan. Peserta juga diingatkan untuk tidak gengsi dalam memulai usaha dan tetap menjaga etika dalam berkomunikasi serta menawarkan peluang bisnis kepada orang lain.

Acara tersebut turut diisi dengan sesi motivasi yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Para peserta diajak untuk memiliki visi besar, berani bermimpi, serta memanfaatkan teknologi seperti telepon genggam sebagai sarana produktif untuk menghasilkan pendapatan.

Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk terus belajar, bekerja keras, dan memanfaatkan peluang usaha yang ada sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan hidup.

 

/Supriyadi

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Kuliah di Institut Teknologi dan Bisnis BRI: Informasi Terkini 2024

    Biaya Kuliah di Institut Teknologi dan Bisnis BRI: Informasi Terkini 2024

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Pendidikan tinggi menjadi salah satu aspek penting dalam membangun masa depan yang cerah. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan ekonomi global, institusi pendidikan seperti Institut Teknologi dan Bisnis BRI (BRI Institute) menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin menghadapi tantangan dunia kerja dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan. Biaya kuliah di BRI Institute menjadi […]

  • Pahami Berapa Lembar dalam 1 Lot Saham dan Pentingnya dalam Investasi

    Pahami Berapa Lembar dalam 1 Lot Saham dan Pentingnya dalam Investasi

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Investasi di pasar modal sering kali menimbulkan pertanyaan bagi para pemula, terutama mengenai istilah-istilah teknis seperti “lot”. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, “1 lot saham berapa lembar?” Memahami konsep ini sangat penting karena menjadi dasar dalam melakukan transaksi saham. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang apa itu lot saham, bagaimana […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.

    Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan terduga pelaku pembunuhan diketahui berinisial ARH (44) yang merupakan suami siri korban. “Motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” katanya dalam keterangannya, Senin. Budi menyebutkan tersangka diketahui tidak memiliki pekerjaan kemudian merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban, kemudian melakukan tindak pidana […]

  • UMKM Termasuk Dalam Kategori Penerima Program MBG Pemerintahan Prabowo: Apa yang Perlu Diketahui?

    UMKM Termasuk Dalam Kategori Penerima Program MBG Pemerintahan Prabowo: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu inisiatif besar dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Salah satu aspek penting dari program ini adalah peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebagai pelaku utama dalam ekosistem pangan nasional. Tidak hanya sebagai pemasok bahan baku, UMKM juga terlibat […]

  • Likuiditas Bank yang Cukup untuk Menghadapi Kebutuhan Akhir Tahun

    Likuiditas Bank yang Cukup untuk Menghadapi Kebutuhan Akhir Tahun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun, kebutuhan masyarakat akan dana cair meningkat secara signifikan. Mulai dari pembelian hadiah liburan hingga pengeluaran rutin lainnya, kondisi ini sering kali menimbulkan tekanan pada sektor perbankan. Namun, berdasarkan data terkini, likuiditas bank di Indonesia dinilai cukup memadai untuk menghadapi situasi tersebut. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat dan pelaku bisnis, khususnya […]

  • Strategi Diversifikasi Pasar Ekspor Batu Bara Pasca Penurunan Permintaan: Solusi Terkini untuk Industri Energi

    Strategi Diversifikasi Pasar Ekspor Batu Bara Pasca Penurunan Permintaan: Solusi Terkini untuk Industri Energi

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Ekspor batu bara Indonesia menghadapi tantangan signifikan akibat penurunan permintaan global dan kenaikan produksi di negara-negara utama. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa nilai ekspor batu bara pada Januari hingga September 2025 turun sebesar 20,85% menjadi US$17,94 miliar. Angka ini jauh di bawah capaian tahun sebelumnya yang mencapai US$22,67 miliar. Volume ekspor juga […]

expand_less